Review The Body Shop Fuji Green Tea Hair Scrub

Sudah nonton review singkat The Body Shop Fuji Green Tea Cleansing Hair Scrub di episode New Kit On The Block bulan lalu, kan? Yuk, sekarang baca review detail-nya.

Untuk pemilik kulit berminyak, otomatis minyak berlebih nggak cuma ada di kulit wajah saja, tetapi juga kulit kepala. Kondisi kulit kepala berminyak, ditambah rambut saya yang jumlahnya banyak dan tebal mau nggak mau bikin saya harus keramas setiap hari. Ribet? Pasti, tapi saya sudah pernah nyoba skip keramas sehari, alhasil gelisah seharian di kantor dan jadinya nggak produktif karena pengen buru-buru pulang lalu keramas :(

Karena itu, saat pertama kali melihat demo produk Fuji Green Tea Cleansing Hair Scrub ini di The Body Shop Trip awal tahun kemarin, saya cukup tertarik dengan konsepnya. Kombinasi Japanese Green Tea, mint menthol, dan sea salt kayaknya segar banget di kepala. Apalagi, hair scrub ini nggak mengandung silicone yang bisa meninggalkan residu dan bikin rambut makin lepek. 

Lihat juga: Kelebihan Silicone-Free Shampoo

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURESUntuk penggunaannya, hair scrub ini sebenarnya bisa dipakai sendiri atau digabung dengan shampoo lain. Butiran scrub-nya menurut saya seperti es serut (seriously!) yang langsung lumer setelah digosok selama beberapa detik di kulit kepala dan tersentuh air. Saat scrub-nya sudah meleleh, produk ini akan bertransformasi seperti shampoo biasa dan mengeluarkan busa. Cuma berhubung hair scrub ini nggak mengandung silikon, jadi busa yang dihasilkan pun lebih “keset” dan bukan tipe busa yang halus.

Ada sensasi cooling, tapi nggak berlebihan. So far, nyaman banget dipakai, meskipun menurut saya packaging-nya bikin agak sulit pengaplikasian (harus dicolek lalu diratakan ke kulit kepala). If this product comes in a tube, I think it’d be better!

Setelah memakai produk ini selama tiga hari berturut-turut, ternyata ada efek yang lumayan terasa dibandingkan memakai shampoo biasa. Bagian atas kulit kepala saya, yang biasanya paling berminyak, sekarang jadi nggak cepat lepek dibanding biasanya. Kalau saya iseng-iseng mengusap kulit kepala di bagian tengkuk pun nggak ada sisa minyak yang nempel. Rambut juga terasa jauh lebih bersih dan overall terlihat lebih shiny. Sayangnya, wangi hair scrub ini nggak tahan lama, hanya beberapa jam setelah selesai keramas saja.

Lihat juga: Pertama Kali Nyobain Hair Scrub

Berbeda dengan saya, Ochell justru merasa hair scrub ini nggak ada bedanya dengan shampoo biasa. Dari pengalaman Ochell, hair scrub ini belum cukup ampuh untuk mengurangi minyak, hanya enak dipakai aja karena wanginya yang refreshing. Ochell juga suka karena efeknya yang bisa bikin rambut “keset” tapi nggak kering.

Buat kamu yang malas ribet dan nggak mau pakai hair scrub setiap hari, produk ini bisa jadi treatment mingguan untuk mendetoks kulit kepala dari sel kulit mati dan kotoran yang menumpuk. Salah satu alasan rambut gampang lepek kan karena kotoran menumpuk di akar dan bikin rambut jadi terlihat lemas dan nggak bervolume. Dengan harga Rp250.000 untuk 250ml, hair scrub ini dijamin awet berbulan-bulan, apalagi kalau rambut kamu tipis.

Tertarik coba?