Anastasia Subculture, Sister Palette dari Modern Renaissance

Sukses dengan Modern Renaissance, Anastasia Beverly Hills akan meluncurkan sister palette-nya. Say hello to Subculture!

Summer 2016 lalu, Anastasia Beverly Hills meluncurkan eyeshadow palette Modern Renaissance. Palette yang terinspirasi dari abad Renaissance ini dipenuhi warna-warna dengan tone warm dan berry which then ignited the whole warm eye look addiction. Dan, sukses berat jadi favorit banyak orang!

Untuk melengkapi Modern Renaissance, ABH akan menghadirkan sister palette-nya, yaitu Subculture. Kabar unofficial tentang palette ini sebenarnya sudah sempat beredar Maret 2017 lalu yang kemudian jadi kontroversial. Apparently teman dari seorang karyawan ABH lah yang membocorkan berita itu dengan mengunggah foto-foto dari prototype palette Subculture di Reddit yang kemudian membuat Norvina, presiden Anastasia Beverly Hills, kecewa dan marah.

Controversies aside, Anastasia Beverly Hills kemarin akhirnya mengumumkan official launch date dari Subculture Palette di akun Instagram resminya. Yay! Nggak hanya itu, foto-foto swatches dari Subculture juga sudah dikasih lihat di skin tone berbeda.

Di akun Instagramnya, Norvina describes Subculture as the sexier and grungier sister of Modern Renaissance. Berbeda dengan warm tones di MR, warna-warna yang hadir di Subculture lebih deep dan cenderung cool toned. Despite looking bold, hue di palette ini terlihat muted dan nggak terlihat terlalu “in your face”.

subculture

Sebenarnya nggak sedikit juga netizen yang menganggap palette ini “meh” atau kurang versatile karena shades-nya yang agak di luar comfort zone. But personally, menurut saya Subculture tetap bisa jadi standalone palette kok. Beberapa warnanya masih masuk neutral territory dan dengan palette ini bisa banget menghasilkan a complete eye look tanpa harus pakai single eyeshadow terpisah.

What I always love about ABH palettes is their color cohesiveness. Norvina dan tim kreatif ABH selalu bisa bikin palette yang berdimensi meski pun tetap ada warna-warna yang dominan as the core of the palette. Kalau warna orange, berry, dan cokelat lebih dominan di palette Modern Renaissance, Subculture didominasi dengan warna hijau, khaki, dan kuning dengan hues yang unik.

This palette is made up of eleven matte shades and three shimmers. Dari pengalaman saya pakai palette Modern Renaissance, I expect the matte shades in Subculture to be pigmented and super blendable. Shades yang paling menarik perhatian saya adalah Untamed (moss green), New Wave (muted peach), dan Edge (muted mustard yellow).

Subculture palette akan mulai dijual di website resmi Anastasia Beverly Hills 25 Juli 2017 mendatang dengan harga USD42 dan sudah dilengkapi double-ended brush. I’m so stoked to have this palette in my hands already! How about you? Naksir sama Subculture juga atau akan pass dulu?