New on the Hijabers Scene: Laiqa Magazine First Edition

Sejak Hanna dan Fifi, duo Hijab Scarf menyiratkan -dan memberi konfirmasi- akan menerbitkan majalah baru, saya sudah menanti-nanti dan berimajinasi, akan seperti apa majalah ini.

Membuka tahun masehi baru, 2013, bertepatan pula dengan edarnya edisi pertama Laiqa Magazine, yang saat ini sudah di tangan saya. And my first impression upon flashy look at it was, gotta have this! I smell some fresh, crisp ideas inside.


Mendeskripsikan majalah ini, susah terlepas dari gaya personal Fifi dan Hanna. Saya menikmati eksplorasi dalam fashion, gaya hidup, dan segala sesuatu yang dekat dengan dunia kita, dengan sudut pandang Laiqa yang penuh semangat, fun, dan menginspirasi. Sentuhan art graphic design yang sangat kuat, very enjoyable, dan inilah yang menjadi satu elemen kuat, sekaligus winning factor majalah ini. Detail dan penekanan pada komposisi layout, membuat halaman per halaman terasa tetap padat, menarik sekaligus segar. Sesuai identitas yang dibawa, sebagai design conscious media. Intuisi digital dan social media redakturnya, membuat majalah ini lebih ‘maju’ dan up-to-date dengan segala perkembangan muslimah, sehingga terasa lebih muda dan dinamis dibanding majalah lain sejenis.

Bagaimana dengan konten? Di edisi perdananya, Laiqa menggandeng Jenahara, presiden Hijabers Community sebagai cover muka, sekaligus memberi gambaran dan kisi-kisi mengenai dinamika hijabers di Indonesia. HC sebagai leading community dan trendsetter hijabers di Indonesia niscaya juga akan selalu memberikan sentuhannya di majalah Laiqa edisi-edisi mendatang. But don’t take prejudice, untuk fashion spread-nya, Laiqa has quality of itself. It’s also a fashion aware magazine, so kita bakal dipuaskan dengan puluhan halaman fashion! Can’t have enough of fashion, can we? Style Laiqa yang bebas dan membebaskan, breakthrough dan imaginative, sangat memberi semangat dan akan membawa kesegaran dalam inspirasi berbusana muslim.

Rubrik lainnya disajikan tak kalah menarik dan kaya visual, namun tetap sarat tulisan. Seperti halal note, community, travelling, review dan ‘big picture’. And you know what? Ria Miranda will have her own column, as fashion consultant!

Majalah yang rencananya akan terbit dua bulanan ini bisa kita dapatkan dengan harga IDR 45,000, relatif mahal majalah setebal 140-an halaman. But you might find it’s worth it, and perhaps Laiqa sees to maintain their position as an exclusive magazine. Well, you should explore more on Laiqa’s first edition, and yes, I think it’s a must have!