3 Jenis Detoks yang Terbukti Ampuh

Ada begitu banyak jenis detoks di luar sana, baik untuk kesehatan tubuh maupun ketenangan pikiran. Ada yang sudah pernah kamu coba?

1. Junk Food Detox

Kalau kamu sering ngikutin seri FD Experiment di FD blog, mungkin kamu sadar bahwa sebagian besar eksperimen yang berhasil adalah eksperimen yang berhubungan dengan apa yang kita konsumsi. Berkaca dari eksperimen diet gula saya, eksperimen ex-intern FD Andien yang minum wheatgrass shot selama seminggu, dan Ochell yang rutin minum jamu kunyit asam, kesimpulannya sama: makanan dan minuman yang bernutrisi akan langsung memberikan efek pada tubuh kita jika dikonsumsi secara rutin.

teatox-review-harga-2Bingung mulai dari mana? Kalau kamu lagi nggak mood untuk menambahkan jamu atau jus sayur ke dalam pola makan kamu, mulailah dengan stop “junk food” selama seminggu. Arti junk food di sini nggak harus selalu makanan siap saji, tinggal pilih aja “racun” kamu sendiri!

Buat saya, processed sugar adalah musuh utama. Bagi sebagian orang mungkin goreng-gorengan, makanan pedas, atau bahkan telur! Makanan apapun yang kamu tahu punya efek buruk untuk tubuh, coba kurangi dulu selama seminggu. Selain melatih tubuh untuk nggak ngidam makanan-makanan ini, mindset kita juga jadi terbentuk untuk lebih menjaga makanan.

2. Skincare Detox

skincare-layering-waktu-tunggu-1Ada begitu banyak bentuk skincare detox, mulai dari memangkas jumlah produk skincare, mengeliminasi produk-produk yang terlalu harsh, menjaga skin barrier dengan fokus melembapkan kulit, skip cleanser di pagi hari, dan masih banyak lagi. Selain mengontrol skincare routine itu sendiri, kamu juga bisa mulai membatasi pengeluaran untuk belanja skincare!

Salah satunya tentu dengan mencocokkan skincare dengan kondisi kulit kamu sekarang. Kalau lagi perawatan dokter, lakukan sampai tuntas dan rajin-rajin konsultasi supaya kamu bisa tahu kapan masih harus lanjut, kapan bisa dicampur dengan skincare OTC, dan kapan bisa lepas sepenuhnya.

3. Social Media Detox

Bagi sebagian orang, social media bisa jadi hal yang sangat “toxic”. Hal ini sudah dibuktikan oleh sebuah studi yang menyimpulkan bahwa lima media sosial populer seperti Facebook, YouTube, Instagram, Twitter, Snapchat, dan Instagram punya dampak negatif bagi kesehatan mental. Nggak cuma untuk cewek-cewek yang single aja, tetapi pressure yang sama pun seringkali dirasakan oleh para ibu muda atau ibu bekerja, seperti yang dibahas Kak Affi di artikel tentang self-love ini.

Lihat juga: Edit Foto Instagram: Kebiasan Baik atau Buruk?

MUA dan influencer Allyssa Hawadi serta salah satu FDBabes, Oday, adalah beberapa orang yang saya tahu sempat melakukan social media detox. It brought them some kind of peace and time to reflect. Lagipula, terlalu sering terpaku dengan social media kadang memang menghalangi kita untuk melakukan hal lain yang lebih produktif.

Detoks apa yang paling berpengaruh untuk kamu?