Ketika Nggak Cocok Skincare Korea

Jadi favorit banyak orang, saya malah ngerasa saya nggak cocok skincare Korea. Alasannya?

Kalau dipikir-pikir, jadi beauty writer itu nyalinya cukup gede juga ya. Ketika semua orang ingin tampil cantik maksimal, ngedit wajah agar mulus dan tirus, bikin lengan dan paha terlihat kecil pakai aplikasi, beauty writer malah memampang nyata foto muka dengan penuh jerawat untuk dilihat oleh seluruh khalayak internet, LOL! Nggak cuma itu, to stay relevant, kita harus mencoba berbagai macam produk dan “ikhlas” jadi kelinci percobaan banyak orang untuk merekomendasikan sesuatu. Lagian, gimana bisa merekomendasikan sesuatu kalau belum mencoba, ya kan?

Best Loved Products innisfree

Nah, di artikel cushion Korea beberapa bulan lalu, saya pernah bilang kalau saya jarang menggunakan produk Korea untuk makeup, karena kurang cocok. Jadi pas kemarin Innisfree buka store di Jakarta, saya langsung cus dan ngecek tokonya di Central Park. Saya sukses membawa pulang beberapa sheet mask, beberapa pak kapas (kapasnya bagus banget!), satu Super Volcanic Pore Clay Mask, sunscreen Perfect UV Protection Cream Long Lasting SPF 50 dan beberapa freebies yang diberikan saat itu, salah satunya travel size dan tester lini skincare mereka yang Green Tea.

Baca juga: #FDInsight: Skincare Korea Vs Jepang, Mana yang Lebih Populer?

Pas saya coba masukin ke skincare routine saya di pagi hari… Hmm… Wajah saya jadi agak gatal cekit-cekit gitu, dan malam harinya? Jerawat muncul! Oops. Berhubung masih awal, saya lanjutin aja sampai satu sachet-nya habis, sekitar empat hari. Tapi, reaksi gatal cekit-cekitnya tidak berkurang dan jerawat saya jadi nambah satu lagi, hehehe. Nggak cuma itu. Ketika saya coba maskernya untuk mengeringkan jerawat lama, malah numbuh jerawat baru tanpa perubahan di jerawat lama. Untuk jerawat baru, saya nggak terlalu banyak pikir karena clay mask memang suka ”membangunkan” jerawat yang terpendam. Tapi untuk jerawat lama, I was not impressed. 

Awalnya saya nggak mau ambil kesimpulan dulu kalau saya nggak cocok dengan skincare Korea, tapi setelah melihat sejarah saya dengan skincare Korea… Kayanya bener sih. Saya sempat rutin menggunakan The Face Shop Clean Face Series dan wajah saya nggak mengalami kemajuan sama sekali, yang ada malah jadi makin irritated, memerah, dan makin berjerawat. Baru-baru ini, saya juga ”membajak” serangkai skincare Ibu saya yang hampir 80% dari Sulwhasoo. Walaupun nggak langsung jadi jerawatan dan nggak sampai cekit-cekit, saya masih lebih suka performa Western skincare yang memang mendominasi skincare routine saya.

Skincare Usia 20-anDitilik-tilik, ternyata saya nggak bisa menggunakan skincare yang mengandung ekstrak bahan alami, seperti tea tree oil, aloe vera juice, green tea, dan sejenisnya. Nah, berhubung skincare Korea masih didominasi dengan bahan-bahan yang naturally derived, sepertinya saya masih belum akan beruntung dalam menggunakan produk Korea di skincare routine saya. Bayangin aja, kulit saya lebih tahan Retinol 1% dan AHA 10% daripada tea tree oil! LOL. Makanya, saya kurang suka dengan produk yang menjual klaim ”produk alami”, ”nggak akan bikin iritasi”, atau ”bebas bahan kimia”.

Educate yourself on this, karena banyak banget bahan-bahan yang terdengar sangat kimia, padahal sebenarnya diambil dari alam, dan banyak yang terdengar alami padahal sintetis. Beda orang, beda juga produk dan bahan-bahan yang cocok. Contohnya seperti ibu saya yang ternyata cocok banget dengan skincare Korea dan sukses makin terlihat lebih muda dalam beberapa bulan pemakaian saja, LOL.

Baca juga:

Beautypedia: Fungsi 10 Bahan Kosmetik Wajib Tahu

Beautypedia: Fungsi 10 Bahan Kosmetik Wajib Tahu (Bagian 2)

Walaupun gitu, saya nggak sepenuhnya memboikot produk Korea, kok. Saya selalu nyetok sheet mask (favorit saya Innisfree Coconut Bio Celullose dan Etude House Therapy Air Mask Ceramide) untuk hidrasi, dan saya masih pakai sunscreen-nya Innisfree sampai sekarang.

Kalau kamu gimana, punya pengalaman yang mirip nggak sama saya? Berikut pengalaman karyawan FD yang justru mulus karena skincare Korea.