Inside FDHQ: Artikel Terbaik di FD versi Editors & Interns

Salah satu alasan yang bikin saya betah untuk menulis di FD adalah karena artikel-artikel yang kita tulis sangat personalized.

Bisa leluasa menyuarakan opini, mengangkat topik di luar apapun yang lagi ngetren, dan basically sharing soal pandangan pribadi kita adalah “kebebasan” yang saya rasa mungkin nggak dimiliki semua media beauty. Tentu kita juga masih menulis artikel-artikel umum seperti rekomendasi lipstik atau skincare untuk pemula, tapi nggak jarang juga kita mengangkat sisi lain dari dunia beauty yang dianggap worth to share.

Nah, dari ratusan artikel yang sudah ditulis editor-editor FD (bersama ribuan artikel lainnya) tentu ada beberapa artikel yang dianggap terbaik dan jadi favorit. Di bulan ulang tahun FD ini, saya bertanya pada editorial team dan para interns tentang 3 artikel favorit tulisan mereka sendiri dan 1 artikel yang ditulis orang lain. Ini jawaban mereka:

de9d1f94-9f96-4bc7-883a-9c7e84f20476Annetta – Senior Editor

1. “Fenomena Makeup Palsu Sampai ke Mall”: “Tujuan aku menciptakan awareness makeup palsu tersampaikan lewat artikel ini karena jumlah share-nya banyak dan commenters pun banyak yang nulis pengalaman pribadi mereka waktu nemuin makeup palsu. Infonya jadi makin banyak.”

2. “Makeup Lokal di Indonesia Nggak Akan Maju. Kalau…”: “Ini isinya bener-bener curhatan pribadi aku sebagai pecinta makeup lokal. Beneran sedih begitu ngeliat ada orang yang mengkritik makeup lokal yang baru mau berkembang dengan kata-kata yang kasar :( Lumayan seneng juga pas baca comments banyak yang bilang kalo artikel aku cukup ‘nyentil’, artinya isi artikelku lumayan menggambarkan apa yang betul-betul ada di pikiran orang soal makeup lokal.”

3. “Artis Jerawatan Sampai Hijab Bikin Heboh Serial TV Skam”: “Seru banget nulis artikel yang bisa dibilang not entirely beauty-related tapi ngena banget. Sebagai orang yang pernah struggling sama jerawat, ini baru pertama kalinya aku ngeliat ada tokoh di TV series yang bener-bener jerawatan dan nggak ditutupin pakai makeup. Bisa banget jadi inspirasi positive body image!

4. “6 Cara Mencintai Diri Sendiri, Apapun Kondisimu”: “Aku jarang banget nulis artikel in-depth di FD, artikelku lebih banyak nulis tentang hal-hal aplikatif yang simple tapi banyak dicari orang. Nah, artikel Mbak Affi yang ini kena banget di aku as a reminder to loosen up. Bahwa lo bisa pake foundation A, lipstik B, bedak C, tapi in the end, beauty is about being comfortable in your own skin dan artikel ini bisa menggambarkan message itu dengan baik.”

d6bf5874-546e-48cd-a456-9b5108848938

Ochell – Associate Editor:

1. “Produk yang Ampuh Mengatasi Jerawat”: “Karena artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi yang berhasil, jadi nulis dan sharing-nya juga seneng. Apalagi karena produk-produk yang disebut di artikel ini bisa dibilang nggak murah ya, jadi semakin seneng pas liat ternyata efeknya beneran bagus di kulit.”

2. “Efek Minum Jamu Kunyit Asem Selama Seminggu”: “Gue suka nulis artikel eksperimen dan baru-baru ini eksperimen yang lumayan berhasil adalah minum jamu kunyit asem. Seneng ngebacain comments yang pada bilang ternyata suka nyobain hal ini juga atau mungkin belum coba dan jadi pengen coba setelah baca artikelnya.”

3. “8 Produk Makeup Wajib Punya untuk Pemula”: “Ini kayaknya artikel pertama gue di FD yang sering masuk kolom popular article. Padahal artikel ini gue kerjain waktu masih jadi intern, jadi bangga aja artikelnya masih cetek tapi banyak yang baca.”

4. “Beautypedia: Beta Hydroxy Acid (BHA) Eksfoliasi Kulit Berminyak dan Berjerawat”: “Gue suka baca-baca artikel Deszel karena informatif banget dan gue jadi belajar tentang ingredients skincare. Artikel dia juga sih yang bikin gue pengen belajar lebih dalem soal istilah-istilah skincare yang gue nggak pernah tahu sebelumnya.”

Andien – Intern

1. “Beautypedia: Mengenal Ampoule Pada Skincare Korea”: “I had so much fun writing this article because as an Asian skincare noob, I had no idea where to start! Tapi waktu research untuk artikel ini aku jadi belajar banyak dan tahu lebih banyak tentang skincare Korea, alhasil jadi ikutan kena racun, deh.”

2. “5 Hal yang Saya Pelajari dari Kasus Jerawat Parah”: “Artikel ini relatable banget buat aku yang juga pernah jerawatan dan eye-opening buat yang nggak ngalamin jerawatan. Sampe aku share ke temen-temen supaya yang suka ngomentarin jerawat aku merasa bersalah! Hahaha.

Inside FDHQ- Artikel Terbaik di FD Menurut Editors & Interns 1

Brina – Intern

1. “Ini Cara Saya Bebas dari Jerawat Setelah 9 Tahun”: “Artikel acne story aku ini close to heart banget karena emang nulisnya berdasarkan pengalaman pribadi yang cukup lama, 9 tahun!”

2. “Review Serum Vitamin C Glossier”: “Aku suka artikel ini karena simply entertaining. Udah nggak sabar liat hasilnya, eh ending-nya…”

Khansa – Intern:

1. “4 K-Beauty Youtubers yang Wajib kamu Tonton”: “Seneng banget artikelku yang ini banyak yang comment! Dan di comments-nya juga banyak rekomendasi Asian Youtubers lain dari pembaca jadi makin banyak lagi referensinya.”

2. “Beauty Stereotype Apa yang Ingin Kamu Ubah?”: “Artikel ini menarik banget karena aku jadi lihat pendapat orang yang berbeda-beda soal beauty stereotype. Seru banget bacanya.”

Nah, itu dari teman-teman editor dan juga adik-adik intern. Kalau saya sendiri, gimana? :D Ini jawabannya:

Screen-Shot-2016-09-14-at-6.37.28-PM

1. “Kosmetik Dalam Negeri Semakin Ditinggalkan?

Artikel ini saya tulis dua tahun yang lalu (lihat deh, bahasanya masih kaku banget! Hahaha) dan betapa senangnya di tahun 2017 ini, tebakan saya ternyata salah! Lihat aja gimana besarnya minat beauty enthusiast terhadap brand-brand lokal saat ini, terutama saat event Jakarta X Beauty 2107 kemarin dimana booth-booth brand lokal nggak pernah sepi pengunjung. Artikel itu juga kayaknya salah satu artikel in-depth pertama saya yang juga berperan sebagai self-reminder kalau udah nggak jamannya lagi “malu” memakai produk dari beauty brand lokal.

2. “Snapchat No-Makeup Raisa dan Ekspektasi Tentang Cantik Natural”

Okay this article is basically my rant for all makeup-shamers out there, hahaha.  Seperti salah satu comment di artikel tersebut, ngomongin soal cewek yang makeup-an dan yang nggak makeup-an sama aja kayak ngomongin orang yang makan bubur diaduk dan nggak diaduk. Nggak akan ada habisnya! Berhubung stereotip cewek makeup-an itu shallow sama basinya dengan stereotip nerd nggak bisa diajak bergaul, saya lega udah ngeluarin “unek-unek” itu melalui artikel ini. Time to move on!

3. “6 Cowok Jakarta Bicara Makeup: Apa Kata Mereka?”

Salah satu artikel paling menyenangkan yang pernah saya tulis, karena kali ini ngomongin makeup-nya bukan sama cewek-cewek! Seru juga ngeliat jawaban yang berbeda-beda dari 6 teman saya dan bisa dibilang happy juga kalau beberapa anggapan seperti cewek makeup-an buat cowok itu bisa dipatahkan.

4. “Women of Worth Week: How Makeup Helps Me Be More Confident”

Percaya atau enggak, artikel Ochell yang ini adalah artikel yang bikin saya pengen masuk FD! Hahaha. Saya suka banget sama artikel personal yang menceritakan tentang diri si penulis, karena menurut saya artikelnya jadi ada ‘jiwa’nya. Bukan cuma seseorang yang ngetik di balik layar untuk sekedar membuat konten tetapi a real person, telling her stories. Apalagi setelah kenal dan lebih dekat dengan Ochell, saya jadi paham banget apa yang dia bicarakan di artikel tersebut.

5. “Kulit Putih Berarti Cantik? Nggak Juga”

Artikel Angel, our intern-turned-contributor ini juga menyuarakan hati saya banget soal memiliki kulit putih. Banyak yang mendewa-dewakan kulit putih, padahal ya kadang memang rumput tetangga selalu lebih hijau dari rumput sendiri! Kalau Angel lebih membahas tentang susah memilih warna makeup, kalau saya lebih concern ke kulit light-to-medium saya yang gampang banget kelihatan merah. Ketawa ngakak dikit, langsung merah semuka-muka. Jerawatan dikit, langsung kelihatan bengkak satu muka.

I could go on and on about the downside of having lighter skin and Angel‘s article definitely reminded me to stop obsessing over it. Kalimat yang paling saya suka dari artikel tersebut: “Kita selalu mencari-cari alasan untuk membenci kulit kita sendiri. Terlalu gelap, terlalu pucat, terlalu kusam, terlalu banyak jerawat… When will this cycle of self-hate ever stop?

Nah, buat kamu yang juga sering baca blog FD, share dong di comments, ada nggak artikel yang jadi all-time-favorite kamu? :)