Ini Alasan Kulit Berjerawat Harus Kurangi Makan Dessert

Salah satu alasan utama jerawat nggak kunjung sembuh adalah faktor makanan. Makanan manis terutama, yang sering bikin orang breakout out of nowhere. Tapi sebenarnya, apa sih hubungan antara makanan manis dan jerawat?

Screen Shot 2017-01-26 at 8.56.07 PM-sideJadi, saat kamu ngemil donat, martabak, atau minum jus kemasan yang mengandung banyak gula, kadar gula darah di tubuh akan otomatis meningkat. Nah, untuk mengimbangi kadar gula darah ini, hormon insulin kita akan ikut naik dan menyebabkan kulit memproduksi minyak berlebih. Rumus sederhananya, more sugar = more sebum!

Naiknya insulin di tubuh kita ini menimbulkan inflamasi yang bisa hadir dalam bentuk cystic acne. Apalagi kalau gulanya adalah refined sugar yang banyak ada di dalam kue-kuean. Kebanyakan makan gula, ditambah kulit yang pori-porinya kotor dan bakteri menumpuk.. Hello, breakout!

Baca juga: Cara Mengatasi Jerawat di Bawah Permukaan Kulit

Dari pengalaman saya, jerawat yang munculnya dari dalam (faktor PMS, stress, begadang, makanan) itu ngurusinnya jauh lebih syusyah dibanding bruntusan atau jerawat nggak cocok pakai suatu produk. Selain karena lebih keras kepala dan susah hilang, seringkali jerawat dari dalam ini merah dan meradang. Ditutupin pakai makeup juga kadang nyut-nyutan. Karena itu, untuk menguranginya, langkah yang kita ambil juga harus dari dalam.

Tentu kamu nggak harus lantas stop makan makanan manis (siapa pula yang bisa, hihihi) sesekali makan es krim atau frozen yogurt masih nggak apa-apa, kok. Paling yang paling gampang yang bisa dilakukan adalah mengurangi gula di teh dan kopi atau stop beli jajanan yang kadar gulanya tinggi. Untuk menu makanan, perbanyak konsumsi protein supaya kadar gula darah nggak cepat naik. Sesekali, coba tantang diri kamu untuk bebas gula selama seminggu penuh. Pelan-pelan nanti pasti akan terbiasa!