Lipstick Monday: Rose All Day Lip & Cheek Duo

Udah denger tentang brand makeup lokal Rose All Day? Ini dia review dan swatch Rose All Day Lip & Cheek Duo.

Setelah sebelumnya udah dibahas oleh Karin sebagai potentially Glossier ala Indonesia, kali ini saya mau share real review Rose All Day Lip & Cheek Duo, produk pertama Rose All Day yang minggu lalu sampai ke meja editorial FD. Saya sih penasaran banget, karena di website roseallday.co, brand ini super spesifik mengenai esensi produk-produk mereka:

“We create beauty products that are the perfect essentials for your everyday “no makeup” makeup look.”

“Here at RADC, we like keeping things as natural as possible. With our skin fresh, glowing and dewy, we are ready to slay the day and take on those #bossladymoments.”

???????????????????????????????

Produk yang saya coba adalah Rose All Day Lip & Cheek Duo (4gr,Rp165.000,-) dalam warna Pop, Clink dan Fizz. OK, first of all, dus pink-putihnya sejujurnya amat sangat mirip dengan dus perdana BLP Lip Coat waktu baru keluar. Membandingkan dengan kemasan produk lipstick lokal millennials lain, sayangnya menurut saya tube Rose All Day ini tampak dan terasa sedikit cheap. It doesn’t feel sturdy or lux enough. 

But as a product, Rose All Day Lip & Cheek Duo ini tentu berbeda. Bentuknya stick, bukan liquid, dan sedikit mengingatkan saya sama produk On-The-Glow dari Wander Beauty (brand makeup buatan model Lindsay Ellingson).

Berikut tampilan Rose All Day Lip & Cheek Duo di bibir dan pipi, dengan dekripsi warna menurut web:

???????????????????????????????

Rose All Day Lip & Cheek Duo POP (Burnt coral red)

???????????????????????????????

Rose All Day Lip & Cheek Duo CLINK (Deep rosy pink)

???????????????????????????????

Rose All Day Lip & Cheek Duo FIZZ (Honey brown)

Menurut saya setelah lihat hasil aplikasi, warna Fizz kurang warm untuk disebut “honey brown”. Apart from that, secara pilihan shade, saya suka banget sama Rose All Day ini! As you can see, semua warnanya memang cocok banget untuk natural look, dan intensitasnya bisa diatur. Sebagai blush pun bagus hasilnya di pipi. Semua aplikasi untuk foto di atas, adalah di-tap dengan jari dan di-build sedikit demi sedikit. Kalau dipakai langsung dari tube-nya, hasilnya bisa lebih intens lagi. Hal lain yang saya suka adalah finish comfy matte Rose All Day Lip & Cheek Duo.

Adakah kekurangannya? Application with these are hard. Walau hasil warnanya smooth dan nggak patchy, tapi saat dipakai, bibir akan ketarik-tarik saking kering dan keras produknya. Dari semua warna, Clink menurut saya terasa paling creamy. Selain soal packaging, semoga soal tekstur ini bisa diperbaiki ya.

Kalau harus kasih rating, saya kasih nilai 7.5/10 untuk Rose All Day Lip & Cheek Duo. Pilihan shade menurut saya jadi keunggulan produk ini, karena semua sukses sebagai blush dan lipstick untuk kesan natural. Fizz is my personal favorite.

Gimana, tertarik nyobain produk lokal ini? Atau malah udah beli? Pembelian dan shade kolaborasi Rose All Day bisa kamu cek langsung ke website roseallday.co.