Pentingnya Mengetahui Proses Produksi Skincare Organik

Sekarang ini, tren skincare yang sedang booming adalah produk-produk natural dan organik. Banyak perempuan yang pelan-pelan mulai beralih dari chemical-based skincare ke merek-merek natural, seperti Jurlique salah satunya.

Jurlique adalah sebuah brand yang didirikan di Australia pada tahun 1985 oleh Dr. Jurgen Klein dan istrinya Ulrike, ahli biokimia asal Jerman. Yang menarik dari brand ini adalah semua proses produksinya dilakukan di perkebunannya sendiri di Adelaide. Jurlique pun merupakan satu-satunya merek skincare Australia yang memiliki sertifikat biodynamic dari NASAA (National Association of Sustainable Agriculture Australia).

Jurlique-Rose-Range

Meskipun tokonya baru buka di Jakarta pada akhir 2014 lalu, tapi “gaung” Jurlique sudah lumayan terdengar di Female Daily, apalagi setelah produk Rosewater Balancing Mist-nya menjadi salah satu hydrating toner favorit di kalangan member. Untuk review lengkapnya, bisa kamu baca di sini.

Beberapa waktu lalu saya sempat ngobrol-ngobrol dengan Emmanuel Ruelland, (Jurlique Managing Director for International & Hongkong) dan mendapatkan banyak insight tentang dunia skincare organik. Simak obrolannya di bawah ini, ya.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Apa hal terpenting yang harus diketahui konsumen tentang organic skincare?

“Hal terpenting yang wajib diketahui adalah tidak ada peraturan global yang menentukan seberapa natural suatu produk. Setiap negara memiliki peraturan yang berbeda-beda terkait produk natural dan organik, karena itu kita tidak bisa menetapkan satu standar tertentu pada semua brand karena setiap brand pun memiliki batasan sendiri tentang seberapa naturalnya mereka.

Di Jurlique, kami memposisikan brand kami pada level yang sangat tinggi dibandingkan merek-merek lain karena proses pembuatan produk-produk kami sangat ketat dan menggunakan metode biodynamic yang dirumuskan oleh pendiri kami. Kami masih memetik hasil perkebunan menggunakan tangan dan memelihara dengan baik kesuburan tanah untuk mendapatkan ekstrak tumbuhan yang paling baik.”

Tantangan terberat apa yang dihadapi oleh organic skincare brand?

“Terkadang konsumen juga menjadi bingung, sebenarnya mana produk betul-betul natural dan mana yang bukan. Pada dasarnya, sangat sulit untuk mendapatkan sertifikat organik untuk sebuah produk skincare, karena itu kami juga ingin meluruskan paham-paham yang kurang tepat, karena sekarang pun chemical-based skincare banyak yang mengklaim diri mereka sebagai natural skincare, padahal tidak sama sekali.

Selain itu, yang juga masih belum dipahami oleh sebagian konsumen adalah tidak ada brand yang 100% natural, simply because it is impossible to do so. Untuk produk-produk essential oils kami, sudah bisa dipastikan bahwa kandungannya 100% natural. Tapi di beberapa produk lain, tentu harus ada preservatives yang bisa menahan formula produk tersebut agar manfaatnya terjaga.”

Memangnya, pengawet seperti apa yang digunakan di produk-produk Jurlique?

“Selain pengawet yang berbahan natural, kami menggunakan beberapa pengawet sintetis untuk menjaga shelf-life produk-produk kami. You see, it’s a big balance between shelf-life and natural products. Saat ini kami juga sedang mengelola metode preservatives baru di perkebunan kami yang semoga bisa diterapkan pada produk-produk kami nantinya.”

Klik di sini untuk tahu bagaimana Jurlique membuat produknya>>