Cara Membuat Alis Natural Dengan Pensil Alis

Untuk sehari-hari, saya biasanya membentuk alis dengan menggunakan cara ini, untuk mendapatkan hasil alis yang tampak natural.

Dari semua brow product yang ada di pasaran, saya paling suka dengan yang berbentuk pensil. Menurut saya pensil alis bisa membentuk alis sesuai yang kita mau, mengisi bagian-bagian alis yang tidak berambut, tapi hasilnya masih kelihatan natural dan nggak menutupi tekstur rambut asli alis. Untuk sehari-hari, saya memang lebih suka tampilan alis yang terlihat natural.

Cara membuat alis natural dengan menggunakan pensil alis ini mudah dan nggak makan banyak waktu kok. Alat yang diperlukan juga cuma dua, yaitu pensil alis dan spoolie brush. Pilih pensil alis yang warnanya cocok dengan warna rambut ya. Untuk rambut berwarna gelap, pilih pensil alis dengan warna yang senada dengan tone warna rambut, namun satu tingkat lebih muda. Saya saat ini memakai Fanbo Fantastic Eye Brow Black. Pensil alis saya ini warnanya taupe cenderung hitam, jadi hitamnya nggak pekat. Cocok untuk warna rambut saya yang juga hitam.

Baca juga: 3 Pensil ALis Bagus Harga Terjangkau Untuk Si Rambut Hitam

tutor alis (4)

Sebenarnya, yang saya lakukan hanya menegaskan kembali bentuk alis asli saya. Jadi saya nggak membentuk atau menggambar ulang, hanya mengarsir mengikuti bentuk rambut alis asli saya, dan mengisi bagian-bagian yang kosong atau pitak. Agar lebih rapi dan memudahkan saya dalam membuat alis sehari-hari, saya biasanya melakukan brow waxing atau brow threading dua/ tiga bulan sekali.

Baca juga: Top 5 Produk Skincare dan Makeup Natural

Begini langkah-langkah saya membuat alis:

tutor alis

1. Sisir rambut alis ke arah atas dengan menggunakan spoolie brush.
Langkah ini berguna agar area garis batas bawah alis lebih terlihat dan tidak tertutup rambut. Jadi kita bisa membuat garis pada bagian bawah alis dengan mudah.

2. Buat garis pada bagian batas bawah alis, dengan menggunakan pensil alis.
Buat garis pada area bawah alis, dari ujung sampai sebelum pangkal alis. Sisakan seperempat area di daerah pangkal alis, yang tidak diberi garis. Garis bawah ini adalah penentu akan dibentuk seperti apa alismu nanti. Kalau saya sendiri membuat garis sesuai dengan bentuk alis asli saya. Tidak terlalu lurus, namun tidak terlalu melengkung juga. Garis ini dibuat tipis-tipis saja ya, jangan terlalu tebal dan ditekan.

3. Arsir bagian ujung sampai tengah alis, mengikuti arah tumbuhnya rambut alis.
Arsir tipis-tipis saja, pensil alis juga tidak perlu ditekan. Gunakan stroke-stroke ringan mengikuti arah tumbuhnya rambut alis. Bila perlu, tebalkan lagi bagian ujung/ ekor alis.

4. Sikat pangkal alis ke arah dalam alis
Gunanya agar area pangkal alis ini, terkena sedikit warna pensil alis. Jadi area pangkal nggak perlu digambar langsung dengan pensil alis, cukup diratakan saja dengan spoolie brush. Dengan begitu hasil alis yang didapat akan tampak alami, bergradasi dari ujung ke pangkal semakin menipis.

tutor alis (6)

5. Sisir rambut alis sesuai arah tumbuhnya, agar lebih rapi.

Untuk langkah terakhir ini, saya akhir-akhir ini suka menyisir rambut alis saya ke arah atas, kecuali pada bagian ujung. Menyisir rambut alis ke arah atas memberikan ilusi rambut alis tampak lebih tebal dan penuh. Untuk yang punya rambut alis panjang dan lebat, pada langkah ini, alis bisa disisir dengan menggunakan brow wax atau brow mascara, agar rambut-rambut alisnya lebih tertata dan tetap pada tempatnya.

Dan, selesai!

tutor alis (1)

Untuk sehari-hari, saya kurang suka menggunakan concealer untuk membingkai alis, karena menurut saya hasilnya terlalu rapi dan kurang natural. Tapi kalau memang rambut alismu tidak di-wax dan terlalu berantakan, ada baiknya merapikan sedikit tampilan alis dengan menggunakan concealer di sekitaran alis.

Selamat mencoba :)