Bahan Dasar Pelembap Bisa Bikin Jerawat

Jerawat saya membaik saat beralih ke produk gel. Ada apa dengan bahan dasar pelembap berbentuk krim atau lotion?

Saat cocok pakai pelembap Hada Labo 3D gel, saya baru sadar bahwa hampir semua skincare saya bertekstur gel. Mulai dari tretinoin, pelembap dokter, sampai Hada Labo tadi. Dalam kata lain, setiap saya nyobain skincare, terutama pelembap, dalam bentuk lotion atau cream, nggak pernah jodoh. Pasti ujung-ujungnya akan bikin beruntusan. Nggak peduli bahwa produk-produk tadi udah bebas dari parfum dan mineral oil, dua kandungan yang selalu saya suspect sebagai “musuh utama” kulit sensitif saya.

Usut punya usut, berbekal panjat komen di berbagai forum, saya pun menemukan testimoni orang-orang dengan pengalaman serupa, dan menemukan “yang spesial” dari produk-produk bertekstur gel adalah jauh dari komposisi isopropyl myristate. Pasti kamu sering menemukan bahan ini di daftar komposisi skincare, kan?

skincare remaja 1

Isopropyl myristate adalah bahan pelembap kimia yang fungsinya membantu agar produk menyerap lebih dalam ke kulit, teksturnya lebih rich, dan sebenarnya ikut menjaga moisture barrier kulit. Selain pelembap, isopropyl myristate banyak ditemukan di produk seperti deodoran. Dalam skala 1-5, tingkat potensi comedogenic bahan ini adalah 4-5.

Dalam beberapa kasus, bahan yang comedogenic bisa lebih ramah di kulit saat dicampur dengan bahan lain. Atau, saat dipakai dalam jumlah kecil. You see, skincare formulation is not a simple thing (sehingga kadang wajar kalau skincare yang bagus itu mahal). Namun, dibandingkan senyawa yang mirip, isopropyl myristate susah diturunkan potensi comedogenic-nya, and it doesn’t help that this ingredient, sering muncul di barisan awal daftar komposisi berbagai produk skincare.

Isopropyl myristate nggak jadi tertuduh satu-satunya kok. Setelah mempelajari berbagai skincare yang saya pakai (atau, buang,) pelembap bertekstur cream atau lotion in general, akan cenderung menimbulkan masalah di kulit clog prone saya karena bahan dasarnya yang kaya akan lemak. Sedih, ya? Padahal sejujurnya bahan dasar gel itu kurang melembapkan, sedangkan kulit saya itu tipenya kering-kombinasi. Seneng banget kalo bisa bebas pakai pelembap cream/ lotion yang banyak di pasaran. Apakah lantas semua skincare bertekstur gel cocok di saya? Oh tidak, manteman~ Formula lama the hyped serum, The Ordinary  Niacinamide 10% + Zinc 1% yang tekturnya seperti liquid gel juga bikin komedoan kok di saya. Intinya, keseluruhan komposisi masih menentukan.

Ya disyukurin aja lah ya…Syukur-syukur kulit saya yang picky ini masih bisa ketemu skincare yang cocok! Moral of the story adalah kenali kulit kamu, dan jangan malas research!