Go Back  

Welcome, Guest


Notices

School's Cool From Daycare, Pre-school, Pre-K, Kindergarten, Elementary School and Beyond.

Reply
 
Thread Tools
Sep 10, 2012, 04:44 PM   #76
wikit
 
Join Date: Jan 17, 2010
Location: Bright Side of the Moon
Posts: 1,139
Re: Fingerprint Test

Just Share aja yaa pendapat seorang psikolog ttg finger test print ini...

SIDIK JARI

oleh: Sarlito Wirawan Sarwono



Setelah kasus Otak Tengah, yang akhir-akhir ini sering ditanyakan
kepada saya adalah tentang Test Sidik Jari untuk mengetahui
kepribadian anak. Saya sendiri yang sudah 43 tahun malang-melintang di
dunia psikologi, belum pernah tahu sebelumnya tentang keberadaan test
tersebut dan tidak mau ambil pusing. Paling-paling penipuan lagi,
pikir saya.

Tetapi beberapa hari yang lalu, anak saya yang kebetulan juga
psikolog, berceritera kepada saya bahwa dia diajak temannya (baca:
dikejar-kejar) temannya untuk bergabung dengan usaha dia dalam usaha
test Sidik Jari. Lumayan, kata temannya itu. Captive market-nya
ibu-ibu yang punya anak kecil, dan sekolah-sekolah, dan biayanya Rp
500.000,-per anak.

Sebagai psikolog professional anak saya meragukan validitas dan
reliabilitas (keabsahan dan kesahihan) test itu. Apalagi dengan job
dan statusnya yang sudah mapan dan gajinya yang sudah berlipat-lipat
di atas UMR, dia tidak mau ambil risiko, karena itu ia minta pendapat
saya.

Saya langsung saja menyatakan bahwa saya pun tidak percaya, tetapi
saya penasaran. Maka saya pun browsing semua jurnal Psikologi (hampir
seluruh dunia yang berbahasa Inggris) yang bisa diakses oleh mesin
searcher dari Asosiasi Psikologi Amerika (APA) dimana saya menjadi
salah satu anggotanya.

Hasilnya menakjubkan, sekitar 40.000 tulisan yang mengandung kata
“finger print”. Langsung saya cari judul-judul yang kira-kira terkait
dengan sidik jari dalam hubungannya dengan bakat, kepribadian, atau
kecerdasan anak. Hasilnya: NIHIL!

Sedangkan kalau saya gunakan kata kunci Dermatoglyphic (Dermato
artinya kulit, Glyphs artinya ukiran, jadi kulit yang berukiran) ada
satu keluaran, yaitu tulisan berjudul “Neurodevelopmental Interactions
Conferring Risk for Schizophrenia: A Study of Dermatoglyphic Markers
in Patients and Relatives”, oleh

Avila, Matthew T.; Sherr, Jay; Valentine, Leanne E.; Blaxton, Teresa
A.; Thaker, Gunvant K. dalam Schizophrenia Bulletin, Vol 29(3), 2003,
halaman 595-605. Jadi tulisan yang satu ini pun hanya tentang hubungan
antara gejala sakit jiwa skhizoprenia (yang dipercaya merupakan
penyakit turunan) dengan pola sidik jari (yang juga merupakan bawaan),

Sebaliknya, dari Google saya mendapat banyak sekali keluaran setelah
memasukkan kata kunci “sidik jari”. Bahkan ada website-nya sendiri.
Hampir semuanya berceritera tentang ke-ilmiahan metode analisis
kepribadian dengan test Sidik Jari ini. Bahkan ada iklan promo yang
menawarkan test Sidik jari “hanya” untuk Rp 375.000 per anak. Sisanya
adalah testimoni dari orang-orang yang pernah mencoba test yang
katanya pelaksanaannya sangat mudah. Sedangkan salah satu kalimat
promosi mereka adalah bahwa “Analisa sidik jari memiliki tingkat
akurasi lebih tinggi daripada metode pengukuran lain. Klaim akurasi
87%”.

Luar biasa kalau test itu benar. Kalau seorang ibu sudah mengetahui
seluruh “rahasia” kepribadian anaknya melalui sidik jari anak, maka
dia tinggal ongkang-ongkang kaki dan dia hanya perlu mengatur anaknya
sesuai dengan petunjuk hasil test Sidik Jari, dan anaknya akan menjadi
orang yang pandai, jujur, kreatif, berbakti pada orangtua, beriman,
bertakwa, saleh/salehah. Lebih senang lagi anggota Densus88. Tidak
perlu berpayah-payah lagi mereka. Cukup dengan memeriksa sidik jari,
mereka bisa mengidentifikasi pembom bunuh diri menangkapnya dan
memasukkannya ke penjara.

Tetapi faktanya kan tidak seperti itu. Upaya manusia untuk mempelajari
jiwa sudah berawal sejak zaman Socrates, 400 thn sebelum Masehi, dan
melalui perjalanan sejarah yang panjang sekali, serta mendapat masukan
dari berbagai ilmu, termasuk ilmu faal dan kedokteran, serta
matematika, Wilhelm Wundt baru menyatakan Psikologi sebagai Ilmu yang
mandiri pada tahun 1879 di Leipzig, Jerman (versi Amerika oleh William
James, di sekitar tahun yang sama di Universitas Harvard).

Pasca kelahirannya, Psikologi berkembang terus, termasuk mengupayakan
berbagai teknik dan metode untuk mengukur berbagai aspek kepribadian,
termasuk test IQ, minat, sikap, bakat, emosi dan seterusnya.
Kemajuannya sangat langkah-demi-langkah, tidak ada yang langsung
meloncat, dan sebagaimana ilmu pengetahuan lainnya, setiap kemajuan,
temuan atau kritik selalu dilaporkan dalam jurnal-jurnal dan
seminar-seminar psikologi seluruh dunia. Karena itulah maka langkah
pertama saya adalah mengecek jurnal ilmiah Psikologi untuk memastikan
apakah test Sidik Jari ini termasuk metode yang diakui dalam Psikologi
atau tidak.

Di sisi lain, teknik analisis sidik jari juga sudah berembang sejak
1800an. Tahun 1880 Dr Henry Faulds melaporkan tentang sistem
klasifikasi yang dibuatnya untuk mengidentifikasi seseorang. Tahun
1901 teknik yang disebut Daktiloskopi ini digunakan di Inggris, 1902
di Amerika digunakan di kalangan pegawai negeri, 1905 di Angkatan
darat AS, dan sejak 1924 mulai dipakai oleh FBI. Tetapi semuanya
adalah untuk menentukan identitas fisik seseorang. Misalnya, apakah
benar sidik jari yang ditinggalkan pelaku di TKP (Tempat Kejadian
Perkara) perampokan adalah milik si Fulan. Sebelum ditemukan system
DNA, Daktiloskopi lah yang menjadi andalan Polisi.

Namun di kemudian hari, nampaknya teknik analisis Sidik Jari yang
awalnya hanya untuk identifkasi fisik, berkembang menjadi teknik
identifikasi psikis (kejiwaan) juga. Ilmuwan Inggris Sir Francis
Galton yang masih sepupu Sir Charlis Darwin adalah penganut teori
evolusi. Dia percaya bahwa kepribadian ditentukan oleh bakat-bakat
yang dibawa sejak lahir dan bakat-bakat itu terukir di sidik jari
srtiap orang. Maka ia menerbitkan buku “Finger prints” (1888) dan
memperkenalkan klasifikasi sidik jari yang dihubungkan dengan
klasifikasi kepribadian.

Pasca Galton, nampaknya Dermatoglyphs semakin berkembang dan diyakini
sebagai ilmu pengetahuan yang sahih, lengkap dengan buku-buku dan
jurnal-jurnal “ilmiah” mereka sendiri. Kalau kita cari di Google,
dengan kata kunci Dermatoglyphs akan keluar lebih dari 70.000
informasi, tetapi semuanya di luar komunitas ilmu psikologi. Dengan
demikian Dermatoglyphs sebenarnya adalah pseudo science (ilmu semu)
dari psikologi.

Ilmu semu lain dalam psikologi yang banyak kita kenal adalah Astrologi
(banyak di majalah-majalah wanita dan remaja, tetapi tidak pernah ada
di Koran SINDO), Palmistri (ilmu rajah tangan, yang ketika saya
mahasiswa sering saya pakai untuk merayu mahasiswi-mahasiswi Fakultas
Sastra sambil meraba-raba tangannya), Numerologi (meramal atau
menjodohkan orang dengan menggunakan angka-angka tanggal lahir dsb.),
Tarrot (dengan menggunakan kartu-kartu) dan masih banyak lagi. Semua
itu mengklaim diri sebagai ilmu, lengkap dengan literatur dan teknik
masing-masing, dan memang nampaknya sahih dan canggih betul (ada yang
putus dari pacar gara-gara bintangnya tidak cocok).

Tetapi ada satu hal yang tidak bisa dipenuhi oleh semua ilmu semu,
yaitu tidak bisa diverifikasi teorinya. Dalam Astrologi, misalnya,
tidak pernah bisa dibuktikan hubungan antara singa yang galak, dengan
bintang Leo. Apalagi membuktikan manusia berbintang Leo dengan
sifatnya yang galak (banyak juga cewek Leo yang jinak-jinak merpati,
loh!).

Dalam hal ilmu Sidik Jari, sama saja. Tidak bisa diverifikasi
bagaimana hububnannya antara sidik jari (bawaan) dengan sifat, minat,
perilaku, apalagi jodoh dan karir, bahkan kesalehan seseorang yang
merupakan hasil dari ratusan variable seperti faktor sosial, ekonomi,
budaya, pendidikan, lingkungan alam, dan sebagainya, walaupun juga
termasuk sedikit faktor bawaan.

Pandangan bahwa kepribadian ditentukan oleh fator bawaan (nativisme)
sudah lama ditinggalkan oleh Psikologi . Teori yang berlaku sekarang
adalah bahwa kepribadian ditentukan oleh pengalaman yang diperoleh
dari lingkungan. Karena itu untuk memeriksanya diperlukan proses yang
panjang (metode psikodiagnostik, assessment) dan duit yang lumayan
banyak.

Karena itu saya tidak pernah menyarankan orang untuk ikut psikotes
kalau hanya untuk ingin tahu. Buang-buang duit. Tetapi lebih sia-sia
lagi kalau buang duit untuk tes Sidik Jari.


Jakarta, 11 Mei 2011

sumber:
To view links or images in this forum your post count must be 5 or greater. You currently have 0 posts.
__________________
maman de Danny-boy | épouse de Wewe | accro aux couches lavables
history of us >>
To view links or images in signatures your post count must be 5 or greater. You currently have 0 signatures.
  Reply With Quote
Sep 17, 2012, 04:49 PM   #77
Fby
 
Join Date: Feb 7, 2012
Posts: 674
Re: Fingerprint Test

Wikit,
Oooo!, *ngangguk2*
Hampir aja gw ikutin anakku, lg dipikirin dlm bbrp minggu ini klo anakku peerlu tes gituan.. Hahaha, takut salah didik.. Hufff...... Balik lg deh ikuti naluri seorang ibu *ngesot*
  Reply With Quote
Sep 17, 2012, 07:49 PM   #78
Castiel10
 
Join Date: Feb 3, 2012
Location: back to jakarta city
Posts: 963
Re: Fingerprint Test

gue dulu pernah ditawarin finger test, kalo gak salah biayanya sekitar 500rb y. tapi gue ama hubby pikir manusia itu gak sedangkal itu, hanya dari sidik jari bisa melihat sifat orang. manusia gak sesimple itu ya kayaknya, makanya menurut kita itu agak wasting moneylah.
  Reply With Quote
Sep 17, 2012, 11:08 PM   #79
se7olution
 
Join Date: Sep 17, 2012
Posts: 1
Re: Fingerprint Test

mau coba dong fingerprint test.... bisa minta alamat contact nya?
terima kasih
  Reply With Quote
Oct 8, 2012, 10:29 PM   #80
dianjunarti
 
Join Date: Feb 28, 2011
Location: tangerang-indonesia
Posts: 40
Re: Fingerprint Test

O
To view links or images in this forum your post count must be 5 or greater. You currently have 0 posts.
jadi bingung mau coba apa gak yaaa? Soalnya temen aku ada yang nyoba test ini (wkt itu promo dr Frissian deh), dikasih tau sih gaya belajar anak yang sesuai apa... apa lebih condong ke visual,audio atau kinestetik.. dan dari hasil ketauan kalo mesti visual. Jd mommy nya coba pengajaran arah visual lewat gambar and its works ! Anaknya lmyn dpt nilai baik dalam setiap ulangan, makanya tertarik untuk nyoba. Tapi liat page2 sblmnya, kok harganya lmyn juga yaaa.. mulai dr ratusan ribu hingga jutaan rupiah gt. Kalo ada promo spt frissian itu sih ok2 aja ya.. iseng2, hehe... berhubung area rumah di tangerang, adarekomen gak harus kemana? Mohon infonya yaa...thank you, mommies...
  Reply With Quote
Oct 12, 2012, 03:52 AM   #81
febre
 
Join Date: Jun 27, 2012
Posts: 9
Re: Fingerprint Test

Kalo ak tetep tertarik sm ftp ini. Setuju sm dianjunarti bhw sdh terbukti oleh temannya td. Hehehehehe.. Dipikir2 drpd ikutin les macem2 yg keburu habisin uang jg tp ga "mempan" sm anaknya,mending dideteksi dl metode pengajaran yg tepat utk si anak gmn. Supaya tepat sasaran. Huehehehe! Tp kembali ke masing2 individu sih menganggap ftp itu perlu atau tdk.
To view links or images in this forum your post count must be 5 or greater. You currently have 0 posts.
  Reply With Quote
Oct 12, 2012, 04:41 AM   #82
AniSky
 
Join Date: Sep 14, 2012
Posts: 118
Re: Fingerprint Test

pernah ikut ftp ini yah ada yg cocok dan ada yang tidak, mengenai bakat dan minat anak sih, ya tinggal rajin aja mengamati anaknya sendiri jadi nggak terpaku sama hasil test doank.
  Reply With Quote
Oct 20, 2012, 11:39 AM   #83
dianjunarti
 
Join Date: Feb 28, 2011
Location: tangerang-indonesia
Posts: 40
Re: Fingerprint Test

Mommy, cuman mau info aja.. Kemarin lagi iseng-iseng ke Living World Alam Sutera ternyata lagi ada pameran Finger Print juga nih dari Sun Garden.. Cuman kyknya sampai besok tgl 21 Oktober 2012 selesai.
Lagi promo selama pameran, kalau mau tau pola belajar anak bayar Rp. 99,000 nanti diterangin ama konsultannya.
Kemarin sih dah nyoba ya iseng-iseng, yaaa ada beberapa saran soal pola belajar and bisa tau sih karakter anak gimana. Tapi tetep masih lengkapan report yang full komplit, yaa itu harganya jutaan.. Hiks...
  Reply With Quote
Reply Fingerprint Test #femaledaily Share this thread to Twitter Share this thread to Facebook

colspan="2">Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump

Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Test: How GAY Are You? Indrya Random Chat 93 Jul 3, 2010 02:47 PM