JFW 2010/11: Kolaborasi Gaya dan Kepedulian Sesama

Jakarta Fashion Week (JFW) 2010/11 mencapai puncaknya pada Jumat, 12 November kemarin. Pagelaran fashion akbar tahunan ini ditutup oleh Dewi Fashion Knights: “Style Spectrum” yang menampilkan karya 5 desainer pilihan yang dianggap mewakili semangat kekinian dan memiliki visi yang turut membentuk masa depan mode Indonesia, yakni Ali Charisma, Tex Saverio, Priyo Oktaviano, Stella Rissa dan Kiata Kwanda.

Sebagai acara fashion terbesar di Indonesia, JFW 2010/11 telah sukses mendatangkan 25.000 pengunjung yang terdiri dari para penikmat maupun pelaku industri fashion, termasuk 43 buyer, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. “Kami dari Femina Group sangat senang melihat antusiasme dan tanggapan yang begitu postif dari masyarakat. Terbukti, mode juga memiliki potensi besar sebagai komoditas yang dapat menyokong ekonomi negara. Oleh karena itu, diperlukan peranan para desainer untuk membentuk komunitas mode dan industri kreatif yang inspiratif dan kolektif,” jelas Baslir Djamal, Ketua Pelaksana JFW 2010/11 dalam pidatop singkatnya di awal acara.

Pada acara Dewi Fashion Knight, dilakukan juga aksi lelang amal busana rancangan 3 desainer papan atas Indonesia, yang hasilnya akan disumbangkan untuk gerakan Fashion Peduli Dana Anak Korban Bencana. Aksi tersebut menuai sambutan positif dari para fashionista yang hadir. Terbukti, rancangan Lenny Agustin berhasil dilelang seharga Rp 5.000.000,-; karya Carmanita seharga Rp 27.000.000,-; dan karya Andreas Odang seharga Rp 7.000.000,-. Perlu dicatat, hingga tanggal 12 November 2010, aksi Pita Fashion Peduli yang digelar selama JFW 2010/11 berlangsung telah berhasil menghimpun dana sebesar Rp 838.900.000,-.

Sejalan dengan temanya, yakni Styling Modernity, JFW 10/11 diharapkan telah menjadi wadah dialog kreativitas dan bisnis dari pelaku fashion Indonesia dan juga mancanegara. Kesuksesan acara ini tak lepas dari dukungan para sponsor, terutama Sunsilk, Bank Negara Indonesia, Pacific Place, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Pemda DKI, Departemen Perdagangan, serta peran dari media peliput, baik nasional maupun internasional.

Sampai jumpa lagi tahun depan, pada JFW 2011/12!