Olahraga Berlebihan Bisa Bikin Penuaan Dini

Suka olahraga berlebihan? Ahli gizi ini punya pesan buat kamu.

Udah sering banget pastinya, kalian baca di FD, maupun sumber lain, kalau kulit butuh antioksidan untuk menghindari penuaan dini di kulit. Pakai berbagai serum dengan vitamin dan peptide, juga rajin pakai sunscreen, jadi opsi yang paling obvious sebagai langkah anti-aging. Tapi tahu nggak, kalau olahraga berlebihan ternyata bisa meng-undo semua usaha kamu itu.

“Saat napas, terjadi proses pembentukan ATP (energi)  dengan oksigen. Sisanya adalah radikal bebas. Semakin banyak napas, pelepasan radikal bebas semakin banyak. Dalam kondisi apa? Dalam kondisi napas ngos-ngosan.” Kata Dr. dr. Samuel Oetoro, Ms, SpGK, ahli gizi dari RS Siloam.

Olahraga Berlebihan Bisa Bikin Penuaan Dini-3

“Makanya, olahraga itu jangan sampai ngos-ngosan. Masih bisa kok olahraga santai, jadi pelepasan radikal bebasnya nggak banyak di dalam sel tubuh.”

Banyaknya radikal bebas yang dihasilkan pun semakin jadi masalah saat makanan harian kita nggak bisa mengganti antioksidan yang hilang, atau, usia kita sudah di atas 30 tahun.

“Napas, lepas jadi rakidal bebas, itu biasa. Masalahnya, banyak nggak lepasnya? Punya nggak penangkalnya, antioksidannya?” lanjut dr. Samuel. “Sering lihat nggak, pelatih aerobik, atau orang yang sering olahraga keras, dan mukanya nggak seger? Udah kayak usia 50, padahal masih 30-an? Itu karena makannya nggak bener. “

Nggak bener dalam arti, nggak menggantikan antioksidan yang hilang, produksi kolagen pun menurun dan kulit jadi menua. Hmm…Saya pikir-pikir, bener juga sih. Kalau kita lihat atlet luar negeri, let’s say pemain bola atau petenis, yang memang kerja dan “dibayar untuk keringetan”, semua tetap tampak segar karena ya didukung chef dan nutritionist yang tahu kebutuhan antioksidan mereka seperti apa. Jadi walau mereka olahraga gila-gilaan, sehari-hari “kerjanya ngos-ngosan, kulit mereka tetap sehat karena didukung makanan yang tepat.

Usia Di Atas 30 Harus Waspada

Di bawah usia 30, antioksidan alami yang diproduksi oleh tubuh masih banyak. Kalau kita kegiatannya biasa-biasa saja, dan olahraga pun sebatas rutin dua kali/ minggu, misalnya, makan seperti biasa masih amat cukup untuk menunjang kesehatan kulit kita. Yang perlu perhatian lebih adalah yang usianya sudah di atas 30.

“Di atas umur 30 tahun, mulai menurun pembentukan antioksidan primer. Kena radikal bebas terus, kolagen kulit mulai nggak lentur, maka butuh asupan antioksidan lebih banyak atau suplemen superfood.” kata dr. Samuel.

buah

Image: instagram/nopai

Buah-buahan kaya warna, teh hijau, kayu manis sampai jinten hitam adalah sejumlah superfood yang bagus untuk rajin dikonsumsi demi kulit cantik, dan tentunya, tubuh yang sehat. Kalau nggak sanggup mengonsumsi menu-menu ini sehari-hari, dr. Samuel pun menyarankan membeli dalam bentuk suplemen.

Di akhir obrolan, dr. Samuel pun punya cerita yang pasti bikin kamu semua langsung rajin makan sehat.

“Makan superfood dari muda bisa mencegah kerutan, lho. Saya punya pasien usia 50, cucu tiga, tapi kulitnya kayak anak muda. Itu karena dia makan kaya antioksidan sejak muda, dan gaya hidupnya sehat namun seimbang.”

Yup, balance is the keyword!