Mau Punya Bisnis Online? Ini 5 Hal Menarik dari Techinasia 2015

Tahun ini, untuk keempat kalinya konferensi Techinasia diselenggarakan di Jakarta. Techinasia 2015 diadakan di Balai Kartini dan berlangsung dari tanggal 11-12 November 2015.  Saya berkesempatan hadir pada hari pertama acara ini dan banyak pelajaran yang saya dapatkan dari para pembicara di sana.

At first it was quite overwhelming to see all the big people in tech space all gathered in this event. Ada beberapa panggung yang disediakan untuk para pembicara yaitu Main Stage, Marketing Stage, Developer Stage, Student Stage dan lainnya. Setiap pembicara membawakan topik yang berbeda dan saya sempat menghadiri beberapa acara tersebut. Tentunya saya coba menghadiri semua acara dengan pembicara perempuan and it makes me proud that more women are conquering the tech industry now. So here are 5 things I learned from Techinasia:

Techinasia 2015

  1. Know Your Target Market

Seperti yang dikatakan oleh Diajeng Lestari, CEO Hijup.com, penting untuk sebuah bisnis mengetahui semua yang diinginkan target market-nya. “Komunitas Hijabers di Indonesia sangat luas, masih harus difokuskan lagi. Hijup.com menargetkan Hijabers menengah ke atas yang mencari fashion berkualitas dengan harga yang tidak membuat kantong kering. Dari situ saya mulai melakukan survey kepada target market saya dan berbincang-bincang langsung kepada orang-orang yang masuk dalam kriteria tersebut”, jelas Diajeng. Penting untuk bisnis mengetahui target market-nya secara mendalam agar dapat memberikan sesuai yang mereka butuhkan.

  1. Branding Is Not Just About Logo

Branding bukan hanya sebatas logo, pemilihan warna atau slogan, tapi bagaimana menunjukan nilai dan tujuan dari perusahaan itu sendiri. Shannon Kalayanamitr, Group CMO dari Moxy menekankan pentingnya branding untuk perusahaan. Branding dilakukan bukan hanya dari tampilan fisik tapi dari keputusan, tindakan dan karyawan yang merupakan refleksi dari perusahaan itu sendiri. Segala sesuatu yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut harus bisa merepresentasikan nilai-nilai dan tujuan perusahaan dan dilakukan secara konsisten, itulah branding yang baik.

  1. Power of Now!

You have to live in the moment! Di era serba internet, things are changing rapidly, there can be war on the other side of the world and we can know it in an instance. Dengan internet, penyebaran informasi dapat dilakukan secara instan dan tidak terbatasi oleh jarak, tech companies harus memanfaatkan momen tersebut. “Orang menginginkan sesuatu yang sedang happening dan perusahaan harus memanfaatkan momen itu untuk menjadikan sebuah trending topic”, jelas Roy Simangunsong, Country Business Head, Indonesia.

  1. Social Media Is A Key Tool

Sekarang hampir semua orang memiliki akun media sosial, entah itu Twitter, Facebook, Instagram atau lainnya. Media sosial sudah menjadi bagian besar dari kehidupan sehari-hari dan memiliki kekuatan untuk memengaruhi pemakainya. Oleh sebab itu media sosial memiliki peran penting dalam kesuksesan bisnis karena dampak yang dihasilkan begitu besar.  Social media is the best way to spread the word and influence people as it is fast, efficient and impactful.

  1. Failure to Success

Jangan takut gagal dalam melakukan sesuatu, karena kegagalan bisa menjadi awal kesuksesan. Contohnya Alice Norin, CCO dari e-commerce 8WOOD, dia mengalami kebangkrutan saat berinvestasi dalam sebuah tech company. Setelah kebrangkutannya itu, ia harus memutar otak dan mencari cara untuk memulai bisnis dengan modal yang minim. So she came up with 8WOOD which is now a successful fashion e-commerce in Indonesia. Jangan gampang menyerah dan terus mencoba sampai kamu berhasil!

Itulah 5 hal penting yang saya pelajari dari para pembicara di konferensi Techinasia 2015. Semoga akan lebih banyak lagi yang terinspirasi untuk berkarya di bidang teknologi ke depannya. Looking forward to Techinasia 2016!