3 Beauty Trend Tahun 2015 yang Harus Ditinggalkan

Kita banyak melihat 3 beauty trend ini berseliweran di sepanjang tahun 2015. Haruskah kita melihatnya lagi di 2016?

Tahun 2015 penuh dengan berbagai beauty trend baru. Mulai dari clumpy lashes, feathery brows, Kylie Jenner lips, hingga tren lama yang diberi nama baru seperti strobing dan baking. It’s been an awesome year for beauty and we cannot wait for another trends that are coming in 2016!

Biarpun begitu, ada beberapa tren yang agak membuat saya meringis. Bukan berarti jelek lho, hanya saja menurut saya beberapa tren ini dilakukan terlalu berlebihan sehingga keseluruhan penampilannya jadi… A little bit too much?

Yuk, masuk ke tren pertama:

1. Crazy highlight

Highlighter bisa dibilang adalah produk makeup paling populer tahun 2015, terlebih setelah semua orang terobsesi dengan complexion yang dewy dan glowing. Dengan adanya tren strobing, highlighter menjadi produk wajib semua orang dan brand pun berlomba-lomba mengeluarkan produk highlighter.

3 Beauty Trend Tahun 2015 yang Harus Ditinggalkan highlighterFoto /makeuplimited, aarinaac, makeupbybrookes

Highlighter memang bisa membuat kulit terlihat lebih bersinar seakan-akan diterpa sinar matahari. Refleksi cahaya yang muncul dari highlighter merupakan finishing touch yang cantik untuk keseluruhan makeup look, karena itu rasanya makeup belum afdol kalau belum memakai highlighter.

Namun, saya banyak melihat banyak orang yang meng-abuse highlighter dan menggunakannya terlalu banyak di tulang pipi. Bukannya malah terlihat glowing from within, highlighter yang dipakai terlalu berlebihan ini malah membuat pipi seperti ditabok!

Baca: 3 Produk Pengganti Highlighter untuk Wajah Glowing

2. Warna lip liner yang lebih tua dari lipstick

3 Beauty Trend Tahun 2015 yang Harus Ditinggalkan overline lipsFoto /glamrezy, glambygabby

Tren makeup ala 90-an memang sempat “in” lagi di 2015, salah satunya adalah warna lip liner yang lebih gelap daripada warna lipstick. Tren ini tadinya hanya diikuti segelintir beauty bloggers untuk menampilkan bibir yang lebih full, tapi kemudian Ariana Grande juga mengikuti tren ini di video klip Focus yang keluar tahun ini. Emmh..

Jika warna lip liner setingkat lebih gelap daripada lipstick menurut saya masih oke. Tapi kalau kontrasnya sudah kelihatan jelas, kok jadi kurang enak ya dilihatnya. Malah bibirnya jadi terlihat agak dower menurut saya. Berbeda dengan ombré lips yang kelihatan gradasinya dari warna paling tua hingga ke paling muda, warna lip liner yang terlalu gelap malah akan membuat kamu terlihat lebih tua.

Baca juga: 3 Tahap Mudah agar Lipstick Tahan Lama Seharian

3. Over-plumped lips

3 Beauty Trend Tahun 2015 yang Harus Ditinggalkan kylie lipsFoto /alexandria.makeup, queenkingkyliejenner

 

I’m sorry Kylie, as much as I wanted to try you Lip Kit, but you have created one of the most annoying lip trends ever :( 

Dibandingkan dua tren sebelumnya, mungkin tren fuller lips ini yang paling membuat saya risih. Saya yakin, bentuk bibir yang full dan bervolume pasti akan terlihat bagus di foto, tapi di kehidupan nyata? Semua orang pasti bisa melihat mana bibir asli dan mana bibir yang digambar, kan?

Untuk tampilan bibir yang lebih full, saya lebih prefer memakai lip gloss di bagian tengah-tengah bibir saja. Selain supaya tidak terlihat terlalu “monyong”, rasanya lebih aman juga kalau hanya mengoleskan lip gloss dibanding mengukir seluruh bibir. Nanti dikira punya duck-face permanen!

Nah, kalau kamu, ada nggak beauty trend yang kamu suka atau tidak suka di tahun 2015? Share di komentar, ya!