Kontroversi Naomi Scott untuk Peran Princess Jasmine

Kenalan yuk sama aktris asal Inggris yang akan memainkan peran Princess Jasmine di film Disney Princess live action remake selanjutnya!

Minggu lalu Disney baru saja merilis 3 peran utama untuk film yang akan di-remake­ dari film Disney Princess tahun 1992, yakni film Aladdin. Tokoh Ali akan diperankan oleh aktor pendatang berdarah Mesir yang sejak kecil tinggal di Kanada, Mena Massoud, Genie akan dibawakan oleh aktor kawakan Will Smith, dan Princess Jasmine akan diperankan oleh Naomi Scott. Saya penasaran banget nih sama sosok Naomi Scott yang sempat kontroversial di Twitter, kira-kira cocok nggak ya, dia jadi Princess Jasmine?

Kalau di film live action remake Disney Princess terakhir “Beauty and the Beast” yang tayang bulan Maret lalu mendapuk Emma Watson yang namanya sudah sangat familiar buat penyuka film untuk memainkan peran Belle, kali ini Disney memilih aktris yang masih belum banyak terdengar namanya untuk bermain sebagai Princess Jasmine. Tapi, Naomi sendiri bukan tanpa pengalaman, karena Naomi ternyata udah punya catatan pengalaman berakting di depan kamera yang patut dipertimbangkan.

Karakter terakhir yang berhasil menaikkan namanya adalah Kimberly Hart alias Ranger Pink di film Power Rangers yang rilis awal tahun ini. Selain itu, Naomi juga ternyata seorang penyanyi yang juga suka menulis lagu. Besar kemungkinan Naomi sendiri nanti yang akan cover lagu “A Whole New World” dan saya udah nggak sabar banget mau dengerin lagunya!

DErq2fCXYAAybHJAktris berkebangsaan Inggris ini ternyata punya darah India dari ibunya, that’s why she has the gold ticket untuk mengunci role Jasmine, walaupun sebenarnya Jasmine di cerita Aladdin tahun 1992 way more like Arabic daripada India ya. Agrabah, negeri dimana Aladdin dan Jasmine tinggal pun punya arsitektur yang terinspirasi dari campuran antara arsitektur Arab, Persian, dan Islamic Indian.

Walaupun Naomi menurut saya memiliki the Princess Jasmine quality karena dia cantik banget, tapi ternyata banyak yang kecewa dengan keputusan Disney memilih Naomi sebagai Jasmine. Pertama, karena banyak yang menginginkan Jasmine diperankan oleh aktris keturunan Arab asli atau Middle-East, bukan aktris barat. Princess Jasmine adalah satu-satunya Disney Princess yang dianggap berasal dari negeri timur tengah dan ketika representasi tokohnya diperankan oleh (lagi-lagi) orang barat, well they have the right to be upset.

Selain itu, kulit Naomi juga dianggap terlalu putih untuk memerankan Jasmine yang berkulit cukup gelap, walaupun warna kulit bisa dimanipulasi dengan makeup. Banyak juga yang kecewa karena mengira yang akan mendapat peran Jasmine adalah Jade Thirlwall, personil grup Little Mix yang sudah lebih dulu diisukan mirip dengan image karakter Jasmine.

Jauh sebelum film Aladdin direncanakan untuk diadaptasi menjadi film live action, film ini memang dikenal sebagai film Disney yang paling sering diperdebatkan dan kontroversial karena masalah percampuran kultur dan penonton yang seolah dibiarkan mempunyai stereotip sendiri.

Sutradara film Aladdin, Guy Ritchie mengaku kesulitan menemukan talent non-barat berusia sekitar 20 tahun yang bisa akting dan bernyanyi. Agen casting bahkan dikabarkan sampai harus melakukan pencarian global secara masif yang melibatkan 2.000 calon aktor dan aktris untuk memerankan Jasmine dan Aladdin, dan spesifik mencari aktor yang tidak berkulit putih.

Menurut kalian, apakah Naomi Scott adalah orang yang tepat untuk peran Jasmine? Will she play it perfect like Emma did in Beauty and the Beast?