White Tanning Trend Baru Dunia Beauty?

Treatment white tanning pertama kali dipopulerkan dari Korea. Apakah bisa bikin kulit putih mulus secara instan?

Ada yang sudah pernah denger soal treatment ini? Sebenernya treatment white tanning, dikenalkan di Korea Selatan, di mana cewek-cewek di sana sangat terobesesi punya kulit putih mulus yang merata dari ujung kepala sampai kaki. Awal mendengar treatment ini, saya kira cara kerjanya sama seperti tanning yang dilakukan di Amerika, yang menggunakan sinar UV untuk bikin kulit cokelat secara instan.

Ternyata setelah saya baca informasi lebih tentang white tanning, nama yang digunakan hanyalah nama pancingan untuk menarik cewek-cewek Korea agar tertarik mencoba treatment ini. Soalnya pada kenyataannya, treatment ini nggak melibatkan pemutihan  pada kulit.

tanningImage: theloop.ca

Kalau di tanning yang kita tahu kan menggunakan UV rays untuk menaikan produksi melanin pada kulit, sehingga kulit yang tadinya “putih” terlihat jadi cokelat. Sedangkan white tanning, menggunakan red light therapy untuk meratakan warna kulit kita. Hasilnya juga nggak bisa langsung didapatkan, karena butuh waktu 200 menit untuk bisa melihat hasilnya secara signifikan. Dalam satu sesi treatment biasanya kita membutuhkan waktu 20 menit, jadi untuk hasil maksimal perlu dilakukan treatment sebanyak sepuluh kali.

Fungsi infra red di sini untuk mem-boost produksi kolagen, elastin dan memberikan energi pada kulit kita, sehingga terlihat lebih sehat dan tone kulit jadi lebih merata. Nah, sebenarnya teknologi ini digunakan oleh  NASA scientists, yang mencari solusi bagaimana caranya supaya proses pemulihan luka pada tubuh lebih cepat. Kalau elastin dan kolagen kita bekerja secara aktif maka proses penyembuhan luka pada tubuh pun jauh lebih cepat.

Sayangnya, treatment white tanning ini nggak bisa mencerahkan atau menghilangkan bintik hitam akibat paparan sinar matahari. Jadi, buat kamu yang memang takut banget kulit banyak bintik hitam, lebih baik mulai dari sekarang rajin menggunakan sunscreen minimal SPF 30.

Treatment ini sudah mulai populer di Amerika Serikat sejak tahun 2016 lalu. Dan dengan kembali populernya treatment ini di sosial media, tinggal tunggu waktunya kapan treatment ini mulai booming di Indonesia :D