Jerawat Kecil-Kecil di Lengan? Mungkin Keratosis Pilaris

Penyakit kulit ini diderita hampir 50% populasi dunia. Yuk, cari tahu penyebab keratosis pilaris dan cara mengatasinya!

Saat masih SMP, saya ingat bahwa tiba-tiba lengan atas saya muncul beberapa bentol-bentol kecil yang terasa kasar saat dipegang. Waktu konsultasi ke dokter, dibilang bahwa saat dewasa nanti pasti akan hilang sendiri, jadi saya nggak pernah mencoba mengobati jerawat-jerawat ini. However, I’m now 20 and this annoying skin condition is still not going away! Walaupun tidak berbahaya dan nggak sakit, kondisi kulit ini bisa membuat orang merasa self-conscious dan kurang percaya diri.

keratosis pilaris femaledailyMy keratosis pilaris, on a “good” skin day.

Keratosis pilaris di lengan saya biasanya saya sembunyikan dibawah baju berlengan panjang. Dulu, kalau sudah frustrasi, saya nutupin dengan berlapis-lapis concealer sad emoticon.

Baca juga: Tips Pede dengan Jerawat Tanpa Foundation

Apa itu Keratosis Pilaris dan Apa Penyebabnya?

Keratosis pilaris (KP) disebabkan oleh penumpukan keratin (protein dasar penyusun rambut, kulit dan kuku) yang menyumbat folikel rambut, menyebabkan permukaan kulit menjadi kasar dan muncul bentol-bentol kecil seperti jerawat. Karena kemiripannya, penyakit kulit ini juga akrab dipanggil “chicken skin” atau penyakit kulit ayam. Biasanya KP muncul pada kulit lengan, paha, dan bokong, tapi juga bisa muncul di daerah badan yang lain.

Penumpukan keratin bisa terjadi karena berbagai alasan, termasuk faktor genetik atau gara-gara kondisi kulit lainnya, seperti dermatitis atopik dan eksim. Pemilik kulit kering lebih rentan terkena KP karena siklus pengelupasan alami kulit lebih lambat, menyebabkan lebih banyak sel kulit mati yang terjebak di kulit, dan dapat membantu pembentukan bentolan baru. Saya sendiri juga merasa kalau KP saya seringkali memburuk saat cuaca dingin dan kelembapan rendah.

keratosis pilaris medicalbiteFoto: Medicalbite.com

Sejujurnya, ahli dermatolog tidak memiliki jawaban yang pasti mengapa KP atau penumpukan keratin dapat terjadi, and there is no universally effective cure available either. Meskipun KP biasanya sembuh sendiri seiring bertambahnya usia, hal ini tidak selalu terjadi. In most cases, keratosis pilaris tidak dapat disembuhkan dengan total. Namun, dengan gaya hidup yang sehat dan penggunaan produk yang pas secara rutin, kondisi kulit ini dapat terkendali.

Tips Mengatasi Keratosis Pilaris

Dulu, saya kira bahwa salah satu penyebab keratosis pilaris adalah mandi nggak bersih (LOL), jadi saya mencoba rajin scrubbing di daerah lengan. Hasilnya? Kulit saya bukannya membaik, malah menjadi tambah kering dan merah-merah. Jadi, saya akan sarankan untuk menghindari body scrub, atau apapun yang mungkin terlalu harsh untuk kulit.

Baca juga: Perhatian untuk Pemakai Body Scrub dan Shower Puff

Instead, pastikan area tersebut terhidrasi dengan baik dengan moisturizer karena kulit yang kering adalah salah satu penyebab KP. I know a lot of people with KP loves Amlactin Moisturizing Body Lotion and CeraVe Renewing SA Lotion. Banyak juga yang melihat kemajuan setelah menggunakan produk retinoid, atau kombinasi coconut oil dan cuka apel. Sekarang saya lagi mencoba chemical exfoliation dengan AHA, and I’ll tell you guys if I see any results with it!

Kalau home remedies atau treatment OTC tidak bekerja setelah satu sampai dua bulan, and you’re getting pretty frustrated, pergilah ke dokter kulit. Dokter mungkin akan meresepkan obat yang lebih kuat, atau suggest menjalani perawatan laser yang dapat membantu mengurangi kemerahan dan bentolan-bentolan kecil yang menyebalkan ini.

Apakah kamu ada tips lain untuk mengatasi keratosis pilaris? I’d love to read them in the comments section below! smile