Apakah 4 Hal Menyebalkan Ini Pernah Kamu Alami di Salon?

Tujuan kita pergi ke salon adalah merasa happy. Entah karena potongan rambut baru, warna rambut baru, atau sekedar pampering dengan creambath dan mani-pedi. Tapi, kadang justru di salon suka terjadi hal-hal menyebalkan, seperti empat hal ini!

DSCF1296-600x4001. Keramas nggak bersih

Hal pertama yang paling menyebalkan adalah keramas yang nggak bersih dan sayangnya, sering banget terjadi di salon. Tahu kan, bedanya rambut yang benar-benar dibersihkan dengan yang hanya asal diusrek-usrek? Apalagi kalau pengaplikasian shampoo juga asal berbusa saja, tanpa menjangkau seluruh bagian kulit kepala.

2. Handuk kotor

Sekitar dua tahun yang lalu, saya pernah mengalami hal kurang mengenakkan saat creambath di sebuah salon yang cukup terkenal karena harganya yang relatif murah. Ketika memasuki area keramas, saya melihat tumpukan handuk kotor yang lokasinya di ujung ruangan, tepat di depan kursi-kursi keramas. Dari cara mereka menaruh handuk kotor saja sudah membuat saya nggak sreg, ditambah dengan setelah saya dikeramas, handuk yang dipakai untuk mengeringkan rambut saya bau apek dan banyak noda kecokelatan. Oh no :(

Selain nggak higienis, handuk kotor juga bisa menimbulkan jerawat. Walaupun nggak menempel di muka, tapi area-area pelipis atau dahi bisa terkena dampaknya. Bayangin saja, handuk lembap yang nggak kering sempurna sudah jadi sarang bakteri karena kotoran, sel kulit mati, sisa-sisa shampoo, atau bahkan ketombe menempel semua. Males banget, kan.

3. Hairstylist ngobrol

Oke, bukannya hairstylist nggak boleh ngobrol sama sekali tapi agak annoying juga kalau sang hairstylist asyik ngobrol dengan temannya di sebelah dan customer diperlakukan sebagai butiran debu. Apalagi kalau ia cuma bertanya sekenanya tentang model rambut yang diinginkan, kemudian asyik mengobrol dengan suara keras. Ngerti sih, salon bukan perpustakaan yang harus selalu hening, tapi saya pribadi merasa nggak nyaman banget rambutnya dikerjakan oleh hairstylist yang heboh ngobrol, apalagi dengan teriak-teriak.

4. Judgemental!

Salon adalah salah satu tempat dimana self-esteem kamu ditantang sedemikian rupa (selain di beauty counter tentunya, haha). Nggak ada orang yang suka di-judge, terutama mengenai penampilan, sekalipun yang memberi komentar adalah hairstylist yang akan mengerjakan rambut kita di salon. Salah satu pengalaman nggak enak saya di salon adalah ketika saya memperlihatkan foto rambut Emma Watson ke seorang hairstylist, ia langsung berkomentar,

“Tapi nggak bisa persis kayak gini ya kak, soalnya rambut dia kan modelnya tipis halus gitu. Kalo rambut kakak kan tebel dan megar jadi pasti nggak bisa kayak gini. Terus juga dia bentuk mukanya tirus, beda sm kakak, kakak mah bulet mukanya.”

Uhm.. Okay?!

Gimana kalau kalimatnya diganti jadi, “Kak, kayaknya untuk bentuk mukanya kakak lebih cocok model yang begini (memberi rekomendasi lain), deh. Soalnya jenis rambut kakak juga tebal, jadi kalo modelnya yang ini akan lebih bagus jatuhnya.”

Lebih enak, kan? Daripada membandingkan bentuk muka dan rambut saya yang memang jelas beda dengan Mbak Emma, lebih baik langsung beri rekomendasi model lain kalau memang menurutnya model rambut yang saya inginkan kurang cocok dengan wajah saya.

Kalau kamu sendiri, pernah mengalami hal serupa nggak, di salon? Atau bahkan ada pengalaman yang lebih parah? Share di bawah ini, ya!