Sunscreen Asia vs Amerika: Lebih Populer Mana?

Dalam memilih sunscreen, apa yang jadi prioritas buat kamu? Tekstur, formula, warna, atau mungkin wanginya? 

Tinggal di negara beriklim tropis dengan sinar matahari yang menyengat, bisa saya tebak bahwa prioritas utama FD-ers dalam memilih sunscreen pasti nggak jauh-jauh dari tekstur. Betul nggak? Pasti kita akan condong ke sunscreen yang teksturnya ringan, cepat menyerap, dan nggak meninggalkan residu di kulit.

Karena itu, nggak heran kalau produk-produk sunscreen yang paling banyak di-review di FD Beauty Review didominasi oleh sunscreen Asia, terutama dari Jepang seperti Skin Aqua dan Biore. Setahu saya, sunscreen Jepang memang sudah populer sejak lama, tapi sekarang jadi bersaing ketat dengan sunscreen Korea semenjak brand-brand Korea yang nggak ada di Indonesia sudah bisa lebih gampang dibeli via online sejak tahun 2009-an.

Sunscreen Barat vs Asia- Lebih Populer Mana? feat

Lalu, apakah ini artinya pamor skincare dari brand Amerika jadi menurun drastis?

Tekstur

Sunscreen Asia yang paling banyak disukai di Indonesia adalah chemical sunscreen yang dikemas dalam tekstur cair seperti essence. Makanya, nama-nama sunscreen Asia, selain biasanya mengandung kata “essence”, kadang juga “milk” atau “lotion”. Ada juga sunscreen Asia yang bentuknya physical dan bertekstur padat seperti krim, tetapi yang lebih populer memang selalu chemical sunscreen. Sering terdapat juga kandungan alkohol dalam chemical sunscreen, karena itulah teksturnya cepat menyerap, nggak lengket, dan nyaman dipakai.

Formula

Tahu nggak, kalau teknologi yang digunakan brand Barat untuk membuat sunscreen ternyata sudah ketinggalan zaman hampir 20 tahun? Mengutip dari majalah Allure, cosmetic chemist asal Kanada, Stephen Ko menjelaskan bahwa brand Asia memiliki lebih banyak akses ke kandungan UV filter dibandingkan brand Amerika. Beberapa kandungan UV filter yang banyak digunakan dalam sunscreen Asia dan Eropa seperti Tinosorb S, Tinosorb M, Mexoryl SX, atau Mexoryl nggak mendapatkan izin produksi dari FDA.

Sudah banyak usaha yang dilakukan untuk “meloloskan” ingredients yang sudah banyak dipakai di Asia dan Eropa ini, tapi setahu saya belum ada perubahan regulasi dari FDA. Tahun depan, mungkin? We’ll see!

Baca juga: FD Poll: Foundation untuk Kulit Berjerawat Terbaik?

Nah, kamu sendiri gimana? Lebih suka pakai sunscreen Asia (termasuk produk lokal ya :D) atau sunscreen dari brand Amerika? Isi polling di bawah dan tulis alasannya di comment, ya!

Sunscreen dari brand apa yang kamu pakai?