3 Mitos Tentang Toner

Nggak cuma buku cerita aja yang punya banyak legenda dan mitos, dunia skincare pun kaya akan mitos. Kali ini, saya mau membahas 3 mitos tentang toner paling populer yang banyak dipercaya orang!

Salah satu alasan kenapa saya menulis artikel seperti “Perlu Nggak Pakai Toner”, “3 Fungsi Hydrating Toner”, dan “2 Cara Berbeda Memakai Toner” adalah karena saya juga sempat kebingungan dengan pemakaian toner dalam skincare. Cara menyelipkan toner ke dalam skincare dan kondisi kulit seperti apa yang butuh toner sudah pernah saya dibahas di artikel-artikel di atas, so feel free to check them out. Tapi di sini yang akan saya bahas adalah tiga mitos yang paling banyak dipercaya orang tentang toner. Mungkin kamu familiar dengan salah satunya?

toners

1. “Toner dipakai untuk membersihkan sisa makeup di wajah “

Membersihkan kulit adalah tugas cleanser. Kalau pas memakai toner masih ada sisa-sisa makeup dan kotoran yang menempel di kapas, itu berarti entah kamu yang kurang bersih membersihkan wajah atau memang cleanser kamu kurang tokcer. Sudah double cleansing, kan? Kombinasi first cleanser dan second cleanser yang bagus harusnya bisa mengangkat makeup dengan maksimal. Don’t leave this task to toners, because that’s not what toners are for!

2. “Toner membuat kulit kering.”

Ini sama aja kayak bilang kalau semua sunscreen bikin jerawatan. Pertama-tama, kita harus paham dulu bahwa toner yang sering dibilang membuat kulit kering adalah toner yang biasanya mengandung alkohol dalam jumlah tinggi. Cara mengukur kadar alkohol? Coba lihat urutannya di ingredients list.

Kalau masih ada di urutan atas-atas, berarti lumayan tinggi tuh, kandungannya. Jadi silakan pilah-pilah sendiri sesuai kondisi kulit, ya. Beberapa kulit memang bisa triggered dengan kandungan alkohol, tapi kalau kandungannya nggak terlalu banyak dan kulit kamu nggak menunjukkan reaksi negatif, sebenarnya fine-fine aja.

3. “Toner bisa dipakai untuk mengecilkan pori-pori.”

Kalau kamu sudah nonton video Skincare 101 yang membahas tentang pori-pori, pasti kamu sudah tahu kalau pori-pori itu nggak bisa membesar dan mengecil in terms of ukurannya. Jadi kalau kamu terlahir dengan pori-pori yang ukurannya segitu, ya itulah yang kamu dapat. Hahaha…. Harsh truth, tapi benar adanya. Tapi tentu kita bisa mengecilkan tampilan pori-pori dengan rajin menggunakan exfoliating toner untuk membersihkan komedo. Di situlah fungsi toner, bukan exactly untuk mengecilkan pori-pori, tapi membersihkan dan membuatnya terlihat lebih rapat = kecil.

Ada mitos lain yang mau kamu tambahkan?