Arti #NoMakeup Di Mata Alicia Keys. Kamu Setuju?

Beberapa waktu lalu, Alicia Keys sempat mengumumkan bahwa ia akan berhenti memakai makeup untuk selama-lamanya. Penyanyi berusia 35 tahun ini mengaku bahwa dengan berhenti memakai makeup, ia merasa jauh lebih bebas berekspresi.

Dalam artikel yang dimuat di lennyletter.com, Alicia menuliskan pengalaman pertamanya ketika bertemu oleh seorang fotografer saat ia baru saja selesai fitness. Sang fotografer ingin memotret Alicia pada saat itu juga, ketika ia sedang berkeringat dan hanya mengenakan baju olahraga, tanpa pulasan makeup sedikitpun.

“It was just a plain white background, me and the photographer intimately relating, me and that baseball hat and scarf and a bunch of invisible magic circulating. And I swear it is the strongest, most empowered, most free, and most honestly beautiful that I have ever felt.” ujar Alicia.

70ccf2a275870fd1_GettyImages-543231450Semenjak hari itu, Alicia konsisten dengan prinsip #NoMakeup yang dianutnya. Saat tampil di acara BET Awards kemarin, ia tampil polos (still glowing nonetheless!) tanpa sedikit warna pun di wajahnya. Saya selalu respect dengan orang-orang yang menggerakkan kampanye positif, seperti yang dilakukan Alicia Keys dengan #NoMakeup-nya ini. Sebagai seorang performer, di mana tuntutan untuk terlihat “menarik” menjadi bagian penting dari pekerjaannya, Alicia memiliki cara pandangnya sendiri terhadap the idea of beauty.

“Every time I left the house, I would be worried if I didn’t put on makeup: What if someone wanted a picture? What if they POSTED it? These were the insecure, superficial, but honest thoughts I was thinking. And all of it, one way or another, was based too much on what other people thought of me.”

Yang membuat saya semakin respect dengan gerakan #NoMakeup Alicia ini adalah ia mengutarakannya tanpa ada kesan nyinyir pada pecinta makeup. Alicia hanya menjelaskan bahwa dulu ia merasa kalau tampil bare-faced membuatnya nggak nyaman, insecure, dan seolah “not good enough for the world to see.”

Of course, we all have insecurities. Sampai sekarang pun saya masih suka insecure dengan bekas jerawat di wajah dan sering nggak pede kalau harus bertemu orang-orang tanpa concealer. Tapi tentu saja, ada hari-hari dimana saya nggak peduli dengan semua itu dan cuek saja keluar rumah dengan wajah polos tanpa makeup. You see, putting on makeup stopped being fun when you’re starting to feel dictated by it.

Kalau Alicia sudah pede untuk tampil di red carpet tanpa makeup, jujur saya masih ingin memakai at least pensil alis saat datang ke undangan-undangan event. I really love playing with makeup, so I don’t see myself abandoning my makeup pouch in the near future. Tapi pelajaran yang saya ambil dari Alicia Keys adalah, jika kamu sudah merasa “tertekan” atau terpaksa mengidentikkan diri oleh suatu hal, it’s fine to let it go.

Banyak hal yang bisa membuat kita kuat, dan kalau memakai makeup bisa memberimu kekuatan, then by all means, slay that contour and bold lips. Muak memakai makeup dan capek melihat produk lipstick yang nggak ada habisnya? We will never judge you!

Kuncinya ada pada kita memandang cara masing-masing orang untuk menemukan kekuatan dan self-esteem mereka. Full on makeup atau no makeup, selama dibarengi oleh attitude yang positif terhadap diri sendiri dan orang lain, kecantikan itu akan memancar dengan sendirinya. That sounds cheesy as hell but I’ve come to terms that it’s not what you put or not put on your face, it’s how you inspire others to love themselves for what they truly are.

You go, Alicia! :D