9 Spa Tradisional Indonesia Ini Bisa Saingi Spa Luar Negeri

Kalau biasanya kita lebih familiar dengan perawatan spa dari Thailand, Korea, atau Jepang, sekarang saatnya kita lebih dekat dengan spa tradisional khas Indonesia.

Self-pampering lewat treatment spa semakin disukai banyak orang. Nggak cuma yang hobi perawatan aja yang suka datang ke spa, orang-orang kantoran yang ingin melepas lelah sehabis kerja atau mereka yang sedang berlibur sering menyempatkan waktu untuk me-time dengan mengunjungi day spa. Bahkan, spa bisa jadi salah satu wisata estetika yang bikin wisatawan mancanegara tertarik untuk datang ke Indonesia.

Potensi spa dalam negeri pun sudah bisa diadu dengan spa milik negara lain. Tahun 2009 lalu, Bali ditetapkan sebagai The Best Spa Tourism Destination in the World dalam ajang International Wellness Award 2009 di Jerman. Berbagai tempat spa di Indonesia juga sudah beberapa kali ikut serta dalam ajang tahunan World Luxury Spa Awards dan untuk tahun 2017 ini setidaknya ada 11 kategori yang berhasil dimenangkan oleh Indonesia.

Kategori tersebut antara lain adalah Luxury Destination Spa untuk kategori global, Luxury Wellness Spa kategori global, Luxury Destination Spa kategori kontinen Asia, and the list goes on. Penghargaan ini dinilai berdasarkan kualitas, inovasi dan servis dari masing-masing spa.

Indonesia sendiri menurut saya punya nilai jual tinggi di bidang wellness treatment. Selain hospitality dan keramahan terapis yang hampir nggak bisa ditemuin di negara lainnya, treatment spa kita biasanya menggunakan teknik-teknik dan bahan alami yang khas ala nusantara. Saat ini kita punya 9 spa tradisional asli Indonesia yang sudah jadi tradisi turun-temurun di masing-masing daerah.

Selain Lulur dari Jawa yang populer dan ada di hampir setiap tempat spa, ada juga Boreh dari Bali, Tangas dari Betawi, So’oso dari Madura, Batangeh dari Sumatera Barat, Bakera dari Sulawesi Utara, Tellu Sulapa Eppa dari Suku Bugis Sulawesi Selatan, Oukup Batak dari Sumatera Utara, hingga Batimung dari Kalimantan Selatan. Kesembilan spa khas daerah ini dikenal dengan Etno Wellness dan sebenarnya kalau digali lebih dalam lagi, masih banyak lagi ritual perawatan asli dari pelosok nusantara yang lainnya.

siladen_spa_06

Image : siladen.com

Selain teknik yang beragam antara satu daerah dengan yang lainnya, ritual spa tradisional ini biasanya dilakukan di momen-momen tertentu yang kental dengan unsur budaya, ada yang dilakukan saat menjelang hari pernikahan, setelah melahirkan, ataupun saat baru sembuh dari sakit tertentu. Bahan yang digunakan pun sangat beragam dan menggunakan perpaduan rempah-rempah khas Indonesia, seperti tepung beras, kencur, temu kunci, beras ketan hitam, kunyit, jahe, bir pletok, jamu, rebusan bunga, biji-bijian, hingga minyak astiri.

Untuk mengenalkan berbagai spa tradisional ini ke publik di dalam dan luar negeri, Kementrian Pariwisata bahkan membentuk Sub-bidang Promosi Wisata Kuliner dan Spa yang berada di bawah Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara. Kita bisa juga lho ikut membantu mempromosikan tentang Etno Wellness Indonesia supaya nggak kalah saing dengan spa asal negara tetangga yang biasanya menjamur di hotel-hotel bintang lima itu.

Buat yang penasaran seperti apa treatment khas Suku Bugis, Batak ataupun yang lainnya, nggak perlu pergi jauh-jauh kok karena di Jakarta juga sudah tersedia. Dua spa yang sudah memiliki treatment Etno Wellness  adalah Gaya Spa dan Martha Tilaar Spa. Di Gaya Spa, kita bisa pilih di antara 9 spa khas daerah dengan harga sekitar Rp689.000,- untuk paket perawatan termasuk  footbath, body massage, body scrub dan lainnya.

Sementara kalau mau treatment di Martha Tilaar, baru ada 4 macam yakni Kendedes Princess Ritual (Jawa), Boreh (Bali), Batimung Body Treatment (Kalimantan), dan Bakera Body Treatment (Sulawesi). Sementara range harganya mulai Rp225.000,- hingga yang tertinggi Rp640.000,-  berlaku di seluruh cabang Martha Tilaar Spa. Oh ya, kalau di Gaya Spa yang paling sering dipilih adalah Oukup Batak, sementara yang populer di Martha Tilaar Spa adalah Batimung dari Kalimantan Selatan.

Semoga spa tradisional ini makin banyak hadir di tempat spa di seluruh Indonesia ya, karena ini tentu jadi bagian melestarikan dan memperkenalkan warisan budaya kita. Kalau ada yang udah pernah coba salah satu dari 9 spa tradisional di atas, silakan share di sini ya.