3 Persepsi Salah Tentang Skincare Korea

Ketika seorang teman saya ada yang rela meninggalkan dokter kulitnya bertahun-tahun demi mencoba produk COSRX, di situlah pengaruh K-Beauty ternyata lebih besar dari yang saya kira.

Ada yang bijak dalam mempelajari tata cara skincare Korea, ada juga yang langsung kalap dan ingin mencoba semuanya. Tempat belanja beauty products di Korea yang super luas, pilihan produk dengan packaging menarik, dan tentunya harga yang cenderung affordable memang bikin kita susah untuk nggak tergiur mencoba produk Korea. Nah, supaya nggak salah langkah dan tahu apa yang harus diantisipasi dari skincare Korea, kenali dulu tiga persepsi yang salah tentang skincare Korea berikut ini:

Screen Shot 2017-08-21 at 10.05.35 PM1. Kuantitas Menentukan Hasil

10 step skincare? 7 skin method? Triple cleansing? Ada kulit yang membutuhkan all the necessary steps, tapi ada juga yang tidak. Mengurus kulit jangan sampai berubah jadi “memenuhi kuota” supaya tetap sejalan dengan tren 10 step, 7 step, dan seterusnya. Seperti yang sudah dialami langsung oleh orang-orang yang sukses dengan step-step panjang skincare Korea, semua harus diawali sedikit demi sedikit. Nggak penting jumlah produknya, yang penting efektivitasnya. Perkenalkan kulit dengan satu produk baru setiap minggunya, kemudian tunggu hasilnya setelah 3 – 6 minggu pemakaian. Jangan pernah mencoba produk baru dalam waktu yang bersamaan karena kamu akan bingung menilai mana yang cocok dan mana yang tidak!

Lihat juga: Fenomena K-Beauty, Bertahan Sampai Kapan?

2. Sheet Mask-ing Setiap Hari Aman untuk Semua Kulit

Untuk jenis kulit normal yang nggak reaktif, gonta-ganti sheet mask setiap hari memang menyenangkan dan bisa membantu melembapkan kulit. Lain cerita untuk kulit sensitif, mengekspos kulit pada sheet mask dengan ingredient yang berbeda-beda setiap harinya tentu berisiko memicu iritasi. Bahan-bahan alami pada skincare semuanya berpotensi menimbulkan reaksi negatif, apalagi jika sheet mask-nya diformulasikan dengan kandungan alkohol serta parfum yang tinggi. Pastikan ingredient sheet mask yang kamu pakai setiap hari sudah terbukti cocok dan nggak akan backfire di kulit.

Lihat juga: Ini Alasan Orang Tergila-Gila Sheet Mask Korea

3. Semakin “Basah” dan Lembap Semakin Bagus

Kulit yang basah dan lembap mungkin memang kulit dambaan semua perempuan Korea, tapi perlu diingat juga bahwa iklim mereka sangat berbeda dengan di Indonesia. Orang Korea atau yang punya jenis kulit kering mungkin butuh berlapis-lapis hydrators untuk menjaga kulitnya terhidrasi, tapi bukan berarti jenis kulit berminyak harus mengikuti cara ini hanya karena “that’s the way we should do it”.

Lihat juga: Skincare Routine Korea Versi Singkat

Kembali lagi, cara memakai produk tentu tergantung dengan kondisi kulit kamu, bukan kulit orang lain. Daya serap kulit pun terbatas, jadi pemakaian produk yang terlalu banyak hanya akan jadi ekstra minyak di permukaan kulit dan berpotensi memicu whiteheads atau komedo.

Pernah punya pengalaman blunder dengan skincare Korea?