Cuci Muka Dengan Air Hangat Bikin Jerawatan?

Disarankan untuk kulit berminyak, tapi bahaya untuk kulit berjerawat? Simak alasan kenapa cuci muka dengan air hangat dapat memperparah jerawat kamu.

Penyebab jerawat memang macem-macem banget: ada yang karena pakai sheet mask, karena makan makanan sehat, sampai karena pakai sunscreen. Sebagai pemilik kulit acne prone, saya cukup waspada untuk menjaga kulit saya sekarang yang lumayan ”kalem”. Menjaga rutinitas skincare, disiplin pagi dan malam, walau harus melawan ngantuk dan rasa malas, hahaha. Kalau beli produk skincare baru, saya selalu intip ingredients-nya dan menjauhi produk yang mengandung trigger ingredients jerawat. Saya juga selalu berusaha menjaga asupan makanan dan berolahraga secara rutin. Tapi kalau sekedar air hangat… Mungkin nggak sih menyebabkan jerawat?

tahapan-skincare-pemula-1

Hal ini pertama kali saya dengan dari user Forum Female Daily, myfairy. Di thread Jerawat, myfairy bercerita kalau cuci muka menggunakan air hangat selama 2 minggu membuat kulitnya breakout, beruntusan dan keluar jerawat. Hal ini juga disebutkan oleh user putriaf15 yang bilang saudaranya jadi jerawatan parah karena cuci muka dengan air hangat. Saya sempat merasakan hal ini juga, tapi di badan. Saat di rumah dan mandi air hangat setiap hari, di punggung bisa muncul beberapa jerawat. Tapi begitu kembali ke rutinitas mandi air dingin di dorm, jerawat saya menghilang pelan-pelan.

Kalau baca-baca artikel, justru kulit berminyak dan berjerawat disarankan untuk menggunakan air hangat. Uap dari air hangat dirasa dapat membuka pori-pori, jadi pas cuci muka, kulit kita bisa bersih secara sempurna. Komedo juga jadi lebih ”lunak” dan cepat hilang saat eksfoliasi. Suhu dari air hangat juga dianggap membantu membasmi bakteri penyebab jerawat.

Padahal… Pori-pori nggak bisa ”tertutup” atau ”terbuka”.Kenyataannya, temperatur ”hangat” sangat subjektif dan kebanyakan orang menggunakan temperatur yang terlalu panas untuk mencuci wajahnya. Di kulit berjerawat, mencuci wajah dengan air yang terlalu panas sama seperti menjemur wajah di bawah matahari jam satu siang = bikin tambah iritasi dan wajah kamu jadi makin inflamed.

Mencuci wajah dengan air yang terlalu panas juga dapat membasuh sebum alami yang ada di wajah, membuat kulit wajah lebih kering. Kalau sudah begini, biasanya wajah akan memproduksi sebum ekstra untuk menggantikan ”kekurangan” sebum yang terbilas dengan air. Kelebihan sebum dapat menyebabkan clogging, dan clogging dapat menyebabkan jerawat.

Memang sih, mencuci wajah dengan air hangat dinilai lebih ampuh dalam membersihkan wajah, apalagi membersihkan first cleanser yang kadang bersifat oily atau balmy. Hal yang bisa kamu lakukan adalah menurunkan temperatur air menjadi ‘sedikit hangat’ saja atau menggunakan air dingin dengan bantuan waslap halus to make sure kamu membersihkan wajah dengan baik. A good rule of thumb: kamu bisa mengukur suhu air untuk mencuci wajah dengan suhu air untuk memandikan bayi. Kalau terlalu panas untuk bayi, berarti terlalu panas juga untuk wajah kamu. Personally, saya menggunakan air dingin saja (tanpa waslap) untuk membasuh first cleanser dan second cleanser saya setiap hari, tapi saya nggak nemu residu kotoran di kapas saat apply exfoliating toner, kok.

Nggak bisa dipungkiri kalau kulit acne prone memang biasanya datang bersama kulit sensitif, jadi memang harus hati-hati banget. Apalagi soal jerawat, lebih baik mencegah kan daripada mengobati? Kalau kamu, punya penyebab jerawat di luar kebiasan lain nggak?