Trend Gemstone dalam Skincare dan Makeup

Banyak produk kecantikan yang mengandung gemstone. Mungkin kah manfaat batu mulia cuma sugesti?

Sudah sering sekali kita jumpai produk kecantikan yang mengandung gemstone di dalamnya. Seperti, Herbivore Botanicals Instant Glow Mask dan Lapis Facial Oil, Glossier Haloscope, Pond’s White Beauty Pearl Cleansing Gel, atau Crushed Crystal Collection dari Colourpop yang baru-baru ini keluar.

Sebenarnya apa manfaatnya sih? Dan apakah mereka benar-benar berkhasiat saat dimasukkan ke dalam skincare?

gemstone lapis

 

Image: instagram/herbivorebotanicals

Gemstones atau batu permata merupakan batu mineral yang terbentuk dari proses geologi dan didalamnya terdiri dari unsur kimia bernilai tinggi. Batu-batu seperti rose quartz, quartz, amethyst, ruby, diamond, saphire, tourmaline, atau bahkan mutiara merupakan contoh dari gemstones ini. Setiap gemstone dipercaya memiliki khasiatnya masing-masing karena “energi unik” yang dikandungnya.

Gemstones dipercayai dapat meyembuhkan berbagai masalah kesehatan dengan mendorong energi-energi “mistis” di tubuh kita untuk mencapai keseimbangan. Yup, gemstone membantu tubuh kita kepada kondisi keseimbangan physical, emotional, dan spiritual melalui energi-energi yang dipancarkannya. Not enough logic explanation? Memang, penyembuhan dengan gemstones masih diterima dengan skeptis oleh dunia medis, menurut mereka its just a pseodohealing atau bahasa gampangnya “sugesti”.

Tetapi, tidak begitu menurut natural wellness enthusiast, mereka percaya akan kekuatan energi setiap gemstone pada setiap masalah kesehatan fisik dan emosional diri mereka, so they include gemstones in every activities they do! Seperti Victoria Beckham yang sering membawa pink quartz dan black tourmaline ke backstage fashion show-nya, Miranda Kerr dan Kate Hudson yang meletakkan rose quartz di samping tempat tidurnya. Hal ini dilakukan agar energi-energi positif dari batu tersebut dapat terus terpapar pada mereka so they achieved wellness.

Nah, bagaimana kalau gemstone dimasukkan ke dalam produk kecantikan? Biasanya gemstone dimasukan dalam bentuk essence. Essence gemstone bisa dibuat melalui beberapa cara, salah satunya dengan merendam gemstone di air atau minyak selama beberapa lama. Perlu diingat bahwa belum ada penelitian yang dapat membuktikan penyembuhan maupun khasiat gemstones pada kecantikan secara scientific. For now, lebih baik untuk tidak hanya mengandalkan gemstone tanpa active ingredients yang sudah terbukti khasiatnya pada skincare, sih. Sayang juga jika harga jual jadi mahal hanya karena label gemstone.

Gimana pendapat kamu?