Inside FDHQ: Cara Percaya Diri dengan Jerawat

Jerawat emang bisa bikin minder. Berbagai hal ini jadi cara tim FD percaya diri dengan jerawat. 

Saya inget banget, waktu try out bahasa Inggris zaman SMA, ada cerita pendek bahan pertanyaan essay yang membahas soal jerawat. Menurut paragraf itu, 80% populasi dunia pernah mengalami punya jerawatan ringan sampai parah. Saat suatu hal dialami oleh sebagian besar orang nih, hal itu disebut normal. Intinya, orang nggak boleh kecil hati kalau jerawatan, karena itu sebuah hal yang normal dan dialami most of world’s population.

Nah, yang pernah mengalami jerawatan pasti tahu dong bahwa it’s not that easy (emosi)?! Ngomong sama orang, atau bahkan mau foto aja, kita pasti was-was karena sadar ada jendol-jendol merah cerah di wajah. “Duh, orang pasti ngeliatin muka gue nih!”, dan pikiran semacamnya pasti lewat di kepala. Ya kan? Belum lagi kalo orang udah nanya “Mukanya kenapaa?”, yang kadang justru bikin kita yang sebnarnya biasa aja, malah jadi stress gara-gara tahu jerawat kita jadi perhatian.

Saya cukep seneng, karena para editor dan anak magang FD punya sejarah sendiri dengan jerawat. We know how you feel! Beberapa di antara kita sekarang udah lumayan lega karena masa-masa merasa paling “busuk” karena jerawat udah terlewati, walau masih belum kinclong total. Beberapa cara ini yang jadi “rahasia” kita untuk merasa lebih percaya diri dengan jerawat:

penyebab-jerawat-di punggung

Kendall Jenner pun jerawatan, ladies~

Ochell (Associate Editor): “Yang bikin gue tetap PD adalah pikiran bahwa one day, jerawat gue pasti sembuh. Terutama pas masa parah-parahnya tahun 2014. Selain itu, makeup aja yang cakep, langsung bikin lebih PD. Kalau nggak ditutup makeup sih, wah, jujur sih nggak bakal PD waktu itu.”

Dara (Editor): “Yang bikin gue PD adalah pikiran positif. ‘Bersyukur aja masalah gue cuma jerawat, ada obatnya. Banyak orang lain punya masalah yang lebih berat, kayak nggak bisa makan.’ Kesannya lebay sih, tapi serius deh, ini jadi rahasia gue percaya diri dengan jerawat.

Brina (Editorial Intern): “Masa paling parah aku waktu masih sekolah. Jadi kalau ketemu orang langsung, malah nggak terlalu mikirin, karena orangnya kan, ya itu-itu aja. Cuma temen sendiri, jadi bodo amat deh…Aku justru malu kalo mau foto, selfie misalnya, itu pasti setelahnya diedit pake Camera360 biar mulus. “Untungnya” jerawat aku adalah tipe cystic yang dalem-dalem, nggak terlalu merah, jadi sebenarnya nggak terlalu keliatan. Cuma teksturnya hancur banget lah, dan itu aku samarin pake Camera360.”

Baca juga: Ini Cara Saya Bebas dari Jerawat Setelah 9 Tahun

Andien (Editorial Intern): “Kalau aku yang penting punya positive mindset dan cuekin aja komentar orang. Soalnya waktu mulai jerawatan parah tahun 2013, sebenernya aku nggak terlalu bereaksi yang gimana, tapi justru orang-orang sekitar yang heboh sendiri. Aku nggak necessarily merasa minder sih kalau keluar rumah, dan nggak pernah berusaha nutupin pakai foundation full coverage juga. Pokoknya menurutku yang penting adalah self-assurance karena aku tahu I’m more than just my pimples.”

Nah, kalo saya sendiri gimana? Saat zaman jerawat saya parah-parahnya di 2014-2015, sampai sekarang malah, saya suka nontonin accutane vlog, atau acne journey vlog di YouTube dari orang-orang yang kasus jerawatnya jauh lebih parah dari saya; sampai nggak ada lagi area kulitnya yang halus dan nggak merah. Ngeliat sharing mereka bikin saya nggak lebay mikirin jerawat saya, yang even dalam masa terparahnya, paling cystic acne-nya cuma tiga biji, dan sisanya adalah jerawat papule-pustule biasa.

Makeup & Positive Mind

Nggak bisa dibohongi, kadang “band aid solution” menutup jerawat dengan makeup, atau filter, jadi cara ampuh yang membuat kita bisa percaya diri dengan jerawat. Well, guess what, nggak perlu ngerasa bersalah, because that’s the beauty of makeup. Pernah saya bilang di acara FD Goes to Campus, kalau foundation bisa membantu kamu fokus ke interview kerja, bukan mikirin apakah calon bos lagi ngeliatin jerawat kamu atau nggak, ya pakailah itu foundation, if it can boost your confidence.

WhatsApp Image 2017-05-29 at 4.12.19 PM

Tapi kami juga sadar bahwa it’s all about being positive. Kadang rasa sakit, sedih, minder, itu cuma anggapan di kepala kita aja. It’s all in our head. Salah satu guru SMA saya pernah cerita, suatu hari dia harus dinas ke luar kota naik kereta. Di tengah perjalanan, tiba-tiba dia ngerasa agak pusing. He said, “Kalau pusingnya saya ikutin, ya pasti maunya duduk malas-malasan, tidur di kereta. Tapi saya singkirin itu pikiran ‘sakit’, dan selama empat jam perjalanan saya buka laptop, bales e-mail, dan kerjain yang lain. Kalau mindset sakitnya saya ikutin, saya nggak mungkin bisa produktif, kan?”

Nah, kalau kamu, apa cara percaya diri dengan jerawat versi kamu? Share, please! Kalau kemarin terlewat, kamu bisa tonton sharing tim FD soal melawan jerawat di video Skincare 101 berikut.