Cat Rambut Tanpa Amonia di Salon Devasre

Hair coloring for me is a must! Hehehe, saya memang doyan bergonta-ganti warna rambut supaya penampilan selalu fresh dan tampak berbeda! Kini, saya mulai concern mencari cat rambut yang tanpa amonia. Mengapa?

Mengganti warna rambut bagi saya adalah cara paling mudah untuk mengubah penampilan. Setiap 3 hingga 5 bulan sekali, saya pasti sudah gelisah ingin nge-cat rambut, hahaha. Nah, masalah rambut kering dan mudah patah kini sedang saya alami. Salah satu sebabnya, lantaran saya agak malas sih merawat rambut dengan hair mask.

Rambut Santi Sebelum Coloring di DevasreMaka, ketika saatnya untuk touch up warna rambut saya yang sudah mulai pudar, saya pun mulai cari-cari salon yang menawarkan cat rambut tanpa amonia. Mengapa? Amonia memang salah satu bahan yang umum ada di dalam produk cat rambut, karena bahan kimia ini memudahkan cat rambut meresap ke dalam rambut dan membuat warnanya lebih mudah menempel. Tapi, efek buruknya adalah rambut menjadi mudah kering atau patah.

Ketika saya mendapat info bahwa di Devasre Salon yang terletak di Jalan Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, Jakarta Selatan, menyediakan cat rambut tanpa amonia dengan teknologi terbaru, saya pun jadi tertarik mencobanya.

Front Desk Salon DevasreSalon Devasre ini menempati sebuah bangunan rumah yang bertuliskan Rumah Boenga. Jadi, Salon Devasre ini memang menjadi satu tempat dengan Rumah Boenga Spa yang telah lebih dulu berdiri. Saat masuk ke dalamnya, suasana homey dan nyaman pun langsung menyergap.

Hari itu saya ditangani langsung oleh Deny, stylist senior di Devasre. Ia pun menyarankan agar rambut saya dibentuk kembali karena potongannya sudah berantakan. Setelah berembuk, kami sepakat rambut saya di bagian belakang diberi layer lagi agar tampak lebih menggembung dan tebal. Dan, permainan layer ini, nantinya akan lebih ditonjolkan dengan melakukan pewarnaan rambut. Kami pun juga diskusi tentang pilihan warna rambut, saya ingin warna rambut cokelat dan permainan gradasi warna cokelat terang.

Salon Devasre Proses BleachingSo, renewing my hair style has just started. Deny mulai melakukan pemotongan kering pada rambut, agar proses pembuatan layer di rambut jadi lebih mudah terlihat. Setelah rambut saya dipotong, dirapikan kembali layer-nya, barulah dilakukan pencucian rambut. Sehingga sisa-sisa bekas potongan rambut pun tidak tertinggal di kulit kepala.

Setelah rambut dicuci bersih dan dikeringkan sebentar sehingga rambut saya masih terasa basah dan lembap, Deny pun mulai melakukan proses bleaching pada beberapa bagian rambut. Nah, produk bleaching rambut yang digunakan ini berasal dari brand pewarna rambut: Keune buatan Belanda (Baca: ku-ne). Bahkan Keune juga memiliki varian Keune So Pure 100% Herbal yang memang ditujukan khusus untuk ibu hamil dan menyusui. Wow, keren ya! Semoga produk cat rambut ini segera masuk ke Indonesia supaya ibu hamil dan menyusui juga tetap bisa mempercantik warna rambutnya.

Salon Devasre Proses ColoringOkey, kembali ke proses bleaching rambut yang saya jalani, maka produk yang diaplikasikan ke rambut saya adalah Soft Bleach. Dan, agar rambut saya tidak terlalu kering, stylist Devasre hanya mengaplikasikan bleaching yang paling rendah yaitu hanya sebesar 3%. Sebenarnya, proses bleaching sendiri dapat membuat warna rambut kita jadi lebih terang 6% hingga 9%. Dalam kondisi rambut masih lembap, produk soft bleach yang aromanya sama sekali tidak menyengat seperti produk bleaching umumnya, diaplikasikan ke rambut saya. Untuk menghasilkan warna Ombre atau gradasi, maka diaplikasikan dengan teknik Sasak Ombre dan Waving.

Untuk teknik Sasak Ombre, sang stylist sengaja mengambil sebagian rambut lalu menyasaknya sedikit. Nah, rambut yang tidak ikut tersasak, itulah yang di-bleaching. Sedangkan teknik Waving adalah mengambil sebagian rambut, lalu diambil sebagian dengan cara seperti merajut. Rambut yang terambil dengan ujung sisir, itulah yang akan di-bleaching.

Deny, hairstylist Devasre memang memadukan teknik Sasak Ombre dan Balayage pada rambut saya, karena ia ingin membuat rambut saya tampak lebih natural. That is actually what I want to get from this retouch hair treatment. Proses bleaching hanya berlangsung selama 15-20 menit. Kemudian rambut saya dicuci bersih, lalu di-blow dry sejenak dan dalam kondisi rambut masih lembap dilakukan proses pengecatan dengan hair color dari Keune.

Cat Rambut Tanpa Amonia Salon Devasre

Produk pewarna rambut tanpa ammonia ini memang dalam pengaplikasiannya tidak memerlukan rambut dalam kondisi kering. Dengan cara ini, maka cat rambut Keune ini terbukti tidak membuat rambut saya jadi kering ataupun patah-patah setelahnya. Produk cat rambut tanpa ammonia ini juga aromanya tidak menyengat, bahkan menurut saya baunya lebih mengingatkan saya pada wangi shampoo yang menyenangkan. Dan menurut Deny, cat rambut Keune ini memang juga bersifat menutrisi rambut sembari mewarnainya lebih cantik.

So far I am satisfied with my new hair colour. Bagi kamu yang juga ingin mewarnai rambut dan nggak ingin proses coloring malah jadi merusak kesehatan rambut, maka produk cat rambut tanpa amonia bisa jadi pilihan bijak! You can go to Devasre Salon for sure! :)