5 Kebiasaan Tentang Perawatan Kecantikan Yang Ternyata Salah

Bicara tentang perawatan yang berhubungan dengan kecantikan, ternyata masih banyak persepsi-persepsi yang masih salah, lho. Bisa karena mitos ataupun “katanya”. Nah, di bawah ini adalah beberapa salah kaprah umum yang sehubungan dengan perawatan kecantikan yang sehubungan dengan bath & body dan juga rambut.

1. Semakin sering mencuci tangan, semakin baik!

Cuci tangan memang adalah cara terbaik dalam menjaga kesehatan, karena melalui tangan, dengan mudahnya bakteri dapat hinggap dalam tubuh kita. Tetapi, terlalu sering mencuci tangan juga bukanlah hal baik. Hal tersebut akan menyebabkan tangan kita kering, bahkan pecah-pecah sehingga malah menjadi sarangnya bakteri.

Begitu juga dengan hand sanitizer. Dewasa ini, banyak orang sedikit-sedikit menggunakan hand sanitizer untuk menjaga kebersihan tangan. Akan tetapi, hand sanitizer yang biasanya memiliki kadar alkohol sangat tinggi akan membuat kulit kita sangat kering.

Solusinya? Lebih bijak menilai kapan benar-benar butuh mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Serta, jangan lupa untuk selalu menjaga kelembapan tangan kita dengan menggunakan hand cream atau cukup dengan lotion biasa setiap kali habis mencucinya.

2. Menggunakan conditioner di seluruh batang rambut.

Sounds familiar? Conditioner membantu menutrisi batang rambut, akan tetapi, sangat tidak dianjurkan untuk memakainya di seluruh batang rambut sampai ke akar. Kenapa? Conditioner yang menyentuh kulit kepala akan menyebabkan kulit kepala berminyak dan dapat menimbulkan ketombe. Selain itu, memakai conditioner dibagian atas rambut akan memberatkan batang rambut sehingga terlihat lepek dan tidak bervolume. Batang rambut bagian atas, karena dekat dengan kulit kepala lebih sehat karena masih mendapat ‘makanan’ dari kulit kepala dan umurnya masih muda ketimbang batang rambut bagian bawah. Oleh karena itu, batang rambut bagian bawah memerlukan nutrisi tambahan yang didapatkan dari conditioner.

Jadi, lain kali Anda memakai conditioner, pakailah hanya di sepertiga bagian bawah batang rambut.

3. Mengeringkan rambut dengan menggosok-gosokan handuk

Bahkan di salon pun hal ini sering dilakukan. Padahal hal tersebut sangat buruk efeknya pada batang rambut kita. Friksi yang disebabkan oleh gesekan rambut dan handuk akan menyebabkan rambut kita rusak atau patah karena tekstur rambut kita sangat halus apabila benar-benar kita perhatikan per helainya.

Baiknya, untuk mengeringkan rambut, ‘bungkuslah’ rambut dengan handuk dan biarkan selama beberapa menit, kemudian sisir dan biarkan kering secara alami.

4. Tidak memakai body lotion setelah mandi

Apakah Anda merasa setelah mandi kulit Anda terasa lembap? Yeap, memang benar kulit kita terasa lembap dan kenyal setelah kita selesai mandi karena kulit kita bisa menyerap air dan menahanya di dalam kulit, tetapi hanya untuk 10 menit pertama. Tetapi setelah 30 menit, kondisi kulit kita akan kembali seperti semula. Kulit kering dan bersisik akan lebih cepat berkeriput. Agar tidak kering, maka sangat penting untuk menjaga kelembapannya dengan memakai pelembap tubuh atau body lotion.

Segera setelah mandi dan mengeringkan badan dengan handuk, langsung aplikasikan pelembap tubuh, karena saat inilah saat yang terbaik untuk penyerapan pelembap ke dalam kulit.

5. Menggunakan body scrub setiap hari

Saya sangat tergila-gila dengan body scrub maupun lulur. Karena setelah memakainya, kulit saya terasa sangat halus dan jadi ingin menggunakannya setiap hari. Tetapi ternyata menggunakan body scrub setiap hari tidak baik efeknya untuk kulit kita. Guna dari body scrub adalah untuk eksfoliasi, atau mengangkat sel kulit mati yang ada di permukaan kulit kita. Akan tetapi kulit sendiri butuh waktu untuk regenerasi sel kulit baru dan sedangkan tidak setiap harinya ada penumpukan sel kulit mati. Sehingga, scrub tiap hari tidak disarankan, karena bukannya kita mengangkat sel kulit mati, yang terjadi malah kita akan mengikis sel kulit sehat.

Disarankan untuk mereka yang memiliki kulit sensitif untuk melakukan scrubbing sekali seminggu. Sedangkan untuk kulit normal bisa dilakukan 2 sampai 3 kali seminggu.