Alasan Fenty Beauty Lebih dari Sekedar Brand Kosmetik

Weekend kemarin, internet dihebohkan dengan dirilisnya Fenty Beauty, brand kosmetik Rihanna yang sudah ditunggu-tunggu banget semenjak beritanya muncul tahun 2016 lalu

Dirilis eksklusif di Sephora, Fenty Beauty memakan waktu hampir dua tahun lamanya dalam proses produksi. Waktu Rihanna mengumumkan bahwa dirinya akan membuat beauty brand, pertama-tama saya berpikir bahwa Fenty Beauty hanya akan jadi “just another celebrity beauty brand”. Tapi setelah melihat video teaser-nya di Instagram @fentybeauty yang menampilkan perempuan dengan berbagai warna kulit (termasuk rising it girl Halima Aden), sepertinya beauty brand yang satu ini nggak main-main ketika mengklaim dirinya inclusive!

Begitu melihat foto-foto packaging-nya, saya pribadi langsung suka. Momentum untuk memakai warna millenials nude pink-nya masih dapet dan nggak berasa redundant karena sebelumnya udah ada KKW Beauty yang menggunakan nuansa packaging yang mirip. Tapi, berbeda dengan approach KKW Beauty yang produk-produknya yang fokus pada Kim, Rihanna menempatkan fokus Fenty Beauty pada konsumen dan berusaha menjawab kebutuhan perempuan akan kurangnya diversity di industri kecantikan. Di website resmi Fenty Beauty, statement Rihanna terpampang nyata:

Screen Shot 2017-09-10 at 10.03.35 AMDi hari launching, semua perhatian langsung tertuju pada Pro Filt’r Soft Matte Longwear Foundation ($34) yang memiliki empat puluh pilihan warna. Empat puluh! :D  Foundation ini memiliki coverage medium to full, oil-free dan tekstur yang ringan. “…this longwearing, light-as-air texture is undetectable on skin so you always look like you.”, begitu deskripsi di website-nya.

Keputusan Rihanna untuk membuat foundation dengan pilihan warna sebanyak ini sekaligus mematahkan “alasan” beberapa beauty brands yang masih belum mau menambahkan pilihan warna foundation-nya dengan warna-warna gelap. Meskipun tentunya sudah ada kemajuan dibandingkan beberapa tahun lalu, tapi kalau respon konsumen WoC (women of color) terhadap foundation Fenty Beauty masih sebesar ini, berarti sebenarnya para beauty brands tersebut masih bisa mewadahi kebutuhan mereka lebih maksimal lagi.

Yang spesial dari Fenty Beauty tentu nggak hanya di foundation aja, ada juga produk-produk lain seperti face primer, highlighter and contour sticks, brush, beauty sponge, dan juga blotting paper. Harganya berkisar di antara $18 – $54. Meskipun nggak tersedia di Sephora Indonesia, tapi kamu bisa menemukan produk-produknya di Sephora negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Screen Shot 2017-09-10 at 10.00.37 AM

Screen Shot 2017-09-10 at 10.02.48 AM-sideInstagram.com/fentybeauty

Di tengah-tengah situasi politik dan isu ras yang lagi panas-panasnya di Amerika Serikat, Fenty Beauty hadir dengan membawa sebuah gerakan dengan wadah kosmetik. Ada nilai-nilai yang dibawa, bahwa semua perempuan berhak mendapatkan privilege yang sama, termasuk dalam memilih foundation yang cocok dengan warna kulit mereka. Terkesan sepele? Menoleh ke belakang, ada berapa peristiwa sejarah terbesar di dunia terjadi karena diskriminasi warna kulit? Justru ini bisa menjadi isu yang lebih serius kalau di tahun 2017 ini, memilih warna foundation “aja”, banyak perempuan berkulit gelap yang masih kesulitan. Lewat Fenty Beauty, Rihanna menyorot isu sosial lain yang lebih jauh dari sekedar kosmetik dan secara nggak langsung turut mengajak orang-orang yang mungkin tadinya cuek menjadi lebih aware.

Fenty Beauty is not just a beauty brand, it’s a beauty brand with a movement and real delivery.