Budget Beauty: Eyeliner Bagus Under 50 Ribu

Sedang mencari liquid eyeliner bagus dengan harga terjangkau? Saya punya tiga rekomendasi yang bisa dicoba.

Saya memang lebih suka menggunakan liquid eyeliner berbentuk pen daripada yang berbentuk tinta yang dicelup kuas seperti ini. Tapi memang liquid eyeliner klasik seperti ini, harganya lebih murah dan jangka waktu pemakaiannya juga lebih panjang dibandingkan dengan pen eyeliner. Makanya, liquid eyeliner bentuk ini, selalu jadi alternatif saya di kala kehabisan eyeliner namun hari gajian masih lama :D.

liquid eyeliner lokal

Meski nggak semudah menggunakan pen eyeliner, namun hasilnya sama bagusnya kok dengan pen eyeliner. Asalkan pilih produk dengan kualitas tinta yang bagus, dan juga bentuk aplikator yang mudah digunakan. Selain itu, saya juga selalu memilih liquid eyeliner yang tangkai aplikatornya nggak terlalu panjang, sehingga kita bisa memegang sedekat mungkin dengan ujung/ kuasnya.

Saya sudah banyak mencoba liquid eyeliner dari brand lokal. Mulai dari merek yang mainstream dan selalu ada konternya di mall, sampai liquid eyeliner dari merek lokal yang jarang dibahas. Dan dari semua liquid eyeliner lokal yang saya coba, ada tiga favorit saya.

Jujur saja, untuk produk liquid eyeliner ini, saya tidak dengan sengaja mencari produk yang harganya di bawah 50 ribu. Tapi kebetulan produk-produk yang jadi favorit saya punya harga di bawah 50 ribu. Produk-produk di bawah ini bahkan lebih saya sukai dibanding produk sejenis dengan harga dua hingga tiga kali lipatnya.

liquid eyeliner lokal (1)

Wardah EyeXpert Staylast Liquid Eyeliner (Rp37.000,-)

Produk ini punya aplikator yang sangat memudahkan pemakaian. Tangkainya pendek, dengan ujung aplikator yang bentuknya seperti ujung spidol, namun lebih kecil, runcing, dan lentur. Aplikator seperti ini sangat cocok untuk pemula, atau untuk yang tangannya sering shaking seperti saya. Warna tintanya juga hitam pekat, dengan matte finish.

Tapi sejujurnya, dari ketiga eyeliner yang saya mention di sini, Wardah adalah pilihan terakhir saya. Liquid eyeliner Wardah ini, bila dibandingkan dengan Liquid Eyeliner dari Viva dan Inez adalah yang paling gampang smudge. Lalu saat dipakai untuk menggambar sebuah garis, liquid eyeliner Wardah tintanya lebih mudah bleber, jadi garis yang saya buat jadi seperti berserabut atau sisi-sisinya tidak rata.

Namun tetap saja, kalau dibandingkan liquid eyeliner lokal yang lain, Wardah EyeXpert Staylast Liquid Eyeliner ini termasuk yang paling nyaman digunakan. Dan karena di Jakarta sedikit susah mencari produk-produk Viva dan Inez, maka saat ini, Wardah adalah yang paling sering saya repurchase.

Baca juga: 4 Eyeliner Drugstore Untuk Kelopak Mata Berminyak

Viva Queen Perfect Shape Liquid Eyeliner (Rp30.000,-)

Bentuk kuas aplikator Viva Perfect Shape Liquid Eyeliner ini sama persis dengan Wardah EyeXpert Staylast Liquid Eyeliner. Tangkainya pendek, dan ujungnya berbentuk seperti ujung spidol yang runcing, kecil, dan lentur. Jadi secara kenyamanan dan kemudahan pemakaian, Wardah dan Viva sama nyamannya.

Tapi secara kualitas tintanya, menurut saya Viva lebih bagus. Warnanya sama pekatnya, dengan sedikit glossy finish. Ketika dipakai untuk menggambar garis di kulit, hasilnya adalah garis lurus yang sama sekali tidak berserabut. Viva dan Wardah memang sama-sama nggak waterproof, tapi Viva lebih tahan terhadap gosokan atau smudgeproof.

Sayangnya mencari merek Viva di Jakarta nggak semudah mencari merek Wardah. Nggak semua mall, supermarket dan drugstore di Jakarta menyediakan produk-produk Viva. Jadi untuk saat ini, saya selalu memakai Wardah, karena toh sebenarnya perbedaannya tidak terlalu signifikan. Tapi bila kamu tinggal di kota kecil atau punya kemudahan untuk membeli produk-produk Viva, Viva Queen Perfect Shape Liquid Eyeliner ini wajib dicoba.

Inez Fine Line Eyeliner (Rp48.000,-)

Berbeda dari Wardah dan Viva, ujung aplikator Inez Fine Line Eyeliner ini berbentuk seperti kuas. Sangat lentur, nggak kaku seperti ujung spidol. Tapi tetap mudah digunakan kok, karena selain tangkainya pendek, ujung kuasnya juga runcing. Jadi memudahkan bila ingin membuat garis yang lebih kecil dan presisi.

Tintanya hitam pekat dengan glossy finish. Eyeliner ini nggak waterproof, tapi smudgeproof. Jadi jangan kawatir mengalami mata panda ketika menggunakan eyeliner ini. Kalau disuruh memilih antara Inez atau Viva, jujur saja susah. Saya memilih Viva ketika butuh memakai eyeliner dengan cepat atau terburu-buru. Tapi saya lebih memilih Inez ketika butuh eyeliner yang dapat menghasilkan garis yang tipis, tajam, dan rapi. Kalau untuk pemula, saya lebih merekomendasikan Wardah dan Viva yang lebih mudah digunakan.

Sayangnya, Inez ini susah sekali dicari di Jakarta. Bahkan merek Viva pun lebih mudah dicari dibandingkan Inez. Jadi saya sudah jarang sekali membeli eyeliner ini.

Tertarik mencoba tiga liquid eyeliner di atas?