Metta Murdaya Sukses Jual Jamu ke Amerika dengan Juara Beauty

Dengan slogan “Inspired by Indonesia, Made in New York”, Juara Beauty menjadi brand skincare natural yang sukses  di Amerika, bahkan di kalangan selebriti Hollywood.

Sambil melihat-lihat produk Juara di Sephora, saya mengobrol dengan founder Juara Beauty, Metta Murdaya, dan mengorek cerita di balik suksesnya jamu-jamuan Indonesia di pasar Internasional.

metta-murdaya-juara-beauty-review-sephora-indonesia

Kenapa Anda memutuskan membuat Juara Beauty? Why skincare?

“Ide membuat Juara muncul di tahun 2004. Waktu itu saya bekerja di bidang retail di Amerika, dengan jam kerja yang panjang dan untuk posisi yang sebenarnya nggak saya inginkan. Stress yang saya alami terlihat di kulit saya, dan saya mulai mencari solusi natural untuk merawatnya.

I believe in skin health. Karena kalau kulit kita sehat, maka kita nggak butuh banyak foundation untuk menutupi masalah seperti redness, jerawat dan kulit kusam.”

Kenapa memilih jamu-jamuan sebagai bahan utama Juara Beauty?

“Jamu-jamuan adalah bahan-bahan yang eksotis, tapi terbukti manjur. You only pass what works, right? Kalau jamu-jamuan nggak manjur, tidak mungkin resep seperti beras kencur menjadi  ramuan turun-temurun dari zaman dahulu yang masih digunakan hingga sekarang.

Saat itu di Amerika juga belum ada high end skincare yang melakukan prinsip ‘no parabens, no sulphates, no phthalates, no mineral oil’, dan Juara melakukannya jauh sebelum hal ini menjadi trend seperti sekarang.”

Beberapa bahan alami khas Indonesia yang digunakan oleh Juara adalah minyak kemiri dan asam jawa. Bagaimana Anda menentukan jenis bahan alami yang akan digunakan untuk setiap produk Juara?

“Pertama, kita tentukan dulu jenis produk yang ingin kita buat, lalu masalah kulit apa yang menjadi fokus kita. Contohnya, saat  kita membuat salah satu produk pertama Juara, Candlenut Body Creme. Produk ini berawal dari masalah kulit tubuh saya yang kering gara-gara udara di New York. Jadi saya ingin membuat body cream yang melembapkan, tapi nggak berminyak. Mulailah kita riset, dan menemukan bahwa minyak kemiri adalah pelembap yang bagus karena dia moisturizing, namun jenisnya adalah dry oil sehingga cepat meresap dan nggak lengket di kulit.

Juara-Beauty-Metta-Murdaya-Profile

Setelah tahu jenis produk dan bahan-bahan yang mau kita gunakan, tahap berikutnya adalah mencari supplier di Amerika yang bisa menyediakan bahan tersebut dengan kualitas yang bagus.”

Sampai saat ini saya belum menemukan review yang jelek dari pengguna Juara Beauty di luar negeri. Menurut Anda, kenapa “jamu-jamuan” Indonesia ini bisa sukses di luar sana?

“Pertama, kerja keras tim. Kedua, kita benar-benar peduli dengan produk yang kita hasilkan. Kita patch test sana-sini hingga ke dermatologis untuk memastikan setiap produk nggak akan menimbulkan iritasi. Ketiga, kita mendengarkan suara konsumen. Kalau mereka komplain bahwa produk A wanginya kurang enak, ya kita bikin supaya enak. Ada komplain kalau produk B kurang efektif, kita lakukan riset hingga produk itu bisa menjadi lebih efektif.”

Juara Makeup Line? >>