Jangan Tertekan Skincare Bagus Berharga Mahal

Salah satu komentar yang paling sering ditulis pembaca blog ataupun subscribers Youtube FD di video- video skincare adalah, “Ah, produknya mahal-mahal semua, nggak ada yang kantong mahasiswa.”

Nah, pertanyaannya adalah, apa iya harus beli rekomendasi skincare berharga mahal? Nah, orang-orang yang pakai skincare mahal itu, apakah karena skincare murah memang nggak bagus?

Ini adalah anggapan yang menurut saya perlu diluruskan. Yang membuat kulit kita menjadi lebih baik adalah seberapa rajin kita memakai skincare dan seberapa cocok kulit kita dengan skincare tersebut. It’s never about the price at all. Seperti yang selalu saya ulang-ulang, betapapun mahalnya skincare yang kamu punya, kalau pakainya bolong-bolong ya hasilnya pun nggak akan maksimal. Soal cocok-cocokan, kembali lagi ke pasal pertama, yang menentukan cocok atau enggaknya kita pada suatu produk adalah ingredients-nya, bukan harganya.

Lihat juga: 10 Kesalahan Dalam Perawatan Kulit

collage

Setiap kali saya baca info atau nonton video soal skincare dari beauty influencers, yang saya perhatikan nomor satu adalah habit yang dilakukan. Oh, kalau dia pakai produk A dulu baru B, ya. Oh, di kulit dia ternyata ingredient C bikin iritasi, ya, dan seterusnya. Rekomendasi produk nggak pernah terlalu saya pikirkan, karena selain menghindari pembelian impulsif hanya karena ikut-ikutan orang, entah kenapa buat saya mempelajari rutinitas orang lebih menarik daripada sekedar melihat apa aja produk yang dipakai.

Baca juga: FD Little Notes: Semua Tentang Toner

Misalnya nih, kalau sang influencer menggunakan toner seharga satu juta yang diklaim bikin kulitnya glowing, kalau memang harganya diluar budget saya, tinggal cari aja ingredients yang ada di toner tersebut dan ngulik-ngulik kira-kira ada nggak produk dengan ingredients serupa yang fungsinya pun mirip. Percaya deh, nggak ada satupun influencer di luar sana yang memaksa audience-nya untuk membeli semua produk yang direkomendasikan. I think that’s the beauty of sharing, sometimes it’s the experience that matters, not the actual products!

Tim FD sendiri juga banyak kok, yang punya produk drugstore andalan. Contohnya saya yang suka banget dengan Hada Labo Ultimate Moisturizing Lotion, pelembap cair yang bikin muka kenyal dan ternyata cocok untuk kulit saya yang sensitif-acne prone ini. Netta juga cocok dengan Olay Total Effects Day Cream Gentle SPF 15 yang cukup melembapkan dan bisa ngasih UV protection untuk kulitnya yang kering-kombinasi. Ochell yang kulitnya kombinasi udah repurchase Biore UV Aqua Rich berkali-kali, Gyanda yang kulitnya jarang bermasalah pun pemakai setia Olay Total Effects Day Cream, dan Alda yang kulitnya oily-kombinasi juga pemakai setia Hada Labo Tamagohada Mild Peeling Face Wash. Intinya, selama masih banyak alternatif produk budget-friendly di luar sana, nggak usah jiper ngeliat rekomendasi produk-produk high-end atau luxury :)

With this being said, of course not all expensive products are not worth the price. Kadang, produk yang dijual dengan harga tinggi memang punya formulasi yang lebih oke, concentrated, sebagian juga nggak mengandung bahan-bahan yang berpotensi bikin iritasi, atau faktor kemasan yang kokoh dan cantik pun juga bisa berkontribusi ke tingginya harga. Semuanya balik lagi ke kamu, yang penting pastiin aja bahwa skincare yang dipilih selama ini memang sesuai dan cocok dengan concern kulit kamu. It’s a long way road to choose the right skincare, especially if you have problematic skin, but just remember to focus on the ingredients. We’re all in this together!

Baca juga: Cara Membaca Ingredients Label pada Skincare