“Puasa” Skincare untuk Kulit Lebih Sehat

Salah satu nasihat yang lumayan sering saya dengar soal mengatasi jerawat adalah, “Udah, diemin aja! Ntar juga ilang sendiri.”

Nggak bisa dipungkiri, membombardir kulit dengan skincare ini-itu, terlebih yang sifatnya drying memang bisa bikin kulit jadi stress. Ketika kulit kita lagi under a lot of pressure, semakin besar resiko untuk iritasi dan radang yang ujung-ujungnya malah bikin jerawat tambah banyak. Apalagi kalau ditambah terlalu pusing mikirin jerawat, yang ada hormon stress semakin menggebu-gebu dan akibatnya: more and more acne.

Baca juga: FD Little Notes: Skincare Kulit Berminyak

Ciri-ciri kulit yang stress sebenarnya gampang banget dilihat. Muka terlihat merah, mengelupas, kering, kusam, dan jerawat semakin banyak hanyalah beberapa tanda-tanda umum yang menunjukkan kalau kulit kamu butuh istirahat dulu dari skincare yang ingredients-nya keras. Nggak harus serta-merta ganti seluruh produk yang dipakai untuk bisa “puasa” skincare, yang terpenting adalah paham dulu filosofi utamanya yaitu mengembalikan kulit kita ke kondisi semula.

Ini langkah yang harus dilakukan:

jenis-masker-wajah-11Skip Eksfoliasi

Say goodbye dulu dengan exfoliating toner yang mengikis sel kulit mati atau scrub yang menggesek permukaan kulit. Ingat, goal-nya adalah meminimalisir tekanan pada kulit, jadi semua produk yang sifatnya abrasif harus dihentikan dulu pemakaiannya. Juga produk-produk retinol yang fungsinya meregenerasi sel kulit baru. Biar bagaimanapun, produk-produk ini punya potensi membuat kulit kita semakin sensitif dan memicu iritasi lebih jauh. Coba sekali-kali biarkan kulit menyembuhkan dirinya sendiri tanpa bantuan dari agressive products.

Baca juga: Jangan Tertekan Skincare Bagus Berharga Mahal

Back To Basic

Forget the 10-step skincare routine! Kurangi pemakaian skincare kamu menjadi produk yang super basic: double cleansing (tetap wajib, dong), gentle cleanser, pelembap, dan sunscreen. Kalau biasanya kamu hobi melembapkan kulit dengan tiga produk berbeda, toner-essence-pelembap, try to keep it minimal dengan menggunakan satu produk aja. The lesser the better.

Perlu diingat bahwa meskipun mengeringkan kulit nggak bagus, tetapi menumpuk terlalu banyak moisture juga nggak baik karena bisa bikin pori-pori tersumbat dan besar kemungkinan mayoritas produk hanya akan “nangkring” di atas permukaan kulit karena nggak semuanya bisa terserap dengan baik di kulit.

Hindari juga pemakaian spot treatment di step ini. Kalau ada jerawat muncul, diemin aja! :D

puasa skincare2

 

Oil cleanser – gel cleanser – moisturizer – sunscreen

Focus On Hydration

Karena kunci puasa skincare adalah mengistirahatkan dan memberi makan kulit, menjaga kadar air dan kelembapan di kulit adalah prioritas utama. Untuk perawatan tambahan yang nggak agresif, boleh beberapa minggu sekali menggunakan sheet mask yang melembapkan. Kandungan seperti aloe vera, rice, green tea, seaweed, dan semacamnya punya antioksidan tinggi yang bisa menutrisi kulit dan melindungi dari external agressors. Tapi, ingat supaya kulit jangan jadi terlalu greasy. Buat yang kulitnya berminyak kayak saya nggak apa-apa banget setelah pakai sheet mask kemudian essence-nya dibilas lagi dengan air supaya nggak terlalu lengket. Efeknya tetap sama, kok!

Baca juga: Skincare Indonesia Bisa Saingi Skincare Korea

Hmm, curhat sedikit, saya lagi memasuki hari keempat nih, “puasa” skincare. So far, so good, belum ada cystic acne yang langganan mampir dan jerawat yang sesekali nongol cuma whiteheads biasa. Penasaran juga sih, akan seperti apa kondisi kulit saya setelah meminimalisir skincare secara signifikan. Should I make an experiment article about it? *wink