Plus-Minus CC Cream

Katanya sih, perempuan Prancis doyan pakai CC cream untuk tampilan natural. Sebagai pemakai CC cream, ini alasan kenapa menurut saya CC cream nggak untuk semua orang.

Seringnya memakai CC cream sehari-hari jadi bukti kalau saya bukan satu dari banyak orang yang menganggap bahwa CC cream adalah produk yang useless. Coverage tanpa kesan dempul, ringan dan ada benefit SPF-nya bikin saya suka pakai CC cream.

CC cream yang paling sering saya pakai adalah Hada Labo, terutama yang varian Whitening. Punya Zoya juga lumayan, walau masih agak abu-abu di wajah. Cuma itu? Nggak sih, banyak juga lainnya yang saya suka, tapi hasil dan fungsinya bukan lagi color correcting, yang merupakan kepanjangan dari CC itu sendiri.

CC cream Max Factor dan La Tulipe, misalnya. Menurut saya jatuhnya lebih ke light-medium foundation. Banyak orang juga berpendapat bahwa CC cream hanya nama lain dari tinted moisturizer, sehingga hasilnya nggak meng-correct apa-apa, cuma sedikit meratakan warna kulit. Yup, harus saya akui, CC cream adalah label marketing yang kadang jadi “kabur” sendiri saat sampai di pasaran.

 cc-cream-bagus-1

Beberapa kekurangan yang paling sering saya temui pada CC cream, yang pertama adalah teksturnya. It seems to move around a lot, dan nggak terlalu tahan lama di wajah (Looking at you, IT Cosmetics). Nah, karena teksturnya ini juga, banyak CC cream yang susah di-layer, karena biasanya akan cakey.

Terus, siapa dong yang cocok pakai produk ini? Menurut saya pribadi, yang udah mencoba beberapa CC cream, produk ini cocok untuk kamu yang punya jenis kulit normal cenderung kering, dan masalah warna kulit nggak rata. But not necessarily acne scars, ya. Dan pastinya, kalau kamu nggak masalah dengan coverage ringan.

Baru-baru ini, saya nyobain satu produk sejenis CC cream yang dipopulerkan oleh brand-brand millennial, yaitu skin tint (yang saya coba dari brand First Aid Beauty). Well, basic-nya sama ya, makeup base ringan dengan SPF dan sedikit daya tutup. Menurut saya, produk ini mirip Benefit POREfessional Pore Minimizing Makeup, dan secara tekstur, kedua produk ini lebih unggul dari CC cream tradisional. If you’ve been struggling with CC creams, skin tint bisa kamu coba.