Kontroversi NARS Tidak Lagi Cruelty-Free

Jualan di Tiongkok, NARS membuat banyak cruelty-free beauty enthusiasts kecewa. Ini alasannya.

Beberapa hari lalu saya lagi baca-baca salah satu forum makeup enthusiasts and stumbled upon this news. Yup, brand kosmetik NARS yang banyak diandalkan cruelty-free beauty enthusiasts akan mulai melakukan uji coba pada hewan. Isu berhentinya NARS sebagai cruelty-free brand sebenarnya udah beredar di komunitas cruelty-free sejak adanya kabar bahwa NARS akan mulai dijual di Tiongkok dalam waktu dekat.

27 Juni 2017, NARS membuat pernyataan di Instagram untuk menjawab kegelisahan para beauty enthusiasts about wether or not NARS is cruelty free dan juga menulis pernyataan ini di kolom FAQ di website resminya.

nars cruelty free

Dalam pos ini NARS menyampaikan bahwa, indeed, mereka memutuskan untuk mulai pemasaran di Tiongkok. In case you didn’t know, berbeda dengan Uni Eropa yang melarang animal testing, pemerintah Tiongkok justru mewajibkan uji coba pada hewan untuk foreign brands. Yang membuat saya pribadi agak “gemes” adalah pernyataan “NARS does not test on animals or ask others to do so on our behalf, except where required by law“. Menurut saya pernyataan ini terkesan seperti pembelaan. It’s like saying “we really don’t want to do it, but in this case, our hands are tied!”. Padahal realitanya memulai pemasaran di Tiongkok adalah keputusan yang NARS ambil sendiri, dan animal testing bisa dihindari dengan nggak melakukan itu, kan? Even the caption says so. Okay.. rant over.

Selain pernyataan tersebut, yang membuat NARSissists bingung adalah it’s a known fact bahwa founder NARS, François Nars, adalah seorang vegan. Sementara keputusan untuk menguji coba produk pada hewan pastinya sangat bertolak belakang dengan prinsip veganisme. Penggemar brand NARS tentu kecewa karena François Nars, seolah tega melanggar prinsip cruelty-free demi pemasukan ekstra dari pasar Tiongkok. At the end of the day, it’s all about the money, money, money. Sedih juga, saat banyak brand beauty lain justru berlomba semakin ramah lingkungan, dan menerapkan ethical beauty. Bahkan Tehe Body Shop yang lagi mengumpulkan delapan juta tanda tangan untuk menghentikan animal testing, forever.

Beberapa beauty bloggers dan vloggers langsung memutuskan untuk nggak lagi mendukung dan memakai produk NARS saat tahu kabar NARS nggak lagi cruelty-free. Hashtag #boycottNARS juga sempat ramai di Twitter dan Instagram.

Kalau kamu salah satu NARSissists yang juga kecewa dengan keputusan ini, bisa cek dupes dari beberapa produk NARS yang cruelty-free di YouTube channel Jkissa Makeup.

So that’s my two cents, let me know what you think in the comment section!