Rusly Tjohnardi Couture 2008-2009

Bertempat di Grand Ballroom The Ritz-Carlton Jakarta pada hari Jum’at tanggal 9 Mei 2008, jam 19.30 Rusly Tjohnardi turut memeriahkan Bazaar Wedding Expo yang berlangsung dari tanggal 9 hingga 11 Mei silam dengan mengadakan fashion show dengan mengangkat judul “Passion…”. Saya datang dalam rangka memenuhi undangan dari Fashionese Daily untuk mewakili Fashionese Daily. Setelah disambut dengan hangat oleh Koukla di pintu masuk Grand Ballroom, saya pun lantas mencari lokasi yang strategis untuk menikmati dan mengabadikan gaun gaun cantik karya alumni Esmod ini.

Show terlambat 30 puluh menit dari yang dijadwalkan. Acara dibuka dengan penampilan Syaharani yang menyanyikan lagu “Beautiful” milik Christina Aguilera, seolah-olah memberikan gambaran singkat tentang koleksi Rusly yang akan segera dipamerkan. Tak lama seusai Syaharani meninggalkan panggung, para hadirin cukup dibuat terkejut dengan kehadiran para model di sekeliling kursi tamu—berdiri dengan indahnya dalam balutan cocktail dress rancangan Rusly sebelum pada akhirnya satu persatu dari mereka melangkah dengan pasti ke atas panggung catwalk yang berbentuk huruf T.

Sesi pertama fashion show Rusly Tjohnardi menampilkan gaun-gaun cocktail dengan material yang begitu ringan sehingga nampak airy dan melayang-layang pada saat model berjalan dengan langkah agak cepat. Payet yang begitu detail menambah keindahan gaun-gaun dalam warna-warna pastel yang lembut. Saya yakin semua hadirin dibuat terpukau oleh koleksi Rusly dalam sesi pertama sebelum mata mereka kembali dibuat terkesima memandangi ladang bunga musim semi yang ditransformasikan ke dalam gaun-gaun pada sesi kedua.

Satu kata kunci untuk rancangan Rusly di sesi kedua: bunga! Seperti tersihir oleh semangat musim semi yang dikobarkan melalui permainan corak bunga dan warna-warna cantik pada gaun-gaun Rusly, saya seolah-olah merasa Grand Ballroom Ritz-Carlton mendadak terasa hangat—tepat seperti sensasi musim semi. Semua gaun yang ditampilkan di sesi kedua ini mengunsung corak yang sama yaitu bunga, bunga, dan bunga.

Pada sesi ketiga, Rusly menghentak para hadirin dengan enam gaun berwarna terang dan menantang. Model pun melenggak-lenggok dengan langkah perlahan yang menawan, tak lupa diiringi gerak badan beserta pose-pose yang sensual dan menggoda. Sangat disayangkan sesi yang sarat dengan warna-warna bold ini hanya menampilkan enam gaun saja. Mungkin bisa dikatakan bahwa sesi ini merupakan sesi eksperimental Rusly mengingat kebanyakan dari karyanya justru cenderung menggunakan warna-warna yang lembut. Well anyway, he’s done his best!

Dan akhirnya sesi bridal pun datang juga. Model-model dengan kulit hasil tanning melangkah anggun di atas catwalk dengan mengenakan gaun-gaun bridal bernuansa keemasan. Kesan elegan tersiar dengan sempurna ke dalam atmosfer peragaan gaun bridal karya Rusly Tjohnardi. Detail payet yang luar biasa memukau menambah keindahan setiap gaun yang ditampilkan, dan mungkin satu kata yang tepat untuk menggambarkan koleksi bridalnya kali ini adalah: STUNNING! Saya pun menangkap beberapa hadirin yang turut ’mengabadikan’ beberapa karyanya melalui digital camera ataupun kamera ponsel yang mereka bawa. (Semoga saja hasil jepretan mereka tidak dibawa ke tukang jahit langganan ya. Hehehe.)

Keseluruhan koleksi Rusly pun ditutup dengan gaun pengantin berwarna putih yang seolah-olah menjadi puncak kesempurnaan gaun-gaun hasil rancangannya. Sang model terus berpose dengan begitu elegan seolah meminta para juru foto untuk terus mengabadikan gaun terakhir dari fashion show Rusly Tjohnardi malam ini. Dan akhirnya seluruh model dari keempat sesi pun berjalan mengitari panggung catwalk dan mengambil posisi untuk pose terakhir sebelum Rusly Tjohnardi sang designer keluar dari backstage untuk memberi penghormatan kepada para hadirin. Senyum malu-malu tergores di wajah Rusly ketika menerima aplaus yang begitu meriah seolah meneriakkan kepada Rusly: ”you did such a beautiful work!”