Masih Perlukah Pakai Sunscreen Meski Selalu Ber-Makeup Lengkap?

Posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator membuat negara kita mempunyai iklim tropis, dengan tingkat eksposure sinar matahari yang lebih besar dibanding negara-negara beriklim sub-tropis. Sinar matahari memang bermanfaat bagi kesehatan, namun di sisi lain, juga memancarkan radiasi sinar UV yang berbahaya bagi kulit. Bagaimana cara menangkal bahaya radiasi sinar UV ini?

sun3

foto dari sini

Tentu kamu semua sudah paham juga bahwa kita bisa terpapar radiasi sinar UV setiap hari, bukan saja saat beraktivitas di ruang terbuka, tetapi juga saat berada di dalam rumah, di kantor, di mobil, bahkan di dalam air. Sinar UVA mempunyai panjang gelombang yang mampu menembus kaca jendela dan kaca mobil kita.

Jadi, radiasi sinar matahari terbagi menjadi UVA, UVB dan UVC. Radiasi UVC dapat ditangkal oleh lapisan ozon, sehingga tidak sampai ke permukaan bumi. Jadi, kita hanya akan memperhitungkan UVA dan UVB, yang biasanya diklaim bisa ditangkal dengan penggunaan sunscreen yang tepat. UVB mempunyai panjang gelombang sinar yang pendek, yang menyebabkan kulit menjadi terbakar, gosong, saat kita lama terpapar sinar matahari. Nah, SPF yang biasanya terkandung di dalam sunscreen, hanya melindungi kulit dari sinar UVB ini. Bagaimana dengan UVA?

Apa sih dampak buruk UVA bagi kulit? Klik di sini untuk jawabannya>>