4 Hal yang Bikin Gagal Diet

Baru mau mulai diet atau program menurunkan berat badan baik sendiri maupun dengan PT? Yuk, hindari kesalahan berikut yang paling sering dilakukan berikut ini.

Bulan lalu, Female Daily baru saja mencoba jenis workout baru yaitu Strong by Zumba. Niatan dari olahraga ini tentunya untuk menurunkan berat badan dan juga menyehatkan tubuh. Nah, biasa deh, cewek, kalau baru rajin olahraga biasanya langsung punya niat juga untuk mulai diet. Namun, ada banyak kesalahan yang sering dilakukan saat baru mau mulai diet ini.

Untuk membantu, saya langsung bertanya kedua orang yang sudah lama terjun di dunia olahraga dan menjadi coach di training center yaitu Melissa Suryadi atau biasa dipanggil Chacha, instruktur Strong by Zumba, dan Dinda Utami, Coach dari Fitness Embassy.

Apa common mistake yang banyak dilakukan pemula ketika baru mau mulai diet dan apa solusinya?

Dinda UtamiDinda Utami, Coach Fitness Embassy
instagram.com/dindautami

Common mistake:
#1: Melihat diet sebagai hal yang sementara. 
“Definisi diet itu sebenarnya adalah pola makan. Jadi sebenarnya tujuan dari diet itu sendiri seharusnya memperbaiki pola makan untuk goal tertentu. Misalnya menurunkan berat badan, atau alasan kesehatan tertentu. What happen once you have reached your goal weight? Tentu sebaiknya di-maintain, dong. Jadi, pola pikir dalam memperbaiki pola makan itu harus jangka panjang. It should be a lifestyle, which you build through time, with no expiration date.”

#2: Tidak Punya Plan
“Fail to plan, plan to fail. Kalau goal kamu adalah menurunkan berat badan, perbaikan pola makan atau diet tentu harus diiringi dengan olahraga agar hasilnya maksimal. Aku sangat menyarankan untuk konsultasi ke ahli nutrisi/gizi agar diet yang dijalankan sesuai dengan kondisi badan dan kesehatan kamu.

Jangan lupa cari fitness trainer yang qualified untuk membantu merancang workout program yang sesuai dengan goal dan kemampuan kamu. Remember, when it comes to nutrition and fitness, there is no one-size-fits-all plan. Dengan berkonsultasi ke para ahli, the plan is tailored specifically to fit your health and fitness condition.”

#3: Ingin Hasil Yang Instan
“Who doesn’t? But hey, even Beyonce wasn’t built in one day. There will be bumps along the way, but stay focus on your long term goal. Kalau gagal hari ini, mulai lagi esok harinya. Pelajari lagi nutrition dan fitness plan kamu, dan jangan takut untuk mengubahnya apabila ada perubahan di ritme atau aktivitas kamu. Embrace the journey and don’t forget, a little progress is still progress after all.”

Baca Juga : Baju Olahraga yang Bisa Membakar Lemak

Melissa Suryadi

Melissa Suryadi
instagram.com/marichay

Common mistake:

#1 Nggak Mengontrol Makan!

“Kesalahan terbesar saat diet antara lain adalah makan sesuka hati dengan alasan olahraga tetap jalan, memilih nggak makan nasi biar lebih cepat turun berat badan, binge eating (makan sedikit sembarangan, asal nggak makan besar), atau sengaja makan banyak hari ini tapi besok makan sedikit.

Padahal kenyataannya, mau sekeras apapun kamu olahraga tapi kamu tidak mengatur pola makanmu ya sama aja bohong. Karena yang terpenting buat tubuh adalah nutrisi yang dikandung dari makanan. Nggak ada makanan yang jahat, asal kamu makan dengan porsi yang sesuai. Pola Makan sehat bukan berarti makan tanpa bumbu. Tapi makan dengan bumbu secukupnya. Gula dan garam itu diperlukan dan baik untuk tubuh kita asal sesuai kebutuhan.

Aku pribadi sebagai praktisi di bidang kebugaran lebih prefer goals-nya yang tadinya nurunin berat badan jadi fokus ke sehat. It’s all about mindset. Kejar sehatnya, bukan turun berat badan. No matter how much the number, kalau kamunya nggak sehat buat apa? Jadi, atur pola makan sehat dan seimbang, minum air putih kurang lebih liter sehari, istirahat yang cukup, dan olahraga teratur. Kalau orang fitness bilangnya , calorie in = calori out!”

Baca Juga : Benarkah Sarapan Membuat Diet Lebih Mudah?

Hmm, jadi kesimpulannya kesalahan yang sering dilakukan para pemula ini adalah nggak membuat diet plan yang teratur dan diet dijadikan satu hal yang nggak permanen. Disiplin itu adalah satu hal yang penting sebagai kunci sukses untuk menurunkan berat badan.

Kalau saya sendiri sih kesalahan yang saya lakukan adalah langsung cut semua makanan yang biasa saya makan. Misalnya saya langsung stop minum kopi sachet, langsung mencoba nggak makan nasi seharian, dan mulai potong jumlah makanan yang biasanya saya konsumsi. Hasilnya apa? Saya malah tambah craving makanan lainnya, dan malah tambah gragas saat makan-makanan normal. Dan saya baru keinget, dulu pernah ada salah satu PT yang bilang kalau mau mengurangi makan untuk diet, sebaiknya jangan langsung stop semua kebiasaan kamu. Cara yang benar adalah dengan menguranginya pelan-pelan, supaya tubuh kamu juga bisa adjusting dengan rutinitas baru.