Mengenal Vara & Varina, Sepatu Iconic dari Salvatore Ferragamo

Mendengar nama Salvatore Ferragamo, yang biasanya langsung muncul di ingatan adalah sepatu baletnya yang sangat legendaris dan iconic. Jika Anda kebetulan belum pernah mengenal sepatu-sepatu Ferragamo sebelumnya (seperti saya), dua nama yang harus diingat adalah Vara dan Varina.

 

Beruntung saya mendapat cerita langsung dari Ferragamo shoemaker, Mr. Floriano Pratelli, yang khusus datang dari Florence, Italia untuk mendemonstrasikan proses pembuatan sepatu Ferragamo dalam “The Art of Shoemaking”. Dalam event ini, shoe lovers mendapat kesempatan untuk melihat secara langsung proses pembuatan sepatu Ferragamo, from scratch.

 

ferragamo (Medium)

Mr. Pratelli adalah salah seorang shoemaker senior yang mendapatkan keahliannya secara turun temurun dari pendiri brand ini, Salvatore Ferragamo. Pada kesempatan ini, Mr. Pratelli memperlihatkan bagaimana tahap-tahap pembuatan sepatu dengan tangan, serangkaian teknik yang mereka sebut sebagai Italian craftmanship yang sangat disegani oleh para shoemaker di seluruh dunia. Bukan hanya tekniknya, kualitas material yang digunakan pun sangat dijaga, yang berasal hanya dari vendor-vendor terpilih yang sudah digunakan sejak sepatu Ferragamo pertama diciptakan.

 

So, back to Vara and Varina, the iconic and bestseller items from Ferragamo. Vara diciptakan pertama kali pada tahun 1979, didesain oleh putri tertua Salvatore, Fiamma. Berawal dari keinginan untuk menciptakan sebuah sepatu yang casual sekaligus elegan, sang desainer terinspirasi dari bentuk sepatu yang sudah menjadi favorit pada saat itu, a low heel and round toe, yang berkesan sangat nyaman dipakai. Setelah mencapai model yang diinginkan, mereka membuat prototipe dengan hiasan bagian atas sepatu menyerupai pita, dengan plague (bagian metal) bertuliskan ‘Ferragamo’. Sang desainer meminta shoemaker untuk memproduksi sepatu tersebut, dengan hiasan pita diganti dengan material kulit serupa bagian upper. Ternyata sang shoemaker salah mengerti, dan justru memproduksi sepatu dengan bahan pita yang sama dengan bahan pada prototipe, yang disebut gros-grain.

 

Sepatu dengan bahan pita gross grain tersebut justru mendapat sambutan luar biasa, dan menjadi best seller dan must have item sejak saat itu.

 

Vara sangat disukai karena desain yang minimalis dan lekuk yang sempurna, menjadikan tampilannya sangat elegan. A closed, round-toe shoe with a low heel, gros-grain bow, and gold plaque bearing the Ferragamo logo. Desain Vara ini bisa diciptakan dalam berbagai material, tekstur dan warna, tanpa mengurangi elegansinya. Vara juga disukai karena sepatu ini luar biasa nyaman, mantap dipakai karena desain heelnya yang berbentuk semi kotak, sebuah inovasi penting yang lahir dari rumah produksi Ferragamo. Kesuksesan Vara ini berbuah pada banyaknya tiruan, hingga kini.

 

IMG_2230 (2) (Medium)

Vara

IMG_2232 (2) (Medium)

Varina in patent leather

 

IMG_2233 (3) (Medium)

Koleksi Ferragamo kids yang menggemaskan!

 

Setelah jutaan pasang sepatu Vara terjual, rumah produksi ini mencoba untuk membuat desain sepatu yang lebih kontemporer dan modern. Sehingga pada tahun 2007 terciptalah Varina, versi ballerina dari Vara. Perbedaan keduanya, Varina adalah flat shoes dengan heel hanya 1 cm, sedangkan Vara ber-hak 3 cm. Selain itu, hiasan pita pada Varina dijahit menempel hingga ke bawah. Untuk warna dan material, keduanya sangat bervariasi, mulai dari satin, leather dan patent leather.

 

Varina kini sudah menjadi favorit banyak selebriti, mulai dari Drew Barrymore dan Kirsten Dunst yang pernah terlihat memakai Varina Blue Sanghai, hingga Demi Moore dan Cameron Diaz yang memakai Varina warna putih dengan pita hitam yang sangat stylish. Selain mereka, ada pula Anne Hathaway, Claire Danes, Jessica Biel dan Kate Bosworth yang sering terlihat dengan Varina-nya.

Di butiknya di Jakarta, Vara dan Varina berharga mulai dari 5 hingga 8 juta rupiah. Do you think these are some kind of investment shoes? So now that you know these must-buy shoes from Ferragamo, which one do you think suit you more?