Mau Usaha Jastip, Apa yang Harus Disiapkan?

Servis belanja dengan sistem jastip makin banyak nih. Kali ini saya pingin bahas sedikit proses membuka servis populer ini.

Kalau kemarin saya udah kasih rekomendasi beberapa akun Instagram jasa titip, sekarang saya mau coba ngulik sedikit proses jasa titip itu sediri. Nah, kali ini saya interview CEO/ Founder Bistip Jakarta, Karrent Rusli. Kenapa Bistip? Soalnya Bistip yang paling ramai dan terkenal di Jakarta. Yuk, langsung simak obrolan singkat saya bareng Karrent.

Sejak kapan buka Bistip?

“Mulai buka jasa titip September 2016 lalu. Awalnya aku pingin manfaatin bagasi aku yang nggak kepakai, kebetulan aku kuliah di United Kingdom. Nah, karena kalau aku pulang selalu bawaiin oleh-oleh buat temen-temen aku yang lumayan banyak, jadi dibanding aku tongpes, ya sekalian aja aku buka usaha kaya gini. Lumayan lah untuk nambahin uang jajan, hehe.”

karrent-rusli-Bistip.JKT-GOMartInternational

Sistem buka PO di Bistip sendiri gimana sih sebenarnya?

“Jadi kita baru buka PO kalau ada temen atau keluarga yang mau pulang dari suatu negara. Tapi sekarang aku juga punya beberapa tim di negara seperti Jepang, Hongkong, Australi, dan Amerika, untuk selalu bantuin buka PO. Karena sekarang kita udah lumayan gede, jadi nantinya sistem orderan akan melalui website dan mobile apps. Di website ini juga calon pembeli bisa langsung cek harga jastip-nya, tanpa harus nunggin di bales chat.”

Untuk bisa jadi tim Bistip gimana?
“Aku nggak buka untuk siapaun sih. Jadi yang bisa jadi tim bistip hanya orang-orang yang sudah aku kenal aja. Mostly my partner adalah teman-teman dekat aku sendiri.”

Kalau boleh tahu, sistem itung-itungannya gimana?
“Kalau sekarang sih itu manual dan aku lihat sebesar apa sih barangnya? Kalau kecil kaya lip balm paling harga jasanya tuh Rp20.000,-. Tapi kalau udah seperti sepatu, bisa Rp 1.000.000,- sendiri, soalnya makan tempat banget. Nah di sini yang aku itung juga bukan hanya dari size barang sih, tapi dari cukai juga. Karena aku nggak mau sistem gelap gitu, jadi semua barang yang aku bawa ke Indonesia, selalu aku state di airport.”

Bistip.JKT-GOMartInternational

Oh ya, kayanya Bistip Jakarta tuh punya beberapa akun, ya? Apa aja dan apa sih bedanya?

“Jadi kita punya tiga akun yang berbeda. Pertama kita punya akun Bistip.JKT yang buka PO random dari beberapa negara, wich is itu servis kita yang paling terkenal banget. Terus kita punya servis yang namanya Gomart.intl, kalau ini bedanya dengan Bistip adalah orang bisa request produk yang mau dibeli. Biasanya dalam bentuk group order atau B2B service. Jadi aku akan berangkat khusus, hanya untuk beliin produk mereka pesan. Dan tanggal pergi  dan pulang sudah disesuaikan dengan klien. Istilahnya kaya GoJek gitu deh, tapi taraf internasional.”

“Kita juga punya namanya Bistip Jakarta, kalau ini khusus untuk barang-barang ready stock yang udah aku beli. dan untuk haganya, biasanya lebih murah ketimbang harga PO, karena aku nggak perlu usaha ngider nyariin barangnya. Selain yang tadi udah aku sebutin kita juga punya servis lainnya, ditunggu ya hehe. Nah nanti semua jasa-jasa ini akan dikumpulin di website www.gomartinternational.com yang bakalan launching akhir bulan September.”

Bistip makin rame nih, kedepannya akan gimana sih?

“Kita akan punya kantor untuk ngurusin barang-barang yang dateng nantinya. Terus kita juga punya satu event menarik di tanggal 29 September – 01 October 2017, acara lelang dan barang yang kita lelang adala LV X Supreme. Tujuannya untuk give back ke anak-anak yang kurang beruntung, yang nggak bisa sekolah. Dan kita kerjasama dengan @c4kidsindonesia.”

Jadi terinspirasi mau buka servis ini? Tungguin ya, karena katanya sih, Karrent bakalan ngeluarin buku soal pengalamannya ngebangun Bistip Jakarta!