Tried & Tested: 3 Macam Masker dari Mario Badescu

Sewaktu Luxola mengadakan sale anyar di penghujung akhir tahun 2013, saya sempat kalap dan membeli 3 (tiga!) jenis masker dari Mario Badescu. Berhubung sudah lama saya penasaran dengan varian maskernya yang bermacam-macam, jadi, ya, sekalian aja, deh. :)

Akhirnya dengan modal nekat dan komitmen untuk rajin pakai masker, saya membeli Enzyme Revitalizing Mask, Whitening Mask dan Super Collagen Mask. Setelah memakai ketiga masker ini selama beberapa bulan, here are my thoughts.

Mario Badescu MasksMask No. 1: Enzyme Revitalizing Mask

Masker yang melembabkan ini mengandung Alpha Hydroxy dan cocok untuk kulit kusam, kering atau mature. Ada kandungan papaya dan grapefruit extracts yang merupakan natural exfoliant dengan kandungan antioksidan dari Vitamin A dan E.

Well, well, well. Pertama kali saya mengaplikasikan masker ini, wajah saya langsung terlihat ‘bangun’ setelah dibilas. Maskernya terasa dingin di kulit dan saya bisa merasakan kulit saya sedang dibersihkan. Rasanya bukan cekit-cekit perih, kok, it just feels nice and refreshing. Oh ya, the product has a tendency to be separated, jadi sebaiknya diaduk sedikit sebelum diaplikasikan. Saya suka sekali memakai ini di kala saya sedang membutuhkan extra life di wajah saya. Sesuai dengan namanya, it revitalizes!

Mask No. 2: Whitening Mask

Masker ini mengandung kojic acid, licorice, mulberry dan tidak mengandung alpha hydroxy acids. Karenanya, masker ini cocok untuk semua jenis kulit. Masker ini juga dapat membantu brighten uneven skin tones serta menyamarkan bekas jerawat dan flek hitam.

Jujurnya, saya tidak mengharapkan masker ini dapat menyamarkan flek di wajah saya. I think it needs more than just a mask to do that. Tapi namanya penasaran, ya dicoba saja. Masker ini mengandung kaolin clay, 5 menit setelah diaplikasikan, masker ini akan kering (dan wajah tidak bisa digerakkan). Yang saya suka dari masker ini adalah efek mengencangkan kulitnya. Wajah saya juga terlihat bersih tapi tidak terlalu stripped off. Wanginya seperti bubble gum. As far as the evening out the skin tone, yeah, kalaupun ada, efeknya hanya sementara setelah memakai masker.

Mask No.3: Super Collagen Mask

This collagen and clay-based mask akan membantu mengencangkan, menutrisi dan membersihkan kulit sampai ke pori-pori. Kandungan oatmeal juga membantu mengurangi kemerahan dan iritasi pada kulit sensitif.

Got to be honest, this is my least favorite. Teksturnya sangat kental dan agak sulit untuk diaplikasikan dan diratakan ke wajah. Walaupun setelah dibilas, wajah memang terasa sangat kencang. Pori-pori terlihat lebih rapat juga. But it’s probably too tight for my liking. Di kulit saya yang ada tendensi dehidrasi, kulit saya jadi terasa agak terlalu ketarik setelah memakai masker ini. I think this will benefit better on oilier skin.

Mario Badescu Masks

Apa kalian pernah mencoba salah satu dari masker Mario Badescu ini? Atau mungkin pernah coba varian yang lain? Share your comments below, ya!