Michelle Phan: YouTube, Beauty Bound Asia, dan Beauty Product Favoritnya

Setelah berbulan-bulan mencari the next top beauty creator, akhirnya terpilih juga pemenang Beauty Bound AsiaSoraya Wongsatayanon, finalis asal Bangkok, keluar sebagai pemenang pertama dari Beauty Bound Asia 2015!

Soraya, yang juga dikenal sebagai Jane Makeup, berhasil mengalahkan 21 finalis lainnya dan berhak membawa pulang hadiah sebesar $10.000, beauty trip ke New York, 4k video camera recorder dari Sony beserta peralatan lengkapnya, dan di-mentori langsung oleh salah satu beauty creator pertama di Youtube yaitu the one and only Michelle Phan! 

Sebelum pemenang Beauty Bound Asia diumumkan di Tokyo beberapa waktu lalu, SK-II mengundang Female Daily untuk ngobrol-ngobrol bersama Michelle Phan via Google Hangout. Saya yang baru mengikuti video Michelle dari tahun 2012 saja sempat fangirling moment saking degdegan-nya mau mewawancarai Michelle!

Michelle yang baru saja sampai di Tokyo untuk menghadiri grand final Beauty Bound Asia, terlihat sangat ramah dan antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tidak hanya membahas Beauty Bound Asia saja, tetapi juga tren kecantikan, karier dan produk favoritnya!

Penasaran dengan wawancaranya? Simak di bawah ini!

Michelle Pan & The Winner (1)Sebagai salah satu beauty creator yang pertama, bagaimana pandangan Michelle terhadap beauty community di Youtube saat ini?

M: “Saat ini, industri kecantikan di Youtube sedang naik-naiknya. Saya melihat pertumbuhan yang sangat pesat dalam skala yang besar. Senang sekali melihat beauty influencers yang datang dari berbagai macam latar belakang. Masing-masing menampilkan karakteristik yang sangat beragam, sehingga wajah-wajah di dunia kecantikan pun tidak hanya terpatok pada satu standar tertentu.

Konsep kecantikan yang ada sekarang pun menjadi lebih demokratis dan personal. Kalau dulu, yang dianggap cantik misalnya hanyalah yang berambut pirang, bermata biru, dan bertubuh langsing. Paham seperti itu sudah tidak ada lagi di dunia kecantikan saat ini.

Banyaknya influencers yang datang dari berbagai suku dan budaya menjadikan definisi kecantikan menjadi semakin luas. Everyone is representing their own beauty. Bahkan nggak cuma perempuan, sekarang laki-laki pun juga banyak kan, yang menjadi beauty influencer.”

Kekuatan apa yang harus dimiliki seorang beauty creator?

M: “Focus on what you’re good at. Jangan selalu ikut-ikutan tren hanya karena semua orang heboh melakukannya. Kamu tidak butuh sejuta subscribers untuk membuat sebuah pengaruh di industri kecantikan. Contohnya seperti salah satu finalis dari Indonesia, (Bugna Nirwana) yang mengenakan hijab. Dia memberikan tips tentang bagaimana mencocokkan gaya makeup dengan warna hijab, bagaimana bereksperimen dengan hijab, dan sebagainya.

Hijab has an incredible market. Jumlah penduduk Muslim saja hampir melebihi satu milyar orang, jadi bisa dibayangkan betapa besarnya pengaruh yang bisa ia buat di kalangan perempuan berhijab. Dia tahu betul kekuatannya dimana dan disitulah dia bermain. Nasihat terbaik dari saya adalah fokus pada hal yang kamu sukai, asah terus skill-mu disitu, lalu bagikan ilmunya pada audience yang tepat.”

michelle phan beauty bound asia female dailyGambar dari sini.

Menurut Michelle, adakah perbedaan yang signifikan antara Asian beauty influencers dan Western beauty influencers?

M: “Ya, tentu saja ada! Sangat berbeda, malah. Yang saya lihat, Asian beauty influencer lebih memperhatikan skincare. Banyak video tentang skincare routine, skincare tips, dan sebagainya. Tutorial makeupnya juga lebih ringan dan natural. Sedangkan mayoritas Western beauty influencer tidak terlalu banyak memiliki konten skincare dan makeup-nya pun lebih ‘berwarna’. Biasanya tutorial mereka sangat artistik dan menggunakan bermacam-macam produk.

Biarpun begitu, saya percaya bahwa sebentar lagi akan ada migrasi dari kedua belah pihak, karena saat ini banyak merek-merek makeup yang tadinya hanya tersedia di Amerika atau negara Barat lainnya, mulai masuk ke Asia. Dengan akses lebih mudah ke merek-merek ini, tentunya berpengaruh juga ke gaya makeup yang ditampilkan.

Mungkin beberapa tahun lagi kita akan bisa melihat Western beauty influencers lebih tertarik pada skincare dan Asian beauty influencers mulai banyak bermain-main dengan warna dalam makeup-nya. Who knows! :)”

Apa yang paling menginspirasi Michelle?

M: “Banyak yang menanyakan darimana saya mendapatkan inspirasi. Bagi saya, yang menginspirasi saya adalah rasa keingintahuan saya. Saat baru pertama kali membuat video di Youtube, saya bukanlah seorang beauty expert. Saya hanya beauty junkie yang senang mencoba-coba produk dan bereksperimen dengan makeup.

Tujuan saya waktu itu bukan menjadi beauty guru yang mengajari orang, tetapi sayalah yang ingin belajar, dan dalam prosesnya, saya juga ingin membagi apa yang sudah saya pelajari selama ini. Inilah yang membuat saya ‘betah’ menggeluti dunia kecantikan. Semakin banyak orang yang berbagi tentang ilmu atau produk apa yang cocok untuk mereka, semakin banyak pula referensi yang bisa kita ambil. Jadi, secara otomatis kita tidak pernah berhenti belajar.”

Apa produk beauty andalan Michelle saat ini?

M: (Editor’s note: Lucunya, saat pertanyaan ini dilontarkan, Michelle langsung memperlihatkan makeup pouch nya yang ternyata pernah di-post di akun Instagram Female Daily! Lihat fotonya di sini)

“Hmm.. saat ini saya punya tiga produk andalan. Yang pertama, Tatcha Petal Fresh Original Aburatorigami Blotting Paper. Area T-zone saya terkadang menjadi sangat berminyak di siang hari, karena itu saya tidak pernah lepas dari blotting paper.

Banyak orang yang mengatasi minyak dengan cara mengaplikasikan loose powder pada area-area yang berminyak, tapi saya tidak suka menumpuk terlalu banyak produk di wajah saya. Blotting paper dari Tatcha ini sangat efektif untuk mengurangi tampilan minyak dan packaging-nya membuat blotting paper terlihat sangat cantik dan elegan. Hahaha…”

Michelle Phan: Youtube, Beauty Bound Asia, dan Beauty Product Favoritnya

Baca juga: Tried & Tested: Tatcha Ageless Enriching Renewal Cream

“Selain blotting paper, ada satu lagi produk dari Tatcha yang saya suka yaitu Luminous Dewy Skin Mist. Produk ini selalu saya bawa kemana-mana, terutama saat sedang traveling. Saat disemprotkan, wajah langsung terasa segar, lembab, dan juga dewy! Kalau tidak sempat memakai moisturizer di pagi hari, saya juga suka menggunakan face mist ini sebagai alternatif.

Untuk makeup, saya juga suka sekali dengan Sulwhasoo Evenfair Perfecting Cushion. Teksturnya sangat ringan, hampir seperti tidak menggunakan apa-apa di wajah. Kulit terlihat lebih halus dan glowing ketika memakai cushion ini, tanpa harus diaplikasikan terlalu tebal.

Terakhir, saya sedang terobsesi dengan liquid lipstick berwarna biru yaitu Blue Velvet dari Jeffree Star! Saya tahu biru adalah warna yang nyentrik dan aneh untuk lipstick, tapi saya sangat suka bagaimana warna biru ini tampak di wajah saya.

Coba deh, iseng-iseng memakai lipstick warna biru. Pasti awalnya kamu akan kaget melihat warnanya, tapi lama-lama kamu akan jatuh cinta pada lipstick biru seperti saya. Believe me, it’s going to be the next big trend! :D

Michelle Phan Signs Copies Of Her Book "Make Up"Gambar dari sini.

Makeup look seperti apa yang jadi favorit Michelle?

M: “Saya selalu suka no-makeup makeup look. Alasannya simple, karena look tersebut mengingatkan saya pada masa remaja saya, dimana saya memiliki energi lebih dan juga kulit yang lebih sehat. Dengan bertambahnya usia, tentu masalah kulit saya juga bertambah. So, no-makeup makeup simply reminds me to be youthful again.”

Apa tips kecantikan dari Michelle untuk perempuan-perempuan Asia?

“Please invest in skincare. Perhatikan kebutuhan kulitmu dan ketahui masalahnya. Kalau kamu sudah memiliki kulit yang sehat maka segalanya akan menjadi lebih mudah. Tidak perlu memakai foundation berlapis-lapis, hanya dengan mascara dan lipstick saja kamu sudah bisa terlihat oke!

Juga, jangan berlebihan menggunakan sunscreen. Sun protection untuk sehari-hari itu tidak perlu yang sampai SPF 100, 35 – 50 saja sudah cukup. Meskipun kulit Asia cenderung lebih tahan terhadap sunburn daripada kulit Kaukasian, tetapi kulit Asia lebih rentan terhadap pigmentasi dan dark spots. Karena itu, sun protection tetap penting untuk dipakai. But, you know, just don’t overdo it.”

Terakhir, apa harapan Michelle untuk pemenang Beauty Bound Asia?

“Tentunya menjadi role model yang baik untuk audience di Asia. Saya ingin agar the next top beauty creator bisa menjadi sosok yang menginspirasi dan menambah kepercayaan diri perempuan tidak hanya di Asia saja, tetapi juga di seluruh dunia. Asia merupakan pasar yang sangat besar pertumbuhannya dan industri kecantikan baru saja memperdengarkan ‘gaung’-nya di Asia. Saya harap, Asian beauty community bisa lebih besar lagi dan mengambil peran lebih penting di industri kecantikan dunia.”