Juicing Gear: Blender Vs. Juicer

Peralatan yang saya gunakan untuk membuat smoothie & jus adalah blender danĀ orange squeezer (pemeras jeruk). Kebetulan di rumah yang ada hanya blender, itupun hadiah waktu suami beli sepeda motor ketika masih bujangan hahaha. Tapi ternyata blender ini bisa menghasilkan jus dengan baik sampai hari ini.

Namun setelah googling dan membaca artikel serta iklan :D, saya pun tertarik untuk memiliki slow juicer yang memiliki kecepatan 70-80 rpm. Karena harganya yang cukup mahal, maka saya berpikir baik-baik apakah saya memang membutuhkan slow juicer ini. Akhirnya dengan tekad yang bulat bahwa saya akan melaksanakan kebiasaan minum jus setiap hari dan ini akan menjadi investasi untuk hidup sehat di masa mendatang, maka slow juicer ini pun mendarat di dapur saya :lol:

Baik blender maupun slow juicer sama-sama dapat digunakan membuat juice. Berikut perbandingan antara blender dan slow juicer.

1. Blender

  • Hasil jus kental karena ampas tercampur dengan air dari buah
  • Dapat digunakan untuk membuat smoothie dan jus (dengan cara disaring ampasnya)
  • Membersihkannya harus hati-hati karena terdapat pisau di dalam gelas blender
  • Kecepatan 1.000 – 20.000 rpm, sehingga ada kemungkinan dapat merusak nutrisi dari buah dan sayur
  • Apabila kebutuhan serat banyak, maka blender adalah pilihan yang tepat karena ampas bukanlah sampah tetapi sumber serat yang baik untuk tubuh

2. Slow Juicer

  • Hasil jus lebih cair karena terpisah dari ampasnya
  • Digunakan untuk membuat jus
  • Lebih mudah dibersihkan
  • Kecepatan 70 – 80 rpm, menjaga nutrisi dari buah dan sayur karena tidak ada pisaunya
  • Jika tidak suka meminum ampas dari buah atau sayur, maka sebaiknya memilih slow juicer.

Perbandingan hasil jus ketimun dari blender dan slow juicer

Hasil juice dari: Blender – Slow Juice

Untuk membuat orange juice, saya masih konvensional yaitu menggunakan pemeras jeruk manual. Hasil yang didapat lebih banyak, bulir jeruk pun masih ada dan sekaligus olah raga untuk lengan karena harus memutar potongan jeruk hehehe :lol:

Bagi yang ingin memulai kebiasaan minum jus, sebaiknya peralatan yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan supaya tidak mubazir. Menurut saya, blender sudah sangat cukup untuk membuat jus. Namun kalau ada anggaran lebih, boleh dipertimbangkan untuk memiliki slow juicer atau keduanya. Hitung-hitung investasi masa depan, kan? :)