4 Cara Merawat Rambut Kilat Saat Capek

Gimana cara mendapat efek hair mask tanpa waktu lama? Simak cara merawat rambut kilat berikut, yuk.

Sebagai pemilik rambut kering tapi gampang lepek, saya hampir nggak pernah absen merawat rambut saya, sesibuk apapun hari saya. Nah, kadang di hari-hari tertentu saat saya sudah super duper capek seharian saya akan tetap berusaha melakukan simple hair treatment agar rambut saya tetap wangi, nggak kering dan nggak terlalu lepek. Punya problem sama kayak saya tapi malas perawatan rambut yang ribet? Keep on reading :)

675 aaa

Jujur ya saya kadang juga suka malas banget ngerawat rambut apalagi seharian udah ribet dan capek. Pengennya buru-buru mandi terus lanjut istirahat. Tapi rambut saya tipenya agak rewel, kalo nggak dirawat cepat lepek dan ujungnya suka kering kerontang. Jadi ya mau nggak mau harus dirawat. Saya suka nggak pede deket-deket orang kalau rambut lepek apalagi bau >.<

Nah, berikut cara merawat rambut kilat yang biasa saya lakukan:

Hair Mask

Saya biasa luangin waktu lima menit setelah keramas untuk ngebalurin rambut dengan Hair Energy Anti-Aging Creambath dari Makarizo, lalu ditutup dengan hair cap, lalu saya lanjut mandi seperti biasa. Selesai mandi, tinggal bilas rambut sampai bersih. Sebenarnya kalau mau lebih optimal sih bisa expand waktu lebih lama saat didiamkan di kepala dan ditutup dengan handuk hangat. Apa daya, saya keburu capek dan malas jadi teknik kilat itu udah cukup buat saya. Dan untungnya efeknya lumayan oke kok, rambut saya jadi  lebih wangi, halus dan lembut habis mandi.

Perfect Oil for Perfect Hair

Kadang kalau malas mandi dan keramas lama-lama, terus nggak sempet menggunakan hair mask, saya akan membalurkan minyak zaitun atau minyak kelapa di ujung-ujung rambut saya. Temen-temen bisa gunakan minyak favorit kalian seperti minyak argan atau vitamin oil andalan masing-masing. Biasa saya balurkan saat rambut masih setengah kering, lalu saya lanjutkan dengan mengeringkan rambut dengan hair dryer dengan suhu yang tidak terlalu panas. Rambut saya nggak lepek dan tentunya ujungnya jadi nggak kering.

Hair Tonic Spray

Malas pakai hair tonic karena kok rasanya repot? Saya juga, haha. Cuma sebaiknya kalau mau rambut tetap sehat jangan skip hair tonic sehabis keramas apalagi kalau rambut kamu kering dan mudah rontok. Untuk mempermudah aplikasi hair tonic, saya dari dulu biasa tuangin hair tonic yang biasa kemasannya botolan ke botol spray jadi habis keramas tinggal semprot dan pijat-pijat kulit kepala sebentar sambil rebahan atau nonton TV. Kalau sekarang sih kayaknya udah banyak ya hair tonic yang bentuknya spray, tinggal pilih aja.

Dry Shampoo

Ini trik andalan terakhir saya, di hari super malas, haha. Ada kalanya saya bahkan nggak mood untuk keramas karena terlalu capek LOL. Dry shampoo emang bukan termasuk perawatan rambut sih, tapi lebih ke hair saver. Dengan adanya dry shampoo, rambut saya jadi kembali wangi dan nggak lepek secara instan. Cocok kalau misalnya seharian kita udah sibuk dan malamnya masih harus lanjut beraktivitas di luar rumah lagi. Tapi sebaiknya sih nggak sering-sering menggunakan dry shampoo ya, karena residunya bisa memicu ketombe.

Baca juga: Dry Shampoo Batiste vs TRESemmé | Battle of The Month