FD Poll: Obat Jerawat Benzoyl Peroxide atau Salicylic Acid?

Untuk urusan jerawat, benzoyl peroxide atau salicylic acid yang jadi obat jerawat andalan kamu?

Bisa dibilang, perjalanan saya menuju kulit mulus itu diawali dengan permulaan yang berbatu, literally. Karena saya termasuk geng early bloomer, saya mulai jerawatan dari kelas 5-6 SD (!!!) dan mayoritas jerawat saya adalah jerawat batu atau yang ada di bawah permukaan kulit. Gengges setengah mati, karena di saat itu saya masih terlalu muda untuk mengerti kondisi kulit saya, ditambah juga nggak ngerti gimana cara menyelesaikan masalah ini.

DSCF1220

Akhirnya, saya ‘menghajar’ kulit saya dengan obat-obatan jerawat yang ada di pasaran yang berakhir dengan tidak cantik juga. Karena saya terlalu ambisius dalam pemakaian obatnya, jadinya malah tambah iritasi dan jerawatnya nambah deh, hahaha. Baru di awal-awal SMP, saya diantar Mama ke dokter kulit, karena let’s face it, nggak ada obat over-the-counter yang akan mampu beresin masalah hormonal cystic acne, hahaha.

Baca juga: Masalah Jerawat: Atasi Sendiri atau Perlu Ke Dokter Kulit?

Setelah browsing produk-produk spot treatment yang populer di-review di Female Daily, saya melihat ada dua bahan aktif yang selalu hadir di produk-produk tersebut.

Salicylic Acid
Salicylic Acid

Terdapat dalam produk: Acnes Sealing Gel, Clean And Clear Active Clear Acne Speed Clearing Gel, the cult favourite Mario Badescu Drying Lotion.

Salicylic acid atau asam salisilat juga biasa dikenal sebagai BHA atau beta-hydroxy acid. Walaupun terkesan harsh, salicylic acid terhitung cukup lembut untuk kulit berjerawat dibanding acid jenis lain. Salicylic Acid bekerja dengan cara masuk ke dalam kulit dan mengeksfoliasi dari dalam, melepaskan ‘lem’ penyatu kulit untuk regenerasi sel yang baru. Karena lapisan luarnya sudah ‘rontok’, jerawat akan juga terbantu untuk pelan-pelan hilang.

Karena kemampuannya untuk menembus lapisan kulit, salicylic acid juga mampu membersihkan kulit secara total, or deep cleansing. Salicylic acid  juga memiliki sifat anti inflamasi yang nggak mengherankan karena struktur kimianya yang mirip dengan obat Aspirin. Cara pengunaannya pun cukup diaplikasikan ke daerah yang bermasalah untuk menghindari over exfoliation dan iritasi. Karena lebih lembut, salicylic acid  bagus untuk pemilik kulit kering.

Benzoyl Peroxide Benzoyl Peroxide

Terdapat dalam produk: Benzolac 2.5%, Benzolac-CL, OXY 10 (Maximum Strength).

Untuk saya sendiri, cuma bahan ini yang mampu membantu menyelesaikan masalah jerawat saya sekarang. Benzoyl Peroxide sebenarnya adalah bahan kimia yang cukup keras yang mampu memutihkan baju. No worries, though, karena Benzoyl Peroxide juga tidak boleh dipergunakan dengan konsentrasi lebih dari 10%. Benzoyl Peroxide bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab jerawat untuk menghilangkan yang sudah ada dan mencegah jerawat baru muncul.

Karena cukup harsh, pemakaian Benzoyl Peroxide secara asal-asalan dapat membuat kulitmu jadi lebih kering, muncul dry patches, atau kasus parahnya sampai mengelupas. Karena itu, penggunaan Benzoyl Peroxide juga harus mindful. Untuk pemula, mulai dari persentase paling kecil dulu dan difokuskan ke jerawatnya saja, jangan diratakan ke seluruh daerah bermasalah.

Baca juga: Obat Jerawat Bikin Kulit Kering? Coba Trik Ini

Mana yang lebih efektif?

Kalau ditanya pertanyaan seperti ini, selalu kembali masing-masing individual dan jenis jerawat apa yang sedang ‘diderita’. Saya sendiri sudah lulus (hahaha!) dari ‘jeratan’ cystic acne dan sekalinya jerawat muncul, satu-dua jerawat pustule yang dengan mudah diobati dengan Benzoyl Peroxide 2.5% selama beberapa hari. Saya juga merasa salicylic acid  kurang berefek di kulit wajah dan hanya incorporate BHA sebagai exfoliating agent, bukan sebagai bahan aktif dalam obat jerawat. Beda dengan Kak Dara yang justru lebih terbantu dengan BHA untuk jerawat hormonal.

Nah, FD-ers share dong, biar pembaca lain tahu juga, mana yang lebih membantu jerawat kamu? BP, BHA atau bahan aktif lain? Isi poll kita dan boleh banget share pengalaman atau produk favorit kamu di kolom comment. Let’s share your experience to help others!

Kandungan Mana yang Paling Efektif di Jerawat Kamu?