#FDInsight: Skincare Korea Vs Jepang, Mana yang Lebih Populer?

Beberapa hari yang lalu tim social media Female Daily sempat mengadakan #FDOpenDiscussion melalui Instagram. Topik yang dibahas adalah apakah followers Instagram FD lebih suka menggunakan produk skincare dari Korea atau dari Jepang?

We received nearly 320 comments on that post! Banyak sekali informasi yang di share oleh teman-teman komunitas Female Daily dan tentu dapat menjadi insight yang menarik untuk dibagikan di artikel ini.

Screen Shot 2017-02-28 at 10.24.48 AM

Beberapa tahun belakangan ini, topik mengenai skincare semakin ramai terdengar di tengah diskusi para pecinta beauty. Kalau dulu makeup dijadikan kunci utama untuk menunjang penampilan, saat ini skincare dianggap tidak kalah pentingnya. Kali ini saya akan lebih spesifik membahas mengenai Asian skincare.

Mengapa Asian skincare bisa menjadi begitu populer di Indonesia? Jika kita amati bersama, ‘standar cantik’ orang Asia itu kira-kira serupa. Kulit putih bening, bibir sehat berwarna pink, dan rambut panjang. Indikator cantik inilah yang coba dijual oleh brand skincare Jepang maupun Korea ke orang Indonesia: kulit putih secerah model-model yang menjadi ambassador brand-brand  skincare tersebut. Karena itu perempuan Indonesia juga semakin banyak (walaupun tidak semua) yang ingin punya kulit wajah sebening dan semulus orang Jepang atau Korea. Setuju?

Asian Beauty

Korean Beauty VS Japanese Beauty

Pertanyaan selanjutnya mana yang lebih populer, skincare Jepang atau Korea? Kalau melihat jawaban yang kami dapatkan di #FDOpenDiscussion beberapa hari lalu, kira-kira 70% menjawab: skincare Korea.

Booming-nya skincare Korea dimulai bersamaan dengan demam industri hiburan Korea yang sempat benar-benar meledak di Indonesia. Mulai dari musik K-Pop sampai industri beauty, segala hal yang berkaitan dengan Korea amat diminati oleh orang Indonesia. Dibandingkan dengan skincare Jepang, produk-produk skincare Korea dianggap lebih beragam macamnya.

Dari segi harga juga dianggap lebih terjangkau dibandingkan skincare Jepang. Karena hal-hal berbau Korea lebih diminati di Indonesia, lini skincare Korea yang masuk ke Indonesia juga lebih banyak ragamnya, dari yang low end sampai high end. Jadi konsumen lebih punya banyak pilihan tergantung kebutuhan masing-masing. Kemasan yang menarik juga tentu bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen.

Selain produknya sendiri, skincare Korea juga menjadi semakin populer sejak booming-nya tahapan skincare berlapis-lapis ala orang Korea. Bahkan tren ini tidak hanya terkenal di Indonesia saja, di budaya Western juga menjadi sesuatu yang sedang marak diperbincangkan. Contohnya adalah “The 10 Step Korean Skincare Routine“. Adanya tren ini tentunya semakin mendorong para konsumen untuk berlomba-lomba mencoba produk Korea agar bisa mendapat kulit mulus ala Koreans.

Sedangkan bicara mengenai skincare Jepang, karena memang tidak se-booming skincare Korea, lini produk skincare Jepang yang dikenal di Indonesia juga tidak terlalu banyak. Harganya pun dianggap relatif lebih mahal dibandingkan skincare Korea. Mungkin karena brand Jepang yang dianggap terkenal di Indonesia contohnya adalah SK-II dan Shiseido, yang termasuk dalam lini skincare high end. Skincare Jepang yang terjangkau pun langsung digandrungi, yaitu Hada Labo, yang dua tahun berturut-turut produknya  menjadi pemenang di berbagai kategori dalam Female Daily Best of Beauty Awards.

In summary, mengapa skincare Korea lebih populer daripada skincare Jepang adalah karena secara garis besar apapun yang berkaitan dengan style Korea saat ini lebih diminati oleh orang Indonesia, dan untuk skincare sendiri, pilihan brand yang lebih beragam dan terjangkau menjadi alasan populernya Korean skincare di Indonesia, khususnya komunitas Female Daily.

infografis alda