Saat Makeup Palsu dan Gajebo Jadi Pilihan

Percaya atau nggak, banyak orang belanja di market place khusus untuk membeli makeup palsu. Sah atau nggak di kamus kamu?

Berawal dari menonton sebuah video review lipstick Huda Beauty dari seorang vlogger Malaysia, saya menemukan istilah baru yaitu “inspired makeup”. Istilah ini digunakan oleh beberapa vlogger terhadap makeup bajakan alias KW yang hasilnya sama sekali nggak mengecewakan.

Kemudian saya menemukan juga video one brand makeup tutorial Kylie Cosmetics KW, dan si vlogger dibuat heran sendiri karena hasilnya bagus banget. “Why are you so good? You are supposed to be bad!” kata sang vlogger Malaysia, Azwa Zuzu, saat nyobain Kylie Burgundy Palette-nya yang super pigmented, dan juga highlighter Kylie seharga 80 ripu perak, yang sukses memberi dia hasil glowing wet look ala legit highlighter.

makeup-palsu-ali-express-1

Di luar negeri, makeup palsu dan gajebo buatan Tiongkok dipasarkan di e-commerce seperti AliExpress dan punya banyak penggemar. Because they perform so well! Coba intip video vlogger berikut, yang dihujani ucapan terima kasih karena membuat video khusus berisi keyword-keyword yang bisa digunakan untuk menemukan sejumlah produk makeup palsu “berkualitas” dengan lebih mudah. Contohnya, UCANBE untuk Urban Decay ala-ala, atau MRC untuk produk MAC bajakan.

Okay, can we really blame people for liking a quality, budget product? Nope. Apa lagi, saat reaksi negatif atau bahan berbahaya kosmetik palsu yang sering ditakutkan, ternyata tidak terbukti oleh mereka. Trend perilaku beauty enthusiast yang mungkin bisa dibilang mendukung pembajakan ini, nggak bisa dipungkiri adalah salah satu efek dari tekanan untuk mengikuti trend, tapi apa daya budget nggak kesampaian.

Banyak bertebaran komen-komen di Youtube, bahwa orang-orang tertarik dengan satu eye palette yang lagi hits, misalnya, tapi nggak bersedia membayar $50 karena mereka cuma naksir desain kemasannya yang lucu. Nggak heran dong kalau mereka senang, saat performa produk KW mereka ternyata di luar ekspektasi.

maxresdefault

Image: Abbie Willoughby

Fakta bahwa nggak ada satu pun produk makeup KW di koleksi makeup saya jelas menunjukkan bahwa saya bukan pendukung inspired makeup, atau apa pun sebutannya. Saya juga nggak meng-encourage kamu untuk membeli makeup KW. Di Amerika mungkin krirsis-nya berbeda, karena banyaknya produk hits dari brand high end lokal mereka yang mahal, sedangkan produk drugstore mereka produksi Tiongkok. Kalau di Indonesia, urgensi nya apa? Makeup lokal kita bagus-bagus dan harganya terjangkau pula; nggak perlu dicari dupe-nya karena istilahnya, semua juga mampu membeli.

Tapi, fakta bahwa makin banyaknya video Aliexpress haul di Youtube dengan ratusan ribu views pun menunjukkan bahwa buanyak banget orang yang menganggap bahwa beli makeup KW itu halal, menyenangkan, dan satisfying. Beda jauh kasusnya dari membeli makeup KW karena tertipu.

Share dong, pendapat kamu soal trend ini. Apakah “sah” di kamus kamu dengan sengaja membeli makeup palsu atau bajakan ?