Diana Rikasari Pilih Skincare Daripada Makeup

Mulai dari proses kreatif sampai lipstik favorit blogger Diana Rikasari, saya dapat jawabannya nih.

Saat ditawari untuk datang ke peluncuran buku ketiga #88LOVELIFE oleh Diana Rikasari dan Dinda Puspitasari oleh Kak Netta, saya langsung senang banget dan nggak sabar untuk mengikuti acaranya. Saya sudah mengikuti perjalanan Diana Rikasari sejak ia masih fashion blogger lewat Hot Chocolate & Mint dari tahun… 2009? Hahaha! Udah lama banget. Yang jelas, saya masih duduk di bangku SMP dan terkagum-kagum dengan konsistensi dan hard work yang dilakukan Diana Rikasari untuk maintain blog-nya, sampai sekarang! Selain masih menjadi blogger, Diana Rikasari adalah perempuan di balik sepatu UPfashion line Schmiley Mo, tas Son of A Fun, dan buku #88LOVELIFE yang sudah jadi mega best seller di Indonesia dan Malaysia.

Diana Rikasari Featured

Acara peluncuran buku ketiga#88LOVELIFE  diadakan 9 Maret 2017 kemarin. Sebenarnya, Diana nggak pernah merencanakan untuk menulis buku kedua dan buku ketiga, lho. Namun karena Diana sendiri suka menulis dan inspirasi terus berdatangan, akhirnya buku kedua dan ketiga lahir. Oh ya, Diana hanya menghabiskan tiga bulan saja untuk menyelesaikan konten dan quotes untuk buku ketiga ini, dan Dinda sukses menggambar ilustrasinya selama tiga minggu saja! Di situ saya melihat bahwa apapun yang dilakukan dengan hati, pasti bikin semangat dan cepat selesainya. Saya juga ngerasa kalau lagi mentok nulis, saya menghabiskan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan satu artikel… Hehehe.

Diana Rikasari Body 2

Kalau kamu belum pernah membaca seri buku#88LOVELIFE, Diana dan Dinda menyarankan untuk membacanya berurutan dari volume 1 ke volume 3. Saya juga sempet ngobrol cantik lho sama Diana. Penasaran skincare apa yang dia pakai? Yuk, simak obrolan kita:

Apa sih produk holy grail skincare Diana Rikasari?

Kiehl’s Iris Extract Activating Treatment Essence, and Kiehl’s Ultra Facial Oil-Free Gel Cream. Aku sering keluar rumah tanpa menggunakan makeup, tapi akan tetap menggunakan produk ini.”

Suka coba-coba produk nggak, Kak?

“Nope! Aku selalu menggunakan produk yang sama untuk waktu yang lama. Kalau udah suka produk atau brand-nya, I tend to stick with it.”

Buku ketiga Kak Diana kan, tentang prioritas. Kak Diana sendiri punya beauty priorities nggak? Contohnya kaya… Lebih senang beli produk kecantikan baru atau beli baju baru?

I rarely shop for beauty products outside my essential products yang aku udah suka dan pakai bertahun-tahun. Mungkin kalau aku lagi lewat toko makeup terus ada lipstik atau eyeliner yang warna-warni atau neon gitu, aku suka beli, just for fun. Tapi aku lebih suka beli baju daripada beauty products.”

Diana Rikasari Body 3

(Source)

You’re not shy about you’re age, but you still look very young! Menurut Kak Diana, attitude Kak Diana yang whimsical dan seru, dan juga pandangan hidup Kak Diana yang positif banget membantu Kakak terlihat awet muda nggak, Kak?

I think so!”

Ngomongin industri kecantikan dari Asia, Kak Diana biasanya lebih cenderung ke Western style beauty atau cantik Asia?

“Hmm… I’m not sure! Tapi sepertinya aku lebih condong ke Western deh, yang nggak terlalu suka makeup. Kadang aku merasa, industri kecantikan Asia itu terlalu fokus kepada kulit yang mulus dan ‘cantik’, dan aku kurang suka dengan konsep itu. I’m very comfortable in my own skin. Aku nggak takut keriput, hehehe. Aku punya scars dan marks di wajahku, tapi aku nggak pernah menjadikannya masalah.”

Kak Diana punya produk favorit nggak dari brand lokal atau brand Asia?

“Aku udah cobain lipstik dari PAC dan aku suka banget. Untuk brand Asia, aku suka 3CE. Yang lainnya belum tertarik.”

Terakhir, Kak Diana kan mau pindah ke Swiss dalam waktu dekat. Ada rencana bisnis baru nggak, kak? Mungkin mau bikin company baru di Swiss?

“Hmm, belum ada planning yang matang. I want to slow down and enjoy raising my kids di lingkungan baru di sana.”